Jumat, 03 Februari 2012
PUTU AYU PISANG
Setiap melihat pisang yang sering terbengkalai diatas meja makan tentu rasanya risau dan galau, kasihan tuh si pisang sampai udah item kulitnya, hampir bunyuk...dan bisa-bisa menunggu ditaruh di keranjang sampah. Eh...tapi please jangan keburu dibuang ya bu, lebih baik di make over saja. Mencari-cari ide supaya pisang ini bisa jadi kudapan yang lezat nikmat buat disajikan disore hari untuk keluarga tersayang sembari mengeteh manis yang hangat, pasti menyenangkan sekali. Mari kita sulap menjadi sajian yang super duper enaknya.
Kalau putu ayu yang sering dibikin selama ini adalah dengan aroma pandan dan berwarna hijau, putu ayu saya kali ini adalah berbahan pisang ambon yang sudah matang banget (very ripe), rasanya gak kalah enaknya koq...bahkan aroma pisangnya harum sekali dan kuenya begitu lembut.
PUTU AYU PISANG
Source: Tabliod Saji
Modified: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan Kelapa:
100 gr kelapa setengah tua parut memanjang
1/4 sdt garam halus
===> Campur kelapa parut dengan garam, lalu kukus 15 menit hingga matang.
Bahan Bolu:
2 butir telur
75 gr gula pasir
100 gr tepung terigu
1/2 sdt Baking Powder
1/2 sdt vanili bubuk
50 gr margarin leleh
50 ml santan kental
100 gr pisang (1 buah pisang ukuran besar)
1 sdt air jeruk lemon
1/4 sdt garam halus
===> Blender pisang, air jeruk lemon, garam dan air santan sehingga tercampur halus
Cara Membuat:
1. Siapkan cetakan putu ayu plastik/cetakan apa saja boleh, olesi dengan minyak goreng. Tata kelapa parut didasar cetakan putu ayu sambil agak ditekan supaya padat.
2. Kocok telur bersama gula palem+gula palem sampai mengembang, masukkan tepung terigu, baking powder, dan vanili bubuk sambil diayak, aduk rata menggunakan spatula.
3. Masukkan hasil blenderan pisang dan margarin, aduk-aduk perlahan hingga tercampur rata.
4. Tuangkan kedalam cetakan putu ayu sampai agak penuh, kemudian kukus hingga matang kurang lebih 10 menit. Angkat dari panci kukusan, hidangkan selagi hangat.
PANADA
Panada ini dibikin buat menu cemilan anak-anak yang sedang mengaji di rumah (TPA, seminggu dua kali) kebetulan karena piket ketempatan sebulan sekali. Musti mencari-cari menu snek yang belum pernah disuguhkan...biar gak dibilang anak-anak koq kuenya bakwan lagi tante...ha ha haa...
Begitulah anak-anak, selalu polos dan apa adanya. Gak tahu kalau si ibu yang ketempatan kadang bingung mau bikin apa...habisnya anak-anak itu maunya kue yang gurih-gurih saja, kue yang berasa manis atau bolu malah utuh gak ditowel sama sekali.
Ya udah, mendadak aja punya ide bikin panada, di isi dengan ayam dan sayuran yang ada di kulkas...dibumbuin dengan aroma kecap manis. Biasanya panada itu isinya ikan tongkol segar...tapi saya alergi sama ikan ini. Jadi untuk mengganti ikan tongkol seringnya saya pakai ikan tuna kaleng, lebih praktis dan ikannya gak buat saya alergi. Kebetulan pas kemaren bikin panada ini...gak ada stok tuna kaleng, adanya fillet dada ayam. Langsung saja saya oprek-oprek semua perlengkapan isian...sreng gosreng jadilah.
