Tampilkan postingan dengan label Bakso. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bakso. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Mei 2014

Swedish Meatball ala Restoran IKEA



Bismillah...

Sering mungkin yaa, kalau yang suka jalan2 dan belanja ke IKEA lalu mampir ke restonya. Salah satu menu yang jadi andalan kami (terutama anak saya) adalah Swedish Meatball. Sebenarnya menu ini biasa saja dan tidak menjadi menu spesial...hanya saja karena menu2 lain yang tersaji agak kurang sesuai dilidah kami jika terpaksa harus lunch atau dinner di warung makannya IKEA. Karena menu2nya disini menyesuaikan selera masyarakat Kuwait dimana saya tinggal...tentunya ya masakan2 bercitarasa khas Timur Tengah. Walaupun sudah lama tinggal disini, lidah saya ternyata masih kurang bisa menerima aroma and rasa masakan khas arabic...tapi kalau sekali2 untuk sekedar pingin dan icip2 masih bolehlah, tapi sedikit aja.

Seperti biasa saya itu orangnya suka penasaran dan tertarik untuk berpayah2 sedikit dan repot di dapur, mencoba membuat menu ini sangat tidak sesulit seperti memegang bayangan. Resep meatball ini saya rekayasa sendiri, setelah sebelumnya buka2 ensiklopedia pintar di Om Google. Oh ternyata...tidak terlalu susah membuatnya, dan saya coba mengadaptasi resep Galantin/Roullade Daging yang telah sering saya buat selama ini. Juga untuk saosnya gak terlalu beda jauh dengan saos steak daging yang sering saya buat, hanya ada perbedaan sedikit, yaitu menggunakan susu cair sebagai bahan cairan saos meatballnya. Sehingga rasa saosnya lebih creamy dan gurih.

Untuk membuat adonan daging meatballnya, sengaja saya tidak menggunakan daging sapi giling semua. Berdasar pengalaman membuat daging burger, roullade, galantin dan bakso...jika penggunaan dagingnya murni daging sapi akan cenderung menghasilkan olahan daging yang setelah dimasak menjadi lebih padat dan mengeras bila sudah dingin. Maka dari itu saya mengkombinasikan adonan meatball dengan daging ayam giling, perbandingannya 1:1. Boleh saja sih pakai perbandingan lebih banyak ke daging sapinya, sesuai selera saja dan tergantung dari persediaan bahan daging giling yang ada di lemari pendingin kita. Karena saya ingin hasil bola2 dagingnya lebih empuk dan lembut, maka dengan perbandingan yang sama (1:1 = daging sapi:daging ayam) saya rasa sudah cukup pas takarannya.

Baiklah, mari kita simak resepnya di bawah ini. Mudah2an tidak terlalu sulit untuk dicernai dan dicoba untuk memasak di dapur. Tentu pula saya tidak menjamin untuk rasa bisa sama persis dengan Meatball dari resto aslinya, lha wong yang bikin resep dan yang masak lain chef...apalagi saya kan enchef amatiran yang hasil masakannya hanya lezat bagi keluarga saya, he he hee...




Swedish Meatball ala Resto IKEA
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan Meat ball:
250 gr daging sapi giling
250 gr daging ayam giling
3 siung bawang putih haluskan
1/2 butir bawang bombay ukuran sedang cincang halus
1 sdt lada hitam halus
1/2 sdt gula pasir
1 sdt garam halus
½ sdt pala halus
1 sdt oregano
2 butir telur kocok lepas
2 lembar roti tawar sobek2 kecil
100 ml susu cair tawar
2 sdm tepung maizena

Cara Membuat Meatball:
1. Sebelumnya, siapkan roti tawar dalam wadah terpisah, lalu tuangkan susu cair tawar kedalamnya. Biarkan susu cair meresap kedalam roti tawar, lalu aduk2 dengan sendok sambil ditekan2 supaya roti tawar hancur dan halus. Jika tidak punya roti tawar, bisa pakai tepung roti (4-5 sdm) lalu tuangi susu cair, biarkan hingga susu cair terserap tepung roti.
2. Diwadah lain, masukkan semua bahan dan roti tawar basah. Aduk hingga adonan meatball tercampur merata.
3. Bentuk adonan meatball menjadi bola2 kecil kurang lebih satu bola kecil seberat 20 gr. Jangan lupa olesi kedua telapak tangan dengan minyak goreng, agar adonan meatball tidak lengket di tangan.
4. Kukus bola2 daging (meatball) selama kurang lebih 10-15 menit hingga matang.
5. Goreng meatball pada minyak goreng panas bila akan dihidangkan bersama pendamping2nya. Jika belum akan disajikan bisa disimpan di dalam kulkas/freezer sebagai stok.


