Minggu, 29 April 2012
Ongol-Ongol Singkong (Lapis Singkong)
Semua cemilan pasti enak kalau berbahan singkong, banyak yang suka dan gak membosankan. Apalagi kalau bikin kue ongol-ongol dari singkong ini, gak ada yang gak berselera...pasti langsung jadi lirikan dan rebutan, he hee...
Yuk kita buat kue lapis singkong atau nama kerennya di kampung saya adalah Ongol-Ongol Singkong. Kalau ibu saya almarhumah dulu suka bikin ongol-ongol yang dalamnya dikasih pisang, namanya kalau gak salah kue kacamata. Untuk saat ini saya bikin yang tanpa pisang didalamnya...dibuat berlapis-lapis dengan paduan warna yang menarik, biar terlihat cantik.
ONGOL-ONGOL SINGKONG (Lapis Singkong)
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan:
Bahan A:
800 gr singkong parut
450 ml air santan kelapa encer (bisa pake santan instan)
1 sachet/bungkus agar-agar plain (putih)
250 gr gula pasir
1/4 sdt garam (secukup rasa)
1 sdt vanili bubuk
Bahan B:
sedikit pewarna ungu
sedikit pewarna merah muda/pink
Bahan C:
200 gr kelapa parut memanjang, beri garam sedikit dan kukus hingga matang
Cara Membuat:
1. Siapkan loyang kotak ukuran 18x18x7 cm, atau loyang bentuk apa saja boleh. Olesi loyang dengan mimyak goreng, lapisi dengan plastik...oles kembali plastiknya dengan minyak goreng. Sisihkan...
2. Campur semua bahan A menjadi satu, aduk-aduk hingga tercampur rata.
3. Bagi adonan singkong menjadi 3 bagian yang sama beratnya. Satu bagian adonan beri sedikit pewarna ungu, satu bagian lagi beri pewarna merah muda/pink, dan satu bagian yang lain biarkan tetap putih tanpa ditambah pewarna.
4. Panaskan kukusan/dandang/langseng hingga benar-benar sudah panas. Masukkan adonan warna ungu kedalam loyang, lalu kukus hingga matang selama 15 menit. Buka kukusan, tuangkan adonan yang berwarna putih diatas adonan warna ungu, kukus kembali selama 15 menit. Buka kukusan lagi, tuangkan adonan warna merah muda/pink dan kukus hingga matang selama 30 menit...agar seluruh lapisan kue matang sempurna. Jangan lupa bungkus tutup kukusan dengan lap/serbet tebal, agar uap air di dalam kukusan tidak jatuh ke atas kue.
5. Bila sudah matang, tunggu hingga dingin...baru dipotong-potong sesuai selera, dan gulirkan ke atas kelapa parut. Sajikan...sebagai teman minum teh hangat atau ngopi... :)
Sayur Lodeh Koro Tempe Cabe ijo
Lama sekali gak makan yang namanya sayuran koro ini, pas belanja di super market Asia nemulah sayuran koro...tiba-tiba koq kepingin masak sayur koro yang disantenin. Jadilah beli sayur koro segar..ternyata di negeri gurun begitu mudah menemukan sayur-sayuran dari daerah tropis, belum tentu malahan di Indonesia mudah mencarinya dipasar.
Sepertinya agak jarang sekarang orang yang suka makan sayur koro ini, padahal kalau menurut saya enak sekali. Bisa dibuat pelengkap sayuran pecel, urap-urapan, atau dimasak sayur berkuah santan seperti sayur lodeh kesukaan saya ini.
SAYUR LODEH KORO TEMPE CABE IJO
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan:
250 gr sayur koro potong bagian ujungnya
150 gr tempe potong persegi kecil, goreng setengah matang
7 buah cabe hijau besar potong pendek/potong serong
1 sdt garam (secukupnya)
1/2 sdt gula pasir (secukupnya)
2 lembar daun salam
3 cm lengkuas memarkan
3 sdm minyak goreng/minyak zaitun
Bumbu Halus:
5 butir bawang merah
5 siung bawang putih
3 buah cabe merah besar
Cara Membuat:
1. Tumis bumbu halus dengan minyak goreng/minyak zaitun sampai bumbu halus berbau harum dan matang.
2. Masukkan cabe hijau, daun salam, lengkuas kedalam tumisan bumbu halus. Tambahkan 500 ml air putih, biarkan hingga air mendidih.