Satu lagi yang musti diakalin waktu membuat adonan/dough kulit panada, karena sekarang masih suasana winter. Adonan yang sudah saya uleni saya tutup wrap plastik lalu ditaruh didepan heater pemanas udara diruang keluarga...maksudnya biar cepet ngembang, alhamdulillah setengah jam sudah melembung dua kali lipat. Akhirnya pas jam 4 sore kue panada siap digoreng dan hasilnya mulus menul-menul... :)
PANADA Isi Ayam Sayur Bumbu Kecap
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan A:
250 gr tepung terigu
1 butir telur dikocok lepas
100 ml air santan hangaT
1/2 sdt garam halus
Bahan B (Biang):
1 sdt ragi instan
1 sdm gula pasir
2 sdm air putih hangat
===> Campur semua bahan ini didalam mangkuk kecil, aduk-aduk hingga rata dan diamkan selama 15 menit sampai berbuih.
Bahan Isi:
200 gr daging dada ayam rebus dan potong kotak kecil
1 buah kentang potong kubus kecil lalu rebus
1 buah wortel potong kubus kecil lalu rebus
1 tangkai daun bawang iris halus
2 lembar daun seledri iris halus
1 sdt lada halus
1/4 sdt pala bubuk
3 sdm kecap amanis
1 sdm saus tiram
1 sdm kecap asin
1 sdt garam
1 sdt gula pasir
Bumbu Halus:
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
2 cm jahe
Cara Membuat:
1. Membuat Isi: tumis bumbu halus dengan sedikit minyak goreng, aduk hingga kuning dan harum, masukkan ayam dan bumbu-bumbu lain...lada halus, pala bubuk, saus tiram, kecap asin, kecap manis dan garam, aduk hingga tercampur rata. Masukkan wortel dan kentang rebus..aduk lagi, masukkan daun bawang dan daun seledri, taburi gula pasir. Aduk-aduk sampai bumbu meresap dan rasakan sudah pas apa belum rasanya. Jika sudah sesuai lidah dan matang, angkat dinginkan.
2. Membuat Adonan: jadikan satu bahan A ke dalam tempat/mangkok sedang, aduk menjadi satu dengan tangan hingga tercampur rata, masukkan bahan B (biang) uleni dengan tangan hingga halus dan kalis kurang lebih 10 menit. Atau jika punya alat elektrik FP (Food Processor) campur saja semua bahan (A dan B) de dalam FP lalu putar dan giling kurang lebih 5 menit sudah halus dan kalis.
3. Diamkan dulu adonan seperti biasanya kalau kita bikin dough/adonan donat kurang lebih 1/2 - 1jam hingga mengembang 2 kali lipat.
4. Kempiskan adonan, lalu bagi adonan dengan menimbang kurang lebih masing-masing 20 gr. Bulatkan lalu pipihkan dengan jari-jari tangan, beri isian ayam secukupnya, lipat menjadi setengah lingkaran...bentuk seperti pastel dengan mencubit-cubit pinggirnya.
Kalau tidak bisa membuat pinggiran yang berenda seperti pastel, bisa saja dengan ditekan-tekan memakai garpu disekeliling panada, nanti akan terlihat bergerigi. Diamkan lagi adonan yang sudah diisi biar mengembang lagi selama 15 menit.
5. Goreng dengan minyak goreng yang agak banyak, hati-hati api kompor jangan terlalu besar..agak kecil atau sedang saja biar panada tidak cepat gosong kulitnya..nanti dalamnya bisa belum matang, dan penampilan panada kurang menggemaskan dan tidak mulus maknyuuss... :)
Okkey...semoga selalu senang dan bergembira, memasak untuk keluarga tercinta,
Wassalam...
Kamis, 02 Februari 2012
Soto Bandung
Dinginnya udara disaat winter seperti sekarang ini, menu masakan yang pas dan cocok adalah yang berkuah dan hangat. Sudah hampir 2 minggu ini...setiap 3 hari sekali saya masak soto sederhana ini, dengan bumbu yang minimalis dan tidak perlu mempersiapkan berjejer printilan penghias kuah sotonya. He he hee...lha iya, memang kalau soto bandung itu menu masakan soto yang paling ringkes dan praktis, simpel dalam pembuatannya. Makanya saya paling suka kalau anak saya di rumah minta dibikinin soto bandung...