Saos/Gravy:
2 sdm margarine/mentega
3 siung bawang putih haluskan
1/2 butir bawang bombay ukuran sedang
3 sdm saos tomat
2 sdm kecap manis
2 sdm saos tiram
2 sdm kecap inggris
1 sdt lada hitam bubuk
½ sdt pala bubuk
500 ml susu cair
1 sdm tepung terigu
Garam dan Gula secukupnya jika diperlukan, karena saus dan kecapnya sudah mengandung garam.

Cara Membuat Saos/Gravy:
1. Panaskan mentega, tumis bawang putih dan bawang Bombay hingga harum
2. Masukkan saos tomat, saos tiram, kecap manis dan kecap inggris, aduk rata.
3. Tuangkan susu cair, aduk hingga tercampur rata.
4. Masukkan lada hitam bubuk dan pala bubuk, garam dan gula boleh ditambah jika dirasa perlu (sesuai selera), aduk kembali hingga tercampur rata. Koreksi rasanya hingga sesuai selera.
5. Tuangkan larutan tepung maizena ke dalam saos meatball. Aduk2 hingga saos mendidih dan mengental. Angkat dan biarkan hangat.


Mashed Potatoes:
500 gr kentang kukus panas2 haluskan
200 ml susu cair tawar
2 sdm margarine/mentega
½ sdt lada hitam bubuk (lada putih bubuk juga boleh)
Sedikit garam (secukupnya)

Cara membuat Mashed Potatoe:
1. Rebus susu cair tawar, bersama mentega dan lada hitam. Masak dan aduk2 terus hingga susu cair panas tapi belum sampai mendidih (cukup sampai keluar buih kecil).
2. Tuangkan susu cair panas kedalam kentang yang sudah dihaluskan, aduk hingga tercampur rata dan halus, tambahkan garam secukupnya. Aduk kembali hingga benar2 halus dan lembut. Jika dirasa kentang sudah cukup kental dan padat, penambahan susu cair bisa dihentikan, jadi lebih baik menuangkan susu cairnya sedikit2 saja. karena kadar air kentang itu tidak selalu konstan atau sama.
3. Jika ingin lebih praktis, bisa menggunakan mashed potatoes instan. Atau kalau tidak suka dengan mashed potatoes, boleh mengganti dengan kentang goreng (french fries potatoes)


Bahan Pelengkap Sajian (sesuai selera):
Wortel potong2, lalu rebus
Buncis potong2, lalu rebus
Kacang Polong rebus
Brokoli potong2, lalu rebus
Atau pakai sayuran beku/frozen siap pakai juga bisa (jika ingin praktis)


Cara Penyajian:
Siapkan piring datar, tuangkan mashed potatoes (boleh dicetak/dibentuk sekehendak hati), lalu letakkan beberapa macam sayuran rebus kesukaan keluarga, beri beberapa bola2 daging goreng (meatball), lalu tuangi beberapa sendok saos coklat meatball. Hidangkan untuk keluarga...pasti yummy dan menyelerakan.


Selamat Mencoba...

Kamis, 26 Desember 2013

PENTOL KANJI (Bakso Kojek)




Bismillah...


Masih ingat banget ketika jaman2 sekolah dulu, dikampung banyak penjual bakso kojek, yang dibuat dari tepung tapioka alias tepung kanji dan sedikit daging sapi sebagai penambah cita rasa biar mirip pentol bakso daging sapi aslinya, makanya bisa disebut juga pentol kanji. Dan nyatanya hingga sekarang masih saja eksis keberadaannya...dengan berbagai macam nama, tiap daerah punya nama tersendiri. Kalau di daerah jawa timur, di kota saya terkenalnya dengan sebutan pentol.

