Sabtu, 13 Juli 2013
Kentang Ongklok ala Dapur Griya Khayangan
Menjadi salah satu sajian favorit di rumah...bisa jadi hidangan untuk sarapan atau menu dinner, dikala kita sedang tidak ingin menyantap nasi. Apalagi saat bulan ramadhan seperti ini, bisa jadi alternatif menu sahur yang simpel dan cepat saji. Rasanya nikmat, mengenyangkan dan padat gizi pastinya. Dan membuatnya cukup mudah, cepat dan sederhana, gak terlalu berlibet, he hee...pokoknya wenak dan wareg deh ^-^
Kenapa saya menyebutnya dengan Kentang Ongklok...sebenarnya saya hanya meminjam istilah kata dari daerah Wonosobo yang terkenal dengan hidangan mie ongklok. Ongklok itu suatu cara untuk memasak mie dengan meletakkan mie dan sayuran didalam saringan kemudian direbus sambil digoyang2 dan diangkat lalu dicelupkan lagi didalam air mendidih. Nah...agar kentang rebusnya bisa matang dengan rata dan empuk, saya merebusnya juga dengan cara mirip membuat mie ongklok, begitu deh ceritanya. Tapi gak harus juga sih...kentang bisa saja dikukus lalu di potong2, yang penting mateng dan empuk.
Silahkan kalau ingin mencoba, mudah2an suka dengan menu baru dari saya...
Kentang Ongklok
Resep: Ita-DapurGriyakhayangan
Bahan:
1/2 kg kentang kupas lalu potong kotak sedang, rebus sampai matang
3 siung bawang putih cincang halus
1/2 buah bawang bombay iris tipis panjang
sedikit garam (secukupnya)
1/2 sdt lada halus
3 sdm susu kental manis putih (1 sachet)
250 ml air putih
2 sdm margarin blue band
keju cheddar parut secukupnya untuk taburan/topping
Cara Membuat:
1. Tumis bawang putih dan bawang bombay dengan margarin sampai setengah matang.
2. Masukkan kentang rebus, beri garam, lada halus dan susu kental manis. Aduk-aduk rata.
3. Tuangkan air putih, aduk hingga rata dan mendidih. Kemudian segera angkat.
4. Hidangkan dengan taburan/topping keju cheddar parut. Sajikan...bila suka agak pedas bisa diberi saus sambel botolan, makin nendang rasanya.
Sabtu, 08 Juni 2013
Membuat Kentang Goreng Sendiri (French Fries)
Sepertinya sudah menjadi kudapan yang wajib yaa...kentang goreng ala resto ini, lebih dikenal dengan sebutan French Fries...kentang goreng yang krispi pelengkap hidangan2 resto semacam fried chicken, beef steik, chicken nugget...dan menu2 resto lainnya. Memang french fries ini biasanya disajikan sebagai pengganti karbohidrat, mendampingi menu utamanya. Seporsi kentang goreng yang garing ini biasanya dibandrol dengan harga yang tidak murah (saya juga heran kenapa koq mahal ya) ...berbanding terbalik jauh dengan sepiring nasi putih, hehee...apalagi beli nasinya di warteg dijamin dapat sebakul ^^
Di super marketpun sudah tersedia french fries beku siap goreng, sungguh ibu rumah tangga masa kini sudah sangat dimudahkan sekali. Dan sesekali saya juga suka beli kentang goreng beku tersebut, sebagai persediaan bila dengan sangat terpaksa saya tidak ada waktu untuk memasak sendiri di rumah. Sayang sekali frozen french fries itu cukup mahal kalau menurut saya, maklum ibu2 yaa...selalu menimbang-nimbang dari segi nominalnya.