3. Masukkan sayur koro dan tempe goreng setengah matang...aduk-aduk sambil ditaburi garam dan gula. Masukkan santan kental, aduk-aduk agar santan tidak pecah. Bila sayuran sudah matang dan empuk, segera angkat...hidangkan di mangkok saji.
Bolu Gulung Kukus Blueberry (Blueberry Roll Cake)
Bikinnya tidak di oven...tapi di kukus. Bolu kukus memang memiliki tekstur yang lebih halus dan lembut...tapi cendering agak padat, namun begitu meski begitu masih terasa spongi-nya. Dengan olesan selai blueberry semakin terasa lezat, hm..nyess deeh...
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan A:
6 kuning telur
4 putih telur
1 sdt SP (emulsifier)
150 gr gula pasir
Bahan B:
80 gr tepung terigu
20 gr tepung maizena
20 gr susu bubuk
1/2 sdt vanili bubuk
1/4 sdt garam halus
===> Campur semua menjadi satu, aduk-aduk merata.
Bahan C:
100 ml minyak goreng
Bahan D:
pewarna makanan ungu
Cara Membuat:
1. Kocok bahan A dengan mixer sampai putih mengembang, jika baling-baling mixer diangkat...adonan tidak mudah jatuh kebawah/meluncur secara pelan sekali.
2. Tuangkan bahan B sedikit demi sedikit, dengan tetap mengocok pakai mixer...tapi turunkan kecepatan yang terendah. Lakukan sampai semua bahan B habis dimasukkan.
3. Tuangkan bahan C, aduk-aduk pelan dengan spatula...hingga mimyak goreng bercampur merata.
4. Ambil 2 sdm adonan bolu, beri sedikit pewarna ungu..aduk rata. Masukkan kedalam plastik piping bag segitiga. Sisihkan.
5. Siapkan loyang ukuran 26x26x3 cm olesi margarin dan alasi kertas roti. Kemudian olesi margarin lagi pada dasar kertas rotinya, tetapi bagian pinggir loyang jangan dioles margarin. Agar tidak terjadi penyusutan yang berarti dari adonan bolu yang sudah matang nantinya.
6. Tuangkan adonan bolu warna putih kedalam loyang pelan-pelan, lalu coretkan atau spuit adonan bolu warna ungu memanjang berjajar diatas adonan bolu warna putih. Gunakan lidi atau sumpit untuk menarik garis agar membentuk corak seperti batik.
7. Kukus selama 15 menit, jangan dibuka-buka saat mengukus hingga matang. Jangan lupa langseng/kukusan dipanaskan dulu sebelum dibuat mengukus bolu, dan bungkus tutup kukusan dengan serbet tebal..agar uap air didalam tidak menetes di adonan bolu.
Dibawah ini penampilan cake setelah matang, dan belum digulung. Terlihat motif zig zagnya sangat jelas dan cukup menarik...
8. Jika sudah matang, segera angkat. Letakkan di rak pendingin sebentar agar uap panasnya hilang, dan masih dalam kondisi panas balik cake diatas kertas roti, olesi permukaan bolu yang tidak ada motif/warna putih dengan selai blueberry secara merata. Gulung perlahan tanpa ragu-ragu...langsung cepat digulung sambil memutar kertas roti ke arah depan. Rapikan dan kencangkan gulungan agar bentuknya bulat serr, simpan dulu sebentar didalam kulkas (30 menit) agar bolu gulung rapet set dan kencang. Potong-potong dan disajikan.
Jamu Kunyit Asem
Membuat jamu kunyit asem...
Sangat bermanfaat sekali buat kesehatan tubuh kita, bisa menjadi antibiotik herbal dalam tubuh...untuk menangkal berbagai macam penyakit.
Di dalam rimpang kunyit mengandung curcuminoid, yaitu zat anti oksidan yang sangat efektif untuk membantu menjaga kecantikan serta menghaluskan kulit, manfaat lain adalah untuk mengurangi bau badan, untuk menjaga tubuh agar tetap ramping dan juga untuk memperlancar haid. Sedangkan buah asam jawa sangat baik untuk menyegarkan tubuh serta untuk memperlancar buang air besar.