Saya mencoba buat pentol ini karena anak saya suka beli ketika mudik ke kampung lebaran kemaren, setelah saya coba icip2 rasanya pentol yang waktu beli di alun2 kota kami. Oalah...begini to rasa pentol kanji si mas2 yang jualan berderet sepanjang pinggiran alun2, mirip cilok dan memang lebih banyak terasa tepung kanjinya daripada ikan atau dagingnya. Heran super heran...begitu laris manisnya jualan mereka itu, banyak sekali rupanya penggemar pentol kanji. Yaa...namanya juga jajanan yang murah meriah, jadi jajanan yang merakyat. Semua suka...dari anak2 sampai orang tua, kecuali simbah2 yang sudah ompong, he he hee...

Resep pentol ini saya adaptasi dari resep cilok yang biasa saya buat, dan biar lebih mantab rasa pentolnya sengaja saya tambahkan daging ikan kembung yang sudah di haluskan. Bisa juga pakai daging ayam, daging sapi tetelan..dijamin rasanya lebih nendang, apalagi pentol bikinan sendiri kan aman dari bahan2 tambahan pangan yang tidak kita inginkan.





Pentol Kanji Ikan Kembung 
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan Biang:
100 gr tepung terigu
250 ml air kaldu ikan kembung panas (kurang lebih 1 gelas belimbing)
---> Tuangkan air kaldu ikan kembung yang sudah mendidih dan masih panas kedalam tepung terigu, aduk2 dengan sendok kayu hingga adonan menggumpal dan matang.

Bahan Pentol:
100 gr daging ikan kembung halus (dari 5 ekor ikan kembung ukuran sedang)
200 gr tepung tapioka
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
1 batang daun bawang iris halus

Bumbu Halus:
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1/2 sdt lada/merica
---> Tumis bumbu halus ini hingga harum dan matang.

Bahan Sambal Merah:
3-5 sdm saus sambel cabe botolan (sesuai selera pedasnya)
2 sdm saus tomat botolan
1 siung bawang putih cincang halus
1 sdm minyak goreng
1 sdm tepung maizena larutkan dalam 250 ml air putih
garam dan gula pasir secukupnya

Cara Membuat:
1. Masukkan ikan kembung halus ke dalam adonan biang, uleni hingga tercampur rata.
2. Beri bumbu halus dan uleni kembali hingga tercampur rata. Tambahkan garam, gula pasir dan daun bawang iris sambil tetap diuleni hingga tercampur rata.
3. Masukkan tepung tapioka sedikit demi sedikit (jangan dituang semua), sambil uleni hingga adonan pentol kanji menggumpal, lemas dan kalis. Jika masih terlalu padat dan keras bisa ditambah air kaldu ikan panas sedikit2 saja sampai dirasa adonan kalis dan lemas.
3. Cetak dengan membentuk bola2 seperti bakso, bisa pakai tangan atau pakai sendok.
4. Rebus pentol kanji di dalam air yang sudah mendidih, jangan lupa tambahkan 1 sdm minyak goreng kedalam air rebusan pentol kanji.
5. Rebus pentol kanji hingga matang dan mengapung, angkat dan tiriskan.
6. Sajikan hangat dengan pelengkap sambal merah atau sambal kacang (bisa pakai sambal pecel, atau sambal siomay)

Cara Membuat Sambal Merah:
1. Tumis bawang putih cincang dengan minyak goreng sampai matang dan harum.
2. Masukkan saus sambel dan saus tomat, aduk rata.
3. Tuangkan larutan maizena, tambahkan garam dan gula pasir secukupnya, aduk2 hingga rata dan mengental.
4. Tunggu hingga sambal merah matang dan mendidih, angkat dan dinginkan.

Selamat Mencoba...


# Note:
- Membuat air kaldu ikan kembung dengan memanfaatkan sisa dari tulang dan kulit ikan kembung yang sudah diambil dagingnya. Dengan cara merebus 2 gelas air hingga mendidih, lalu kecilkan api...masukkan tulang dan kulit ikan kembung, masak hingga ikan matang dan mendidih kembali. Angkat dan siap digunakan untuk membuat adonan pentol.
- Adonan pentol ini bisa juga di aplikasikan untuk membuat adonan pempek, rasa pempeknya lumayan lembut dan kenyal, wangi aroma ikan kembung, tetapi memang warna ikan kembung berpengaruh pada pempeknya...jadi agak ke abu2an tidak putih bersih.