Saran saya dalam memilih daging sapi, pilih yang agak mengandung lemak atau biasa kita sebut daging sandung lamur. Atau jika kurang suka yang banyak mengandung lemak...pilih saja bagian sengkel, daging bagian ini lebih cepat empuk dibanding bagian daging yang lainnya. Dalam proses merebus daging sebaiknya daging dipotong besar2 saja dulu, kemudian setelah air kaldu mendidih dan daging mulai mengeras dan memadat...matikan api, baru daging dipotong kubus kecil-kecil atau sesuai selera. Dan sebaiknya saring air kaldunya sebelum bumbu halus dimasukkan, dengan maksud untuk menghilangkan sisa-sisa kotoran coklat kehitaman yang ada di dalam air kaldu, sehingga kuah kaldu tetap bening menawan... :)
SOTO BANDUNG
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan:
500 gr daging sapi
2500 ml air putih
1 buah wortel kupas kulitnya
2 tangkai daun seledri
1 batang daun bawang
1 buah lobak ukuran sedang
3 lembar daun jeruk purut
3 cm jahe digeprek
1 sdm air asam (dari 2 mata asam jawa rendam dg 2 sdm air panas, saring)
1 sdm garam
1 sdt gula pasir
Bumbu Halus:
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
1 sdt lada
Bahan Pelengkap:
50 gr kedelai rendam semalam, lalu goreng hingga kering
daun bawang iris halus
daun seledri iris halus
bawang goreng
kecap manis
sambel cabe rawit/sambel botol
Cara Membuat:
1. Rebus air hingga mendidih, masukkan daging bersama wortel, daun seledri dan daun bawang. Masak dengan api kecil hingga daging mengeras dan berubah warna. Matikan api, saring air kaldunya. Potong-potong daging bentuk kotak/dadu 1x1cm. Masukkan kembali daging yang sudah dipotong dadu kedalam air kaldu, lalu rebus kembali dengan api sedang, masukkan daun jeruk, air asam dan jahe geprek.
2. Tumis bumbu halus hingga harum dan matang, lalu masukkan bumbu halus kedalam air kaldu yang sedang dipanaskan, tambahkan garam dan gula pasir. Masak terus hingga daging empuk.
3. Masukkan lobak yang sudah dipotong-potong tipis kedalam air kaldu yang sedang mendidih, jika daging sudah matang dan empuk, matikan api. Soto Bandung sudah matang...siap untuk dihidangkan.
Selamat memasak soto bandung...sampai jumpa di menu soto yang lain :)
Brownies Kukus Pandan Coklat
Bikin brownies kukus kombinasi yuuk...biasa brownies yang memang seharusnya berwarna coklat sering dipadukan dengan keju, tentu rasanya sangat istimewa. Naah...kalau sekarang ini brownies coklat dipadankan dengan brownies pandan, dan ternyata padu padan dan kekontrasan warna, aroma dan rasa keduanya menjadikan citarasa brownies kukus yang lembut dan menggoda tuk diiip-icip. Mari kita membuatnya, resepnya saya tuliskan dibawah ini.
BROWNIES KUKUS PANDAN COKLAT (Bronkus PanCo)
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan A:
4 butir telur
150 gr gula pasir
1 sdt SP
Bahan B:
130 gr tepung terigu
1/2 sdt Baking Powder
1/4 sdt garam
===> Campur semua bahan diatas hingga rata.
Bahan C:
100 ml margarin/minyak goreng
50 gr White Cooking Chocolate/coklat blok putih
===> Parut atau serut coklat masak putih dengan parutan keju, panaskan margarin/minyak goreng sebentar lalu angkat dari api, kemudian masukkan coklat blok putih parut kedalam margarin/minyak goreng dan aduk hingga rata.