Yang penting rajin dan rutin mengkonsumsinya...InsaAllah badan akan tetap sehat dan bugar sampai tua, ha ha haa...
Yuuk mari kita membuat jamu kunyit asem sendiri di rumah, dijamin rasanya lebih nendang...dan lebih menyehatkan.
JAMU KUNYIT ASEM
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan:
250 gr kunyit segar, cuci bersih
50 gr jahe segar, cuci bersih
150 gr gula merah/gula aren
150 gr asam jawa
50 gr gula pasir
1/4 sdt garam
1 lembar daun pandan
3 cm kulit kayu manis
1 liter air putih
Cara Membuat:
1. Blender kunyit segar dan jahe segar bersama air putih. Air putihnya diambil dari persediaan yang 1 liter.
2. Rebus blenderan kunyit dan jahe dengan semua bahan, masak hingga matang...kurang lebih setengah jam. Hingga rebusan jamu tidak terasa bau pengar/langu dari kunyit, maka pertanda rebusan jamu sudah matang, angkat.
3. Biarkan agak dingin/hangat...lalu saring dan masukkan kedalam botol. Simpan di dalam lemari pendingin...diminum dalam keadaan dingin lebih terasa segar dan nikmat.
Lontong Presto
Membuat lontong biar lebih cepat matang, irit tenaga juga waktu, saya menggunakan panci presto. Hasilnya bagus mulus...seperti jika memasak di panci biasa yang lamanya sekitar 3-4 jam. Memasak lontong dengan panci pressure cooker hanya perlu waktu sebentar...1/2 jam sudah matang. Tentunya ini kalau membuat lontongnya dalam jumlah yang sedikit lho yaa...jika membuat lontongnya agak banyak lebih baik tambah waktu memasaknya sekitar 1 jam. Agar lontong matang sempurna tidak lembek dan tanak (tidak mudak benyek dan basi).
Untuk mengisi beras didalam plastik seperti gambar diatas, saya mengisi berasnya setengah panjang plastik lebih sedikit (lebihkan berasnya kira2 satu ruas jari telunjuk) atau maksimal 3/4 bagian plastik untuk jenis beras yang pulen/lembek. Karena jika mengisi hanya 1/2 bagian plastik biasanya lontong matengnya agak kelembekan. Tapi semua itu tergantung jenis beras yang digunakan untuk membuat lontong. Jangan lupa setelah plastik di isi beras, lubangi seluruh permukaan plastik dengan jarum atau tusuk gigi secara merata, sebagai jalan keluar masuknya air. Saya sarankan jika ingin membuat lontong berpenampilan bagus dan kesat lebih baik menggunakan jenis beras yang panjang butirannya (long grain) atau jenis beras perak (beras yang ambyar/tidak lengket satu sama lain jika dimasak).
Plastik yang digunakan untuk membuat lontong, pilih plastik yang tahan panas dan agak tebal. Agar saat direbus nantinya plastik tidak pecah, akibatnya lontong jadi buyar deh...
Saya lebih suka pakai plastik yang model gulungan, dan kemudian di potong sesuai keinginan panjangnya lontong. Plastik gulungan itu plastik yang sering dipakai buat mengisi jajanan kering2an yang diplastikin kecil2 dan dijual dalam bentuk rentengan itu lhoo...yang suka digantung di warung2 yang jual jajanan. Bisa diapat di toko plastik...ada banyak macam ukurannya, silahkan memilih sesuai selera untuk ukuran plastiknya. Gambar plastik roll/gulungan sudah saya tambahkan di bawah ini:
Oh iya, agar lontongnya setelah matang berpenampilan set dan kesat, padat sintal dan berasa lebih kenyal...bisa ditambahkan air kapur sirih (sekitar 1 sdm) kedalam air rebusan lontong. Boleh juga diberi daun pandan...biar aroma lontongnya harum daun pandan. Semua tergantung selera, gak pakai air kapur dan daun pandan juga oke saja...lontong tetap jadi koq.