Kamis, 29 Maret 2012

Bakso Daging Sapi Homemade



Setiap bulan sekali saya selalu membuat bakso sendiri, untuk stok sewaktu-waktu kepingin makan bakso kuah, atau mau bikin mie ayam, untuk campuran bikin nasi goreng atau bikin cap cay dan lain-nya. Untuk 1 kg daging sapi biasanya saya memperoleh butiran bakso sejumlah kurang lebih 150 biji, lumayan banyak kan, he he hee...

Sebenarnya disini juga ada beberapa orang yang menjual bakso froozen, tapi saya merasa lebih comfort untuk bercapek ria nguplek adonan bakso sendiri. Dan tentu saja memang lebih mantaff rasa dagingnya...meskipun mungkin tak sekenyal/tak se-empuk bakso beli. Karena bakso beli itu menurut saya memakai bahan tambahan pangan (bahan additif) yaitu bahan pengenyal bakso.

Saya tidak antipati terhadap bahan pangan tambahan, tetapi hanya ingin lebih meminimalkan pemakaian bahan pangan tambahan seperti itu dalam menghidangkan masakan sehari-hari dirumah, seperti MSG (penyedap masakan)...tidak harus selalu saya gunakan untuk menggurihkan masakan didapur saya.

Bahan pengenyal bakso itu memang dibolehkan dalam pembuatan adonan bakso, asalkan bahan pengenyalnya sesuai takaran yang disarankan (maksimal 0,3-0,5% berat total adonan) dan bener-bener sudah dinyatakan foodgrade. Yang saya tahu bahan pengenyal bakso yang diijinkan itu ada beberapa macam, salah satu diantaranya yang sangat populer adalah STPP (Sodium Tripolyphospat), dan Phosmix (berbagai macam campuran dari phospat). Sodium Bikarbonat (soda kue/baking soda) juga bisa digunakan sebagai bahan pangan tambahan untuk mengenyalkan bakso, tetapi tak sebagus hasilnya bila memakai bahan pengenyal dari STPP atau Phosmix. Bahan-bahan tambahan pangan ini bisa dibeli dan diperoleh di toko bahan kimia, atau kios-kios penggilingan bakso di pasar, kadang juga tersedia di TBK (toko bahan kue).

Ini semua hanya sekelumit ilmu pengetahuan saya tentang perbaksoan...kebetulan saya punya adik di Jakarta yang punya usaha homamade froozen food dan kerabat dekat yang tinggal di Malang punya usaha penggilingan daging bakso, asyik kan...jadi sedikit dapat bocoran ilmu perbaksoan baik yang menggunakan bahan pengenyal atau tanpa bahan pengenyal, Alhamdulillah...

Seperti biasa resep bakso andalan saya tanpa bahan tambahan pangan (non bahan pengenyal dan non MSG) sudah sering saya posting di blog Dapur Griya Khayangan. Agar tidak bingung mencari-cari, ya okkey...saya akan tuliskan kembali resepnya.





Bakso Daging Sapi (Tanpa bahan pengenyal, pengembang dan tanpa MSG)
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
500 gr daging sapi segar yang sudah digiling (bagian paha/sengkel)
10 siung bawang putih di goreng
10 butir bawang merah di goreng
1 sdt merica halus
2 sdt garam (secukupnya)
1 sdt gula pasir
1 putih telur
75-100 gr tepung tapioka (jangan lebih dari 100 gr yaa...nanti baksonya keras)
250 gr es batu dihancurkan
(pakai air dingin dr kulkas jg bisa, pemakaian air es ini bisa kurang atau lebih yaa...tergantung kadar air dari dagingnya juga, maka sebaiknya diperhatikan dan jangan langsung menuang air sekaligus, sedikit2 lebih baik)




Cara Membuat:
1. Masukkan daging giling ke dalam Food Processor (bisa pakai chopper). Tambahkan bawang merah, bawang putih, merica halus, dan sebagian es batu. Giling selama kurang lebih 5 menit hingga halus.
2. Masukkan tepung sagu, garam, gula pasir dan sisa es batu, proses atau giling kembali sekitar 10 menit hingga halus dan licin.
3. Bulatkan adonan bakso dengan menggunakan tangan, ambil dengan sendok. Ukuran bulatan bakso sesuai selera bisa besar, kecil atau sedang.
4. Masukkan bola-bola daging yang terbentuk ke dalam air panas yang belum mendidih sekali (suhu sekitar 70'C - 80'C).
5. Lalu rebus kembali, bila sudah terapung segera angkat bola2 baksonya. Tiriskan, biarkan dingin. Jangan terlalu lama merebus, nanti bola-bola bakso menjadi tidak mulus hasilnya (merekah).
6. Kemas bakso yang sudah dingin dalam kantong plastik, simpan di dalam lemari es atau freezer sebagai stok bakso dirumah.