Bahan D:
1/2 sdt pasta coklat
1/2 sdt pasta pandan
Bahan E:
50 gr messes ceres coklat
Cara Membuat:
1. Kocok dengan mixer bahan A hingga mengembang kental dan putih, bila baling2 mixer diangkat adonan agak susah jatuh (jatuh dengan pelan sekali).
2. Tuangkan bahan B sedikit demi sedikit kedalam adonan A, tetap gunakan mixer kecepatan rendah untuk mencampurnya hingga rata.
3. Terakhir masukkan bahan C, mixer dengan kecepatan rendah hingga semua bahan tercampur merata.
4. Bagi adonan brownies menjadi dua bagian yang sama beratnya, satu bagian pasta coklat kemudian aduk hingga rata, satua bagian beri pasta pandan dan aduk hingga rata.
5. Tuangkan adonan brownies warna coklat kedalam loyang loaf ukuran 24x10x7 yang sudah dioles dasarnya dengan margarin dan dialasi kertas roti. Kukus selama 10-15 menit.
6. Setelah lapisan pertama matang, taburi atasnya dengan messes ceres coklat kemudian kukus kembali selama kurang lebih 5 menit agar messes meleleh dan lembab.
7. Setelah itu tuangkan lapisan kedua yaitu adonan brownies warna hijau, lalu kukus selama 15-20 menit atau hingga matang. Setelah matang, angkat dan dinginkan. Potong2 sesuai selera dan sajikan.
# Tips:
- Untuk membuat brownies kukus, margarin bisa diganti dengan minyak goreng dengan berat/jumlah yang sama, misalkan 100 gr margarin diatas, bisa diganti dengan minyak goreng sebanyak 100 ml. Dan hasil akhirnya pun akan lebih terasa lembut dan lembab bila dibandingkan dengan menggunakan margarin.
- Untuk melelehkan white cooking chocolate/coklat blok putih sebaiknya sebelum dilelehkan coklat blok putih di parut halus dengan parutan keju atau diserut dengan pisau secara halus, karena memang coklat blok putih lebih susah untuk mencair, berbeda banget dengan coklat blok pekat/DCC. Setelah diserut atau diparut coklat blok putih masukkan kedalam margarin yang sudah dilelehkan, aduk2 hingga meleleh dan tercampur rata dengan margarin cair. Bigitupun bila menggunakan minyak goreng, panaskan minyak goreng lalu masukkan coklat blok putih parut kedalamnya, aduk hingga leleh dan tercampur rata dengan minyak goreng.
Selamat Mencoba... :)
Selasa, 31 Januari 2012
Rendang Ayam
Meskipun bukan orang Padang, rendang daging atau rendang ayam adalah salah satu menu kesukaan anak-anak dirumah. Heran juga...kenapa tuh anak-anak pada suka menu rendang, padahal itu kan masakan yang banyak cabe dan pedas rasanya. Kalau masakan lain aja pedas dikit pada susah, eeh..kalau disediain rendang makannya pada nambah, apalagi kalau saya masak rendang ayam...anak-anak paling doyan. Karena rendang ayam lebih empuk dagingnya, dan bumbunya lebih merasuk ke dalam serat daging ayamnya. Lagi pula memasaknya tak selama kalau kita membuat rendang daging...bisa sampai 4 jam agar benar-benar spesial rasa rendangnya.
Disaat memasak rendang ayam ini, sekalian saya masukkan 6 buah telur rebus...itung-itung sambil menyelam minum air, he hee...jadi masak rendang ayam plus rendang telur. Lumayan kan...secara ini bisa ngirit tenaga biar gak ribed melulu didapur, dan bahkan nantinya kalau sudah bosen maem rendang ayam...itu si ayam rendang langsung aja dibakar diatas pemanggangan teflon/elektrik. Jadilah ayam bakar bumbu rendang yang nikmat sedunia rasanya, he he hee...itu hanya sebagian dari cara saya memberdayakan/daur ulang agar kita gak bosen sama satu menu masakan.