Ya iyalah...kalau prinsip saya, jika saya bisa membuat sendiri kenapa tidak...membuat sendiri pasti jatuhnya lebih murah dan pastinya lebih terjamin savety-nya buat keluarga baik dari sisi higienis-nya maupun segi healty-nya. Dan pula sangat akan menjadi kebanggaan anak-anak, bila yang dihidangkan dimeja makan adalah hasil olahan bundanya...InsaAllah rasa lezat masakan bunda akan terukir abadi disanubari mereka hingga kelak anak-anak bertumbuh dewasa dan tinggal jauh/terpisah dari ortunya.
Saya sangat meyakini hal ini...karena sayapun merasakan perasaan yang sama, sangat merindukan citarasa masakan ibu saya almarhumah. Betapa saya sangat mengagumi setiap rasa masakan ibu yang mungkin sebenarnya hanya masakan sederhana dan menggunakan bumbu2 yang seadanya juga, namun karena dibumbui dengan keikhlasan hati, kasih sayang dan rasa cinta maka menjadilah hidangan yang ternikmat sedunia, hingga saya selalu berusaha belajar memasak semaksimal mungkin menyerupai atau minimal sudah mendekati rasa yang terekam dilidah saya dari masakan2 ibunda.
Nah, mari ibu2...selalulah belajar dan jangan pernah berbosan diri dalam menggali potensi. Segala sesuatu yang kita mampui sekarang ini...awalnya dari proses belajar, gak ada yang tiba2 sudah pintar dan trampil. Melalui trial and error...senantiasa berusaha tekun mempelajari apapun yang bermanfaat pasti akan memberi hasil yang maksimal. Sipp...semangat yuk, menjadi ibu yang pandai menyajikan hidangan sederhana tetapi istimewa buat keluarga tercinta.
Dibawah ini saya akan berbagi resep sederhana dalam membuat kentang goreng (french fries), sangat mudah dan cepat pengerjaannya. Bisa dibuat banyak sekalian dan disimpan dalam freezer sebagai stok, bila sewaktu-waktu ingin menyajikan...tinggal keluarkan dari freezer dan langsung goreng. Dan kita gak harus beli kentang goreng beku lagi di super market lho bu ibu...tapi ya agak bercapek ria sedikit untuk mengolah kentangnya.
Kentang Goreng Krispi (French Fries)
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan:
Kentang berkualitas bagus pilih yang besar secukupnya
Garam halus secukupnya
Cara Membuat:
1. Kupas kentang, cuci hingga bersih. Potong2 kentang memanjang seperti kentang french fries pada umumnya. Taburi kentang yang sudah dipotong2 dengan sedikit garam halus dan aduk rata, agar kentang berasa gurih, diamkan sebentar (5 menit).
2. Kemudian taruh kentang yang sudah diberi garam diatas sebuah serbet tebal yang mampu menyerap air, tekan2 perlahan kentang dengan serbet (boleh juga pakai kitchen towel/tissue dapur) agar kentang kering dan berkurang kadar airnya.
3. Kemudian goreng kentang dengan minyak goreng yang panas hingga setengah matang, angkat dan tiriskan. Lakukan sampai semua kentang digoreng setengah matang...(kentang digoreng sampai kuning dan agak berkulit).
Foto diatas: Kentang yang sudah digoreng setengah matang
4. Setelah kentang setengah matang dingin, letakkan dalam wadah kedap udara dan tutup dengan rapat. Simpan dalam freezer agar menjadi beku.
Foto diatas: Kentang goreng ketika sudah dibekukan di dalam freezer
5. Jika ingin menyajikan kentang goreng, ambil dari freezer lalu goreng kembali dalam keadaan beku dengan minyak goreng yang panas. Lebih bagus hasil gorengannya jika menggunakan frying pan (secara deep frying), kentang goreng matang merata dan lebih renyah/krispi. Tetapi kalau tidak punya frying pan, bisa menggunakan panci biasa yang agak dalam...sehingga kentang bisa terendam semua dalam minyak goreng.
Selamat Memasak...