# Tips and Triks:

1. Jika ingin bakso yang lebih kenyal dan kress2 saat dimakan, bisa ditambahkan 1/4 - 1/2 sdt soda kue atau baking powder, saya sarankan tidak lebih dari 1/2 sdt. Karena saya sudah mencoba dengan menambahkan 1 sdt soda kue/baking powder, tekstur daging bakso jadi membal (terlalu kenyal) dan gak enak banget rasanya dilidah. Saat direbus bersama kuah bakso, pentol/daging bakso jadi mengembang besar sekali dan terkadang sampai merekah. Maka sebaiknya sedikit saja penggunaannya, atau lebih baik gak pakai sama sekali, saya kapok deh pakai soda kue/baking powder. Tapi memang beda hasilnya yaa...pentol bakso tanpa bahan pengembang pasti lebih padat teksturnya, akan tetapi lebih aman dan sehat buat tubuh kita.

2. Untuk mensiasati agar pentol bakso yang tanpa bahan tambahan pengembang dan pengenyal menjadi pentol bakso yang lebih terasa kenyal dan lembut ada tips2 nya:
- Pertama kali, gunakan daging sapi giling yang sudah disimpan dulu di freezer. Keluarkan daging sapi, thawing/biarkan sebentar agar setengah beku, baru di proses dengan alat pemroses bakso.
- Kedua kali, setelah selsai proses penggilingan hingga adonan bakso benar2 halus, pindahkan adonan bakso ke dalam baskom/panci...kemudian uleni dan aduk2 dengan tangan sambil dibanting2 pelan selama kurang lebih 5-10 menit.
- Ketiga kalinya, adonan bakso yang sudah di uleni tutup dengan plastik/cling wrap dan simpan dalam kulkas selama kurang lebih 1-2 jam, agar adonan bakso beristirahat sejenak waktu membentuk serat dan pori2 juga agar adonan kembali dingin. Setelah itu baru dicetak dan direbus.


Selamat bereksperimen, semoga berhasil memuaskan... :)

Selasa, 13 Maret 2012

Bakso Ikan



Waktu masih tinggal di Indonesia, saya sudah sering bikin bakso ikan sendiri. Sudah berulang kali resepnya diutak-atik hingga ketemu yang pas dan enak menurut saya. Biasanya bakso ikan ini dibuat campuran masak nasi goreng atau mie goreng. Kadang-kadang juga dibuat bakso ikan kuah, atau bakso ikan goreng.

Untuk bahan ikannya, yang paling bagus hasilnya adalah ikan kakap putih. Ikan tenggiri juga enak...tapi memang agak amis baunya. Untuk mengurangi aroma amis tersebut biasanya saya tuangi 1 sdm air jeruk nipis dalam adonan baksonya.

Untuk kali ini karena masih banyak stok ikan fillet beku di freezer, saya membuat bakso ikan dari bahan ikan pangasius (fillet white fish beku) yang beli di super market. Ikan fillet ini warnanya bagus kalau dibuat bakso...putih bersih. Tapi kadar airnya cukup tinggi, jadi saat dikeluarkan dari freezer...biarkan airnya keluar semua dulu sampai tuntas. Setelah fillet ikan dalam kondisi suhu ruang...dan sudah ditiriskan air yang keluar dari daging ikan, timbang kembali sesuai resep dan segera proses menjadi adonan bakso.

Yuuk mari kita bikin bakso ikan sendiri...




BAKSO IKAN
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
300 gr fillet ikan (kakap/tenggiri/pangasius)
75-100 gr tepung tapioka
1/2 sdt lada bubuk
2 sdt garam halus (secukupnya)
1 sdt gula
2 sdm bawang putih goreng haluskan
1 putih telur
100 gr es batu hancurkan kecil-kecil
(jika ikan sudah lembek/banyak mengandung air, es batu bisa dikurangi  menjadi 50-75 gr saja...biar adonan gak terlalu cair, nanti susah dibentuk jadi bulatan bakso).