RENDANG AYAM
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan:
1 ekor ayam (1 kg) potong mjd 12 bagian
1/2 liter santan kental (dari 2 butir kelapa)
1 liter santan encer (sisa dari 2 butir untuk perasan santan kental)
2 batang serai ambil putihnya, memarkan
1 lembar daun kunyit disimpul
5 lembar daun jeruk
3 sdt garam
1 potong asam kandis (kalau tidak ada bisa pakai asam jawa)
6 butir telur rebus kupas kulitnya dan kerat-kerat
Bumbu Halus:
10 butir bawang merah
3 siung bawang putih
5 buah cabe merah besar
8 buah cabe merah keriting/cabe india
2 cm jahe
2 cm kunyit
2 cm lengkuas
1 sdt ketumbar sangrai
RENDANG TELUR
Cara Membuat:
1. Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak (3 sdm makan minyak goreng) hingga bumbu harum dan mengering. Masukkan santan encer bersama daun serai, daun kunyit, daun jeruk dan asam kandis sampai air santan mendidih.
2. Masukkan ayam, Aduk-aduk perlahan..masak hingga ayam berubah warna. Kecilkan api.
3. Masukkan telur rebus. Masak terus sambil sesekali diaduk sampai santan mengering.
4. Masukkan santan kental, aduk pelan-pelan sampai ayam matang dan kuah mengering. Angkat..siap untuk disajikan bersama nasi hangat dan pelengkapnya..hmm, enak pastinyo.. :)
AYAM BAKAR BUMBU RENDANG
Minggu, 29 Januari 2012
Otak-Otak Ikan Tenggiri
Masih ada stok fillet ikan tenggiri di freezer, daripada kelamaan beku kuatir lupa malah gak dimasak-masak...bisa expired nantinya. Bikin apa yaa...
Minggu lalu udah buat pempek adaan, siomay...lagi gak pingin. Apalagi yaa...batagor kaliii, liat di kulkas stok tahu goreng lagi kosong. Pas buka freezer lagi...waah, masih ada banyak bungkusan daun pisang..jadi ingat otak-otak bungkus daun deh, okelah kalo begono...mari kita membuat otak-otak ikan tenggiri yang klasik seperti kalau kita beli di sepanjang pinggiran pantai Carita Anyer.
Otak-Otak Ikan Tengiri
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan:
250 gr fillet ikan tenggiri
100 ml santan kental
30 gr (2 sdm) tepung tapioka/sagu tani
1 batang daun bawang dipotong halus
1 butir telur ukuran sedang
5 butir bawang merah, haluskan
3 siung bawang putih, haluskan
1 sdt garam
1 sdt gula pasir
1/4 sdt merica halus
Daun pisang dan lidi
Bahan Sambel Kacang:
1 buah cabe merah besar
5 buah cabe rawit merah
100 gr kacang tanah goreng
1 sdt garam
4 sdm gula pasir
250 ml air panas
1 sdm air asam/1 sdm cuka
===>Haluskan semua bahan sambel dengan grinder, kecuali air asam dan air panas. Lalu tuangi air panas dan air asam/cuka, aduk merata. Siap untuk bahan saus cocol otak-otak.
Cara Membuat:
1. Giling fillet ikan tenggiri ke dalam Food Processor hingga halus. Jika gak ada FP boleh dengan cara diblender (kalau diblender musti ditambahkan air, pakai air santan dari resep).
2. Masukkan santan, telur, bawang merah, bawang putih, garam, gula dan merica halus...terus giling hingga halus dan licin dengan Food Proceesor.
3. Tuangkan tepung tapioka sedikit-sedikit, dan aduk dengan sendok hingga tercampur rata. Taburi daun bawang cincang halus. Rasakan sudah cukup belum manis asinnya adonan otak-otak ikan.
4. Bungkus satu sendok makan dengan daun pisang seperti membungkus pepes, semat dengan lidi. Bakar diatas pan dadar teflon atau diatas panggangan listrik atau di oven juga bisa. Bolak balik hingga daun agak kering..berarti otak-otak sudah matang. Sajikan otak-otak panas ini bersama sambel cocol kacang yang pedas mantab...hyumm, nyiamik pasti rasanya.