Poffertjes
Cemal cemil kue imut ini gak terasa bisa nyomot beberapa biji...gak terasa deh, kuenya kecil dan lembut bikin yang nyemil gak mau berhenti. Anak-anak paling suka poffertjes ini...buat hidangan saat libur sekolah, bisa untuk menu sarapan pagi atau saat santai sore hari. Paling enak jika dimaem sama es cream plus kucuran saus coklat bisa dari susu kental manis coklat atau saus coklat botolan, atau dengan saus asam manis strawberry, madu, syrop maple...bahkan hanya dengan taburan gula halus pun sudah nikmat. Mari menyimak resepnya dibawah ini...
Poffertjes
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan Biang:
1 sdt ragi instan
1 sdm gula pasir
1 sdm tepung terigu
2 sdm air putih hangat
Bahan Lain:
200 gr tepung terigu
1/2 sdt baking powder
2 kuning telur
1/4 sdt garam
1/2 sdt vanili bubuk
50 gr margarin/mentega leleh/cair
250 ml susu cair
2 putih telur dikocok sampai putih kental (softpeak)
Cara Membuat:
1. Campur semua bahan biang menjadi satu dalam gelas, aduk hingga rata. Diamkan selama kurang lebih 15 menit sampai larutan biang berbuih tinggi.
2. Campur tepung terigu, baking powder, garam, vanili bubuk dan kuning telur, aduk rata.
3. Masukkan susu cair aduk hingga rata.
4. Tuangkan larutan biang yang sudah berbuih kedalam adonan tepung terigu, aduk hingga rata.
5. Masukkan margarin/mentega leleh, aduk hingga rata.
6. terakhir tuangkan putih telur yang sudah dikocok terpisah, aduk adonan hingga tercampur rata.
7. Diamkan/istirahatkan adonan pffertjes selama kurang lebih 1 jam.
8. Panaskan cetakan/wajan poffertjes dengan api sedang cenderung kecil selama 15 menit agar panasnya rata dan benar2 panas.
9. Tuang adonan poffertjes kesetiap lubang cetakan hingga setengah tinggi lubang cetakan. Diamkan hingga setengah matang, balik dengan memiringkan poffertjes kesamping dengan bantuan tusuk sate, isi bagian tengah adonan yang kosong dengan sedikit adonan, lalu tutup adonan dengan poffertjes yang dibalik miring tadi. Masak hingga mengembang berbentuk bulat dan matang.
10 Taburi dengan gula halus/bubuk. Sajikan dengan saus coklat, saus strawberry dan ditambah es cream...yummy deh.
# Note:
Untuk mencetak poffertjes agar bulatnya bagus dan sempurna perlu banyak berlatih, step by stepnya hampir sama dengan membuat takoyaki...bisa di intip *disini*
Sealamat Mencoba ^^
Minggu, 26 Mei 2013
TAHU ACI (Batagor Aci)
Wah, ternyata sudah sebulan ini saya begitu malas dan tidak update tulisan dan resep di blog. Sebenarnya niat untuk menulis selalu menghinggapi saya, sayangnya waktu untuk konsentrasi dan duduk anteng di depan lapi sangat terbatasi. Banyak hal yang menghalangi semangat menulis kali ini...selain pas memang lagi banyak acara di bulan ini, saya juga kesulitan menyempatkan waktu buat ketak ketik, konsentrasi gak begitu fokus...si bungsu yang selalu minta perhatian full setiap hari sehingga sulit untuk mencuri-curi waktu. Juga karena gara2 preparing liburan summer untuk mudik alias mulih ke kampung halaman tercinta Indonesia Raya. Bulan Juni nanti saya dan keluarga InsaAllah akan pulang kampung...suatu moment yang sangat dinanti2 setiap tahunnya, karena memang hanya bisa mudik setahun sekali...tapi dipuas2in di Indonesia selama hampir 3 bulan.
Okk deh, gak perlu dibahas panjang lebar tentang rencana kemudikan saya ke Indonesia. Saya akan menuntaskan beberapa resep yang sudah menumpuk di file dokumen, biar gak terbengkalai dan mudah untuk mencari2nya kembali bila sewaktu-waktu diperlukan.