Cara Membuat:
1. Potong kecil-kecil fillet ikan, lalu masukkan kedalam food processor bersama bawang putih goreng yang sudah dihaluskan, garam, lada, dan gula pasir. Lalu giling sampai ikan dan bumbu halus selama kurang lebih 5 menit.
2. Masukkan es batu sedikit demi sedikit bergantian dengan tepung sagu sambil tetap digiling dengan food processor.
3. Masukkan putih telur, sambil terus digiling hingga adonan menjadi halus dan tercampur rata.
4. Siapkan air panas dipanci, tapi dalam keadaan tidak mendidih/hangat dengan suhu sekitar 70'C. Bulatkan adonan bakso ikan dengan tangan dan ambil dengan sendok kecil, cemplungkan ke panci berisi air hangat tersebut. Lakukan hingga selesai.
5. Rebus kembali panci yang sudah berisi bakso ikan hingga air mendidih dan bakso ikan matang. Jangan terlalu lama merebus bakso ikan, karena bakso ikan ini cepat sekali matangnya. Segera angkat dan tiriskan.
6. Dinginkan bakso ikan, baru kemudian dikemas diplastik kedap udara atau kotak penyimpan makanan food grade. Bisa disimpan di kulkas atau ditaruh di freezer sebagai stok bakso ikan.

Kamis, 01 Maret 2012

Festival Bakso ala Dapur Saya


Bakso Rambutan...




Bakso kotak...




Bakso Bulat...


Untuk kesemuanya...bakso bulat, bakso kotak dan bakso rambutan, resep dasarnya merujuk pada resep bakso terdahulu yang sudah pernah saya post di Dapur Griya Khayangan. Bakso daging sapi asli tanpa bahan pengenyal, bahan pengembang dan tanpa msg/bumbu penggurih kimiawi.

Saya copaskan lagi resepnya...



Bakso Daging Sapi 
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
500 gr daging sapi segar yang sudah digiling (bagian paha/sengkel)
10 siung bawang putih di goreng
10 butir bawang merah di goreng
1 sdt merica halus
2 sdt garam (secukupnya)
1 sdt gula pasir
1 putih telur
75-100 gr tepung tapioka (jangan lebih dari 100 gr yaa...nanti baksonya keras)
250 gr es batu dihancurkan (pakai air dingin dr kulkas jg bisa)


Cara Membuat:
1. Masukkan daging giling ke dalam Food Processor (bisa pakai chopper). Tambahkan bawang merah, bawang putih, merica halus, dan sebagian es batu. Giling selama kurang lebih 5 menit hingga halus.
2. Masukkan tepung sagu, garam, gula pasir dan sisa es batu, proses atau giling kembali sekitar 10 menit hingga halus dan licin.
3. Bulatkan adonan bakso dengan menggunakan tangan, ambil dengan sendok. Ukuran bulatan bakso sesuai selera bisa besar, kecil atau sedang.
4. Masukkan bola-bola daging yang terbentuk ke dalam air panas yang belum mendidih sekali (suhu sekitar 70'C - 80'C).
5. Lalu rebus kembali, bila sudah terapung segera angkat bola2 baksonya. Tiriskan, biarkan dingin. Jangan terlalu lama merebus, nanti bola-bola bakso menjadi tidak mulus hasilnya (merekah).
6. Kemas bakso yang sudah dingin dalam kantong plastik, simpan di dalam lemari es atau freezer sebagai stok bakso dirumah.


# Tips and Triks:

1. Jika ingin bakso yang lebih kenyal dan kress2 saat dimakan, bisa ditambahkan 1/4 - 1/2 sdt soda kue atau baking powder, saya sarankan tidak lebih dari 1/2 sdt. Karena saya sudah mencoba dengan menambahkan 1 sdt soda kue/baking powder, tekstur daging bakso jadi membal (terlalu kenyal) dan gak enak banget rasanya dilidah. Saat direbus bersama kuah bakso, pentol/daging bakso jadi mengembang besar sekali dan terkadang sampai merekah. Maka sebaiknya sedikit saja penggunaannya, atau lebih baik gak pakai sama sekali, saya kapok deh pakai soda kue/baking powder. Tapi memang beda hasilnya yaa...pentol bakso tanpa bahan pengembang pasti lebih padat teksturnya, akan tetapi lebih aman dan sehat buat tubuh kita.