Selamat mencoba, waktu adalah sangat berharga...maka janganlah sia-siakan... :)
Asinan Pepaya
Ceritanya waktu belanja di super market Asia saya beli pepaya mentah, mau dibuat sayur lodeh pepaya. Ternyata sampai seminggu lebih, nyayur lodehnya tertunda-tunda melulu. Si pepaya begitu saja terabaikan, malah matang tapi masih mengkal gitu..alias kemampo kalau bahasa jawanya. Yaa....mau dibikin apa kalau udah begini, ujung-ujungnya musti nyari ide. Twing Twing...dibuat asinan aja deeh., pasti suwegerr...gerrr!
ASINAN PEPAYA MENGKAL
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan:
1 buah pepaya mengkal ukuran sedang
250 gr gula pasir
1 sdm garam (secukup rasa)
500 ml air putih matang
3 buah jeruk nipis/jeruk lemon
1 sdm cuka masak
Bumbu Halus:
10 buah cabe merah besar buang bijinya
3 siung bawang putih
1 sdm ebi kering direndam air panas
Cara Membuat:
1. Kupas buah pepaya mengkal, iris tipis2. Cuci hingga bersih.
2. Buat kuah asinan: Rebus bumbu halus dengan air putih, tambahkan gula pasir dan garam. Masak hingga air mendidih dan bumbu halus matang (masak agak lama, rasakan/cicipi jika kuah sudah tidak berbau langu cabe dan bawang putih, pertanda sudah matang). Angkat kuah asinan, biarkan hangat.
3. Masukkan perasan air jeruk nipis/air jeruk lemon kedalam kuah asinan, tambahkan cuka masak sedikit. Cicipi rasa kuah...sudah sesuai dengan lidah kita apa belum.
4. Tuangkan kuah asinan kedalam buah pepaya mengkal, diamkan beberapa saat waktu ( 1jam didalam kulkas). Hidangkan...hmm, bener-bener segaaarr...membuat mata ngantuk jadi terang benderang lagi :)
Sabtu, 28 April 2012
Pindang Ikan Kembung
Sejak tinggal di rantau, mana pernah bisa makan ikan pindang ala besekan/keranjang bambu yang beli dipasar tradisional ala di kampung. Makanya saya coba buat sendiri aja, lumayan mudah dan hasilnya uwenak...lebih terasa gurihnya, karena sengaja diberi bumbu yang saya ramu sendiri.
Ikan pindang ala saya ini bisa langsung dimakan setelah dikukus, atau dibakar dulu setelah dikukus. Bisa juga dibuatkan larutan tepung berbumbu lalu digoreng...jadi ikan pindang kembung goreng tepung. Pokoknya mau dimasak apa aja suka-suka deeh...atau kalau ingin dibikin pepes ikan pindang juga oke. Kadang saya suka goreng ikan pindangnya, terus ditumis dengan bumbu-bumbu iris plus cabe hijau...hmm, bisa ngabisin nasi sak-wakul. He hee...
PINDANG IKAN KEMBUNG
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan:
1 kg ikan kembung cuci bersih
3 sdm air asam jawa
2 sdt garam (secukup rasa)
1 sdt gula pasir
10 lembar daun salam
daun pisang buat alas mengukus ikan
Bumbu Iris
5 butir bawang merah
5 siung bawang putih
3 buah cabe merah besar iris serong tipis
Cara membuat:
1. Tuangkan air asam kedalam ikan kembung, aduk-aduk hingga rata.
2. Masukkan semua bumbu iris, garam dan gula pasir ke dalam ikan kembung, aduk-aduk hingga semua bercampur rata. Diamkan kurang lebih 15 menit agar bumbu meresap.
3. Siapkan alat pengukus/dandang..panaskan, alasi dasar kukusan dengan daun pisang. Letakkan ikan berjejer rapi dan taruh daun salam menyebar rata. Kukus kurang lebih selama 1 jam dengan api sedang.
4. Jika sudah matang, dinginkan. Simpan dengan rapi di kotak/box plastik kedap udara. Masukkan di lemari pendingin...bisa dimasak sewaktu-waktu.
Langganan:
Postingan (Atom)