Tahu Aci, atau tahu tegal/slawi...bisa juga disebut tahu pletok. Menurut saya tahu aci ini mirip batagor yang dijual abang2 gerobak di depan sekolah2 anak SD gitu deh...maksudnya batagor yang tanpa ikan dan yang harganya murah meriah tapi lumayan aja...buat cemilan pengganjal perut lapar saat pulang sekolah.
Resepnya saya modifikasi dari hasil googling di internet, cara membuatnya cukup mudah hanya dengan mencampur semua bahan lalu dimasukkan ke dalam tahu yang sudah dilubangi dan di keruk sebagian isinya kemudian langsung digoreng, dan hingga bunyinya pletok2 karena tahunya memuai dan mekar ketika bertemu dengan minyak goreng panas.
TAHU ACI
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan:
Tahu goreng secukupnya, potong segitiga dan kerok sebagian isinya (untuk campuran adonan tahu aci)
150 gr tepung tapioka
2 sdm tepung terigu (biar adonan tahunya gak terlalu kenyal/liat)
200 ml air putih (atau secukupnya saja asal adonan kental dan gak terlalu cair)
1 putih telur kocok lepas
1 batang daun bawang iris halus
1/2 sdt garam (secukup rasa)
1/4 sdt gula pasir
1/2 sdt kaldu ayam bubuk (bila suka)
Bumbu Halus:
3 siung bawang putih
2 butir bawang merah
1/2 sdt lada
Cara Membuat:
1. Campur menjadi satu tepung tapioka, tepung terigu, bumbu halus, daun bawang, kerokan isi tahu yang sudah dihaluskan. Tambahkan air putih , putih telur kocok, garam, gula pasir, dan kaldu bubuk...aduk hingga tercampur rata dan mengental, agak menggumpal dan mudah disendok. Bila adonan masih terasa kaku dan keras bisa ditambah sedikit2 jumlah airnya, atau jika adonan terlalu cair...bisa ditambah tepung tapioka sedikit2.
2. Isikan adonan kedalam tahu, dan langsung masukkan ke dalam minyak goreng panas, lalu goreng hingga matang. Kalau tahu sudah di isi adonan tidak segera dimasukkan ke dalam minyak goreng panas, maka adonan akan meleleh meleber kemana2 dan susah digoreng.
3. Setelah Tahu Aci matang, bisa disajikan dengan cabe rawit atau sambel botol, kalau saya suka pakai sambel petis. Jika ingin seperti batagor bisa dicocol sama saos sambel kacang, jadi terasa nikmat.
Selamat Mencoba... :)
Senin, 29 April 2013
Membuat Cendol dari Tepung Aren
Bismillah...
Memanfaatkan tepung aren yang saya bawa dari Indonesia, kali ini saya coba buat cendol untuk minuman es dawet ala kampung saya di Ponorogo. Di tempat kelahiran saya, Ponorogo...terkenal dengan es dawet Jabung, kenapa dinamakan es dawet Jabung...karena cikal bakalnya es dawet ini bermula di desa Jabung Kecamatan Mlarak...daerahnya lumayan jauh dari kota, sekitar 10 km arah ke timur kota. Yang sering beli dan ngicipi es dawet Jabung pastilah tahu...di sekitaran perempatan arah menuju pondok pesantren Gontor Darussalam, disitu berjejer pasukan penjual es dawet Jabung.
Nah, es dawet Jabung ini punya ciri khas tersendiri...dari cendolnya dibuat dari tepung aren dan tidak dikasih pewarna alias natural colour, warnanya putih keruh cenderung ke arah abu2 sesuai dengan warna tepung aren asli yang memang tidak putih bersih seperti tepung2 yang lain. Rasa cendol dari tepung aren lebih lembut dan kenyalnya tidak keras seperti tepung tapioka. Yang pasti kalau ditelan dan memasuki kerongkongan terasa dingin dan mak klenyer licin...gak sempat nyangkut di leher. Juruh atau kinca yang dibuat untuk memaniskan es cendolnya pun tidak dari gula merah/jawa, tetapi menggunakan gula pasir...dan santannya tidak terlalu kental gitu, plus ada tambahan tape ketan hitam. Jadi rasa es dawetnya manis dan ada rasa sedikit asam segar dari tape ketan hitam...semangkok gak akan terasa cukup dan sepertinya akan nambah lagi deh, ahh...jadi pingin cepet mudik saja...hehee...
Sementara yang saya coba buat sekarang es cendol yang seperti pada umumnya, cendolnya tetep berwarna hijau pandan dan gula merah sebagai pemanisnya. Yang berbeda hanya didalam bahan pembuatan cendolnya, sama seperti es dawet Jabung...yaitu dari tepung aren. Untuk mengobati rasa kerinduan kampung halaman saya...sengaja membuat es dawet dari bahan tepung aren. Dijamin rasanya nikmat dan segar...di saat summer seperti ini (di Kuwait sedang summer season).
Membuat Cendol dari Tepung Aren
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan Cendol:
100 gr tepung aren
50 gr tepung beras putih
600 ml air putih
100 ml air perasan daun suji dan daun pandan wangi*
1/2 sdt garam
1 sdt gula pasir
sedikit pewarna makanan hijau untuk mencerahkan warna cendol
* Kalau gak ada daun suji, bisa diganti dengan pasta pandan dan pewarna makanan hijau, dan jumlah airnya menjadi 700 ml air putih.
Cara membuat:
1. Campur semua bahan menjadi satu, aduk hingga tercampur rata dan halus, bila perlu boleh disaring agar tidak ada tepung yang menggumpal.
2. Rebus larutan tepung dengan api sedang, sambil di aduk2 hingga mengental dan meletup2.
3. Siapkan wadah/baskom berisi air matang dingin dari kulkas, tuangkan adonan cendol ke dalam cetakan cendol dan tekan2 agar adonan keluar dari cetakan, tampung cendol dalam wadah berisi air matang dingin.
4. Biarkan cendol terendam dan mengeras di dalam air dingin beberapa saat, kemudian bisa digunakan untuk membuat es dawet/es cendol. Hidangkan bersama santan dan kinca/juruh gula merah...tak ketinggalan serutan/potongan kecil2 es batu.
5. Bila belum ingin dikonsumsi bisa disimpan di dalam kulkas, tetap dalam keadaan terendam air dan kemas dalam wadah kedap udara, InsaAllah awet dalam satu minggu.
Dan untuk kuah santan serta kinca gula merahnya gak usah saya tuliskan yaa, pastinya sudah pada bisa membuat deh...gak perlu pake resep2an. Kalau untuk membuat juruh atau kinca gula merah ala saya biasanya saat merebus gula merah saya menambahkan daun pandan dan potongan2 kecil buah nangka masak, sehingga aroma kinca/juruh gula merahnya harum pandan serta wangi aroma buah nangka.
Okk, selamat berkarya...mudah2an berhasil, aamiin...
Jumat, 26 April 2013
Arem-Arem
Alhamdulillah...
Foto arem-arem ini sudah lama tersimpan di draft Dapur Griya Khayangan, hanya saja saya lupa untuk menuliskan resepnya, nah...kini saatnya saya dokumentasi resep arem-arem, agar sewaktu-waktu diperlukan bisa langsung ditengok disini.
Kayaknya jajanan snak ini banyak yang suka yaa...saya juga gak bakal nolak jika disuguhin lontong isi ini, dihidangkan bersama sambel kacang yang agak pedas. Wuih...sedaaap, makan 2 atau 3 bungkus langsung kenyang deh.
Arem Arem Isi Tempe dan Sayuran
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan Lontong:
500 gr beras, cuci hingga bersih
1500 ml santan (tidak perlu terlalu kental/sedang saja)
garam secukupnya
3 lembar daun salam
1 batang daun serai
Bahan Isi:
1 papan tempe kukus, haluskan agak kasar
5 buah hati ayam kukus, potong kecil2
1 buah wortel potong kotak kecil
2 buah kentang ukuran sedang potong kotak kecil
200 ml air santan
2 lembar daun salam
3 cm lengkuas digeprek
2 lembar daun jeruk purut hilangkan tulang daunnya
1 batang daun bawang iris halus
5 tangkai kemangi iris halus
3 sdm minyak goreng untuk menumis
garam dan gula secukup rasa
Bumbu Halus:
5 butir bawang merah
5 siung bawang putih
3 buah cabe merah besar
Cara Membuat:
1. Membuat Isian:
- Tumis bumbu halus dengan minyak goreng bersama daun salam, daun jeruk dan lengkuas hingga harum. Masukkan wortel dan kentang, aduk hingga rata. Tuangkan air santan, masak hingga mendidih, masukkan tempe kukus halus dan hati ayam. Aduk2 hingga tercampur rata.
- Beri garam dan gula pasir secukupnya hingga pas rasanya, masukkan daun bawang dan daun kemangi, aduk2 hingga tercampur rata dan air santan meresap dan menyusut/kering. Angkat..biarkan dingin.
2. Memasak nasi aron lontong:
- Rebus air santan, garam, daun salam dan daun serai sambil diaduk2 hingga mendidih. Masukkan beras, aduk2 sampai santan terserap oleh beras. Angkat, biarkan agar nasi aron agak dingin dan air santan benar2 terserap oleh beras (kurang lebih setengah jam, jangan langsung dibungkus dalam keadaan panas).
- ambil selembar daun pisang, beri nasi aron secukupnya, beri sesendok makan isian lalu tutup isian dengan nasi aron sambil dipadatkan biar isian tertutup nasi. Bungkus dan gulung seperti membuat lontong, sematkan dengan lidi/tusuk gigi baru. Kukus selama kurang lebih 1 jam atau hingga matang dan tanak, lebih lama waktu mengukusnya akan lebih bagus hasil lontongnya.
Pindang Tulang Iga
Menu masakan yang mudah dan cepat disajikan, rasanya asem2 segar dan sedikit manis...yang pasti nikmaat. Untuk bumbu halus...jika ada rasa malas untuk menguleg, boleh dirajang halus aja, dan bila suka rasa pedas boleh ditambahkan cabe rawit utuhan atau cabe merah besar yang dipotong2 serong.
Pindang Tulang Iga
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan :
1 kg tulang iga sapi potong2 (yang masih berdaging)
2 liter air putih
3 tangkai serai, diambil putihnya, dimemarkan
5 cm lengkuas, dimemarkan
3 lembar daun salam
2 buah tomat ukuran sedang, dipotong-potong
2-3 sdm kecap manis (sesuai selera)
1 sdm garam
1/2 sdm gula pasir
5 sdm air asam (sesuai selera rasa asamnya)
2 sendok makan minyak goreng untuk menumis
Bumbu Halus:
7 butir bawang merah
7 siung bawang putih
3 cm kunyit, dibakar
3 cm jahe
Cara Pengolahan :
1. Rebus tulang iga sapi dalam 2 liter air putih sampai matang. Angkat dan saring agar air kaldunya bening, ukur kembali air kaldu hingga tetap 2 liter, jika kurang dari 2 liter boleh ditambah air putih.
2. Masukkan kembali tulang iga sapi dalam air kaldu, masak sampai mendidih.
3. Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus, serai, lengkuas, dan daun salam sampai harum.
4. Tuang bumbu tumis ke dalam rebusan tulang iga sapi. Masukkan air asam, kecap manis, garam, dan gula pasir. Masak hingga daging empuk dan matang. 5. Menjelang diangkat, tambahkan tomat potong dan kemangi. Aduk rata sebentar lalu angkat. Hidangkan hangat dengan taburan bawang goreng dan daun bawang segar.
Happy Cooking... :)
Langganan:
Postingan (Atom)