2. Untuk mensiasati agar pentol bakso yang tanpa bahan tambahan pengembang dan pengenyal menjadi pentol bakso yang lebih terasa kenyal dan lembut ada tips2 nya:
- Pertama kali, gunakan daging sapi giling yang sudah disimpan dulu di freezer. Keluarkan daging sapi, thawing/biarkan sebentar agar setengah beku, baru di proses dengan alat pemroses bakso.
- Kedua kali, setelah selsai proses penggilingan hingga adonan bakso benar2 halus, pindahkan adonan bakso ke dalam baskom/panci...kemudian uleni dan aduk2 dengan tangan sambil dibanting2 pelan selama kurang lebih 5-10 menit.
- Ketiga kalinya, adonan bakso yang sudah di uleni tutup dengan plastik/cling wrap dan simpan dalam kulkas selama kurang lebih 1-2 jam, agar adonan bakso beristirahat sejenak waktu membentuk serat dan pori2 juga agar adonan kembali dingin. Setelah itu baru dicetak dan direbus.


Selamat bereksperimen, semoga berhasil memuaskan... :)

Sabtu, 17 Desember 2011

Tahu Bakso



Kalau lagi pulkam sering makan tahu bakso ini, karena banyak dijual di pasar atau digerai2 tahu bakso di sekitaran kota Semarang, tentunya kalau pas kita lagi jalan2 ke Semarang. Tahu baksonya gak akan pernah lupa buat dibawa pulang ke rumah.
Dari merasakan tahu bakso yang biasa beli di Semarang..atau kadang belinya pas lagi di Jogja, saya coba2 aja meramu sendiri adonan isian baksonya, resepnya mencoba mengaplikasikan dari resep bakso sapi yang biasa saya bikin. Agar tekstur baksonya lebih empuk dan lembut saya coba kurangi daging sapinya dan diganti dengan daging ayam. Waah..rupanya hasil baksonya bener2 seperti yang saya inginkan, empuk dan maknyuuss lhoo...he hee...

Mari mari...bikin Tahu Bakso ala bu Ita, yuuk...


Tahu Bakso
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan Utama:
20 buah tahu goreng bentuk persegi panjang

Bahan Isi:
200 gr daging sapi giling
100 gr daging ayam giling
5 siung bawang putih iris tipis lalu goreng
7 butir bawang merah iris tipis lalu goreng
1/2 sdt lada bubuk
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
1 butir telur
50 gr tepung tapioka
50 ml air dingin

Bahan Larutan Pencelup:
1/2 sdm tepung terigu
3 sdm air putih
2 butir telur kocok lepas
1/4 sdt garam
Aduk tepung terigu, garam dengan air putih hingga larut, baru masukkan telur kocok dan aduk hingga rata.


Cara Membuat:
1. Membuat Isi: Campur semua bahan kecuali tepung tapioka dan air dingin, ke dalam alat Food Processor untuk digiling sampai halus. Baru kemudian masukkan tepung tapioka sedikit demi sedikit bersama air, kembali giling hingga daging dan bumbu tercampur rata dan halus.
2. Belah bagian tengah tahu jangan sampai terputus, buat lubang ditengahnya dengan mengambil sebagian isinya, lalu masukkan satu sendok isian daging giling dan padatkan..ratakan sampai permukaan tahu. Lakukan untuk semua tahu hingga adonan isian daging giling masuk kedalam tahu.
3. Kukus tahu bakso hingga matang.
4. Celupkan tahu bakso ke larutan pencelup, goreng di minyak panas sampai kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
5. Tahu bakso siap disajikan dengan sambel botol atau cabe rawit.

Dapat pula dibuat campuran untuk makan Bakso Kuah.
Hmm...sedaap, nikmat...apalagi jika dingin2 gini ada cemilan yang anget2.
Selamat memasak... :)

Rabu, 11 Februari 2009

Homemade Bakso



Membuat bakso sendiri sebenarnya nggak sulit lho, setelah mencoba beberapa kali...dari yang tadinya bingung gimana caranya mbuletin, terus yang rasanya kurang pas dilidah...kok nggak kenyal and banyak tragedi selama melakukan eksperimen.