Serasa ada di pantai Anyer.. :)
Sabtu, 28 Januari 2012
Puding Labu Kuning
Bismillah...
Mau dimanfaatkan untuk berbagai masakan, atau untuk bahan campuran masakan...ternyata labu kuning atau sering kita sebut waluh ini sangat fleksibel, dan hasil masakan nyata benar rasanya pasti enak..legit, wangi khas labu kuning atau boleh juga dinamakan labu parang...tergantung masing-masing daerah memang beda nama.
Termasuk saya, sangat suka dengan rasa dan aroma khas waluh ini...dirumah saya sering membuat kue-kue dari labu kuning. Kadang dibikin bingka waluh, brownies waluh...bisa juga bakpao waluh, kolak waluh yang mantaff saat buka puasa. Dimasak sayur lodeh dan soup cream labu kuning enak juga...anak-anak seneng banget, dimakan hangat-hangat. Dan selain itu bisa juga dibuat kue talam, atau puding. Naah...sekarang ini saya sedang membuat puding waluh yang lembut dan maknyeeess, makan puding waluh ini akan segera memulihkan badan yang lagi meriang adem panas, karena didalam buah waluh terkandung zat yang berefek mendinginkan suhu tubuh. He hee...begitulah kiranya.
PUDING LABU KUNING
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan:
1 sachet agar-agar putih swallow globe
150 gr gula pasir
50 gr gula palem (brown sugar)
400 ml air putih
250 gr labu kuning kukus yang sudah dihaluskan
400 ml santan kental (boleh pakai Kara/santan instan)
1/4 sdt garam
1/2 sdt vanili bubuk
1 buah kuning telur
Bahan Vla:
15 gr tepung maizena
400 ml susu cair tawar
50 gr gula pasir (sesuai selera manisnya)
1/4 sdt garam
1/2 sdt vanili bubuk
1 buah kuning telur
1/2 sdm mentega
Cara Membuat:
1. Campur menjadi satu di dalam panci perebus yaitu bubuk agar-agar, gula pasir, gula palem, air, waluh, santan, garam, dan vanili bubuk, aduk hingga tercampur rata. Kemudian rebus diatas panas api sedang sambil terus diaduk.
2. Kocok lepas kuning telur, ambil dua sendok sayur campuran agar-agar yang sedang direbus dan tuangkan ke dalam kocokan telur...aduk hingga rata. Lalu tuangkan campuran kuning telur tersebut kedalam larutan agar-agar yang sedang direbus, aduk segera hingga bercampur rata. Tunggu hingga larutan agar-agar mendidih, angkat dan biarkan hilang uap panasnya sebentar.
3. Masukkan larutan agar-agar kedalam cetakan agar-agar/puding, diamkan agar dingin...baru dimasukkan kedalam lemari penyejuk/kulkas.
4. Hidangkan dengan saus atau vla vanila.
Cara Membuat Vla Vanila:
1. Campur semua bahan vla dalam panci perebus...kecuali kuning telur dan mentega, aduk rata dengan wisk. Lalu rebus diatas panas api sedang sambil tetap diaduk-aduk dengan wisk.
2. Kocok lepas kuning telur, lalu ambil 2 sendok sayur larutan vla yang sedang direbus...aduk-aduk cepat agar telur tidak matang kena panas.
3. Masukkan campuran telur tersebut kedalam larutan vla yang sedang direbus, aduk-aduk segera hingga tercampur rata, aduk terus sampai larutan mengental dan meletup-letup, masukkan mentega dan aduk lagi hingga larutan vla menjadi halus licin dan mengental. Angkat segera dan pindahkan kedalam wadah lain. Siap untuk dijadikan pelengkap puding.
Happy Fun Cooking...for your family..
Langganan:
Postingan (Atom)