Sabtu, 28 April 2012
Homemade Ikan Sardines (ala ikan sardin kaleng)
Dari kecil gak suka sama sekali dengan ikan sardin kalengan, karena memang pada dasarnya saya kurang suka makan ikan. Gak tahu kenapa ikan kalengan itu menurut saya baunya sangat tidak menyenangkan, alias bau amis banget. Mungkin karena memasaknya beda cara dengan kalau memasak ikan sendiri di rumah yaa, jadi bau amis itu sangat melekat sekali...susah ilangnya.
Ternyata...anak-anak malah berbalik dengan saya, mereka sangat menyukai ikan sardin kalengan itu. Karena ikan tersebut empuk...duri dan tulangnya bisa dimakan, karena ikan sardin dimasaknya dengan metode pressure cooker.
Akhirnya sejak itu saya berusaha coba-coba bikin sendiri ikan sardin seperti yang dibeli dalam kalengan. Dan setelah coba-coba buat, malah hasilnya lebih enak dan mantaff...tidak berbau amis. Sejak itu pula saya mulai menyukai ikan sardines ala kalengan, tapi dengan syarat...harus bikinan rumah atawa bikin sendiri.
HOMEMADE IKAN SARDINES
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan:
1 kg ikan sardines/ikan krismon/ikan lemuru/ikan kembung (potong kepalanya)
3 jeruk nipis/air jeruk lemon
3 batang serai memarkan
5 cm jahe memarkan
5 lembar daun salam
2 sdt garam (secukupnya)
1 sdm gula pasir (secukupnya)
5 sdm saus tomat botolan
2 sdm air asam jawa
500 ml air putih matang
Bumbu Halus:
10 butir bawang merah
5 siung bawang putih
3 buah tomat ukuran besar
5 buah cabe merah besar
Cara Membuat:
1. Bersihkan ikan dari sisiknya, dan potong bagian kepalanya. Cuci hingga bersih, lalu tuangi air jeruk nipis atau air jeruk lemon. Diamkan kurang lebih 15 menit, kemudian bilas lagi dengan air bersih.
2. Masukkan ikan kedalam panci presto, masukkan pula bumbu halus, serai, jahe, daun salam, garam, gula pasir, saus tomat, air asam jawa dan air putih matang. Tutup panci prestonya, masak sekitar 1 sampai 1 1/2 jam. (Kalau 1 1/2 jam menurut saya ikan jadi lebih empuk..tulang dan duri lebih lunak lagi).
3. Jika sudah selesai waktu memasaknya, biarkan dingin dulu. Baru kemudian ambil dan pindahkan ikan sardin secara hati-hati, agar ikan tidak rusak atau hancur.
4. Ikan sardin bisa dikemas di kotak/box plastik kedap udara dalam jumlah sedikit-sedkit...simpan di kulkas. Bisa bertahan selama kurang lebih satu minggu. Mudah bikinnya...enak pula rasanya, lebih sedap daripada ikan sardin kalengan.
Nasi Goreng Kuning
Resep masakan ini adalah menu favorit anak-anak saya di rumah. Terutama Mas Nuha waktu masih duduk dibangku taman kanak-kanak, suka buat bekal sekolah. Bahkan resep nasi goreng kuning ini pernah saya kirim dan masuk di Tabloid "Ibu dan Anak"...tahun 2000-an kalau gak salah. Udah sangat lama sekali sih...arsip dari tabloidnya saya klipping, ada di rumah Indonesia.
Awalnya karena anak-anak suka maem nasi kuning yang biasanya dimasak dengan santan itu lhoo, cuma saja ibunya kadang males dan memang sedikit repot musti nyiap-nyiapin santan kelapa dan mengukus/masak di majig com. Bikinnya juga gak bisa sedikit...paling tidak sekitar 2 gelas beras. Naah..makanya saya punya ide membuat nasi goreng kuning dengan cara yang sangat mudah dan simpel, menyiapkannya juga cepat dan gak ribed...rasanya-pun lezat tak terkira.. :)
NASI GORENG KUNING
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan:
2 piring nasi dingin
2 lembar daun jeruk buang tulang daunnya
3 sdm minyak goreng (minyak zaitun/margarin)
Bumbu Halus:
3 siung bawang putih
3 butir bawang merah
3 cm kunyit segar dikupas kulitnya
1 batang serai diambil putihnya iris halus
1/2 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
Lauk Pauk Pelengkap:
Kering Tempe
Ikan Teri Goreng
Telur Dadar
Krupuk
Atau lauk pauk apa saja yg ada di dapur (suka-suka)
Garnis:
Daun pisang,Tomat, Daun Seledri, Daun Bawang, dll...(suka-suka)
Cara Membuat:
1. Tumis bumbu halus dengan minyak goreng atau margarin, masak dan aduk-aduk hingga matang.
2. Tuangkan nasi putih, beri daun jeruk, garam dan gula pasir. Aduk-aduk hingga merata dan matang. Angkat...
3. Hidangkan di atas piring saji, lengkapi dengan lauk pauk. Hias dengan garnis yg cantik dan menarik.
Kamis, 19 April 2012
Nugget Bihun
Bismillah...
Membuat nugget sendiri dirumah adalah sudah menjadi kebiasaan saya, sejak anak-anak masih kecil. Jarang sekali beli nugget yang dijual di super market, tetapi kadang2 juga beli sih...buat test rasa dan sedia-an aja di freezer kalau sewaktu-waktu kehabisan homemade nugget. Kalau bikin nugget sendiri biasanya memang agak banyak sekalian untuk stok, biar gak repot nantinya bolak balik bikin. Tinggal disimpen di freezer, sewaktu-waktu mau maem...minta nugget, tinggal goreng deeh... :)
NUGGET BIHUN
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan A:
300 gr daging ayam giling