Tiada alasan untuk tidak bisa...moga-moga dengan perlakuan-perlakuan yang ini, resep bakso saya bisa menjadi menu yang lezat di rumah. Tentang kualitas rasa...insa allah bisa ditest kok. Hanya saja masih mesti banyak berlatih melemaskan tangan untuk mbuletin pentol bakso...hihiii...

Di bawah ini resep bakso andalan saya yang tanpa bahan obat-obatan pengenyal (non bahan additif/bahan tambahan pangan), dan tanpa penggunaan msg/bumbu penggurih. 


Bakso Daging Sapi
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
500 gr daging sapi segar yang sudah digiling ( bagian paha/sengkel )
10 siung bawang putih di goreng
10 butir bawang merah di goreng
1 sdt merica halus
2 sdt garam (secukupnya)
1 sdt gula pasir
1 putih telur 
75-100 gr tepung tapioka (jangan lebih dari 100 gr yaa...nanti baksonya keras)
250 gr es batu diremukkan/dihancurkan

Cara Membuat:
1. Masukkan daging giling ke dalam Food Processor (bisa pakai chopper). Tambahkan bawang merah, bawang putih, merica halus, dan sebagian es batu. Giling selama kurang lebih 5 menit hingga halus.
2. Masukkan tepung sagu, garam, gula pasir dan sisa es batu, proses atau giling kembali sekitar 10 menit hingga halus dan licin.
3. Bulatkan adonan bakso dengan menggunakan tangan, ambil dengan sendok. Ukuran bulatan bakso sesuai selera bisa besar, kecil atau sedang.
4. Masukkan bola-bola daging yang terbentuk ke dalam air panas yang belum mendidih sekali (suhu sekitar 70'C - 80'C).
5. Lalu rebus kembali, bila sudah terapung segera angkat bola2 baksonya. Tiriskan, biarkan dingin. Jangan terlalu lama merebus, nanti bola-bola bakso menjadi tidak mulus hasilnya (merekah).
6. Kemas bakso yang sudah dingin dalam kantong plastik, simpan di dalam lemari es atau freezer sebagai stok bakso dirumah.


# Tips and Triks:

1. Jika ingin bakso yang lebih kenyal dan kress2 saat dimakan, bisa ditambahkan 1/4 - 1/2 sdt soda kue atau baking powder, saya sarankan tidak lebih dari 1/2 sdt. Karena saya sudah mencoba dengan menambahkan 1 sdt soda kue/baking powder, tekstur daging bakso jadi membal (terlalu kenyal) dan gak enak banget rasanya dilidah. Saat direbus bersama kuah bakso, pentol/daging bakso jadi mengembang besar sekali dan terkadang sampai merekah. Maka sebaiknya sedikit saja penggunaannya, atau lebih baik gak pakai sama sekali, saya kapok deh pakai soda kue/baking powder. Tapi memang beda hasilnya yaa...pentol bakso tanpa bahan pengembang pasti lebih padat teksturnya, akan tetapi lebih aman dan sehat buat tubuh kita.

2. Untuk mensiasati agar pentol bakso yang tanpa bahan tambahan pengembang dan pengenyal menjadi pentol bakso yang lebih terasa kenyal dan lembut ada tips2 nya:
- Pertama kali, gunakan daging sapi giling yang sudah disimpan dulu di freezer. Keluarkan daging sapi, thawing/biarkan sebentar agar setengah beku, baru di proses dengan alat pemroses bakso.
- Kedua kali, setelah selsai proses penggilingan hingga adonan bakso benar2 halus, pindahkan adonan bakso ke dalam baskom/panci...kemudian uleni dan aduk2 dengan tangan sambil dibanting2 pelan selama kurang lebih 5-10 menit.
- Ketiga kalinya, adonan bakso yang sudah di uleni tutup dengan plastik/cling wrap dan simpan dalam kulkas selama kurang lebih 1-2 jam, agar adonan bakso beristirahat sejenak waktu membentuk serat dan pori2 juga agar adonan kembali dingin. Setelah itu baru dicetak dan direbus.


Selamat bereksperimen, semoga berhasil memuaskan... :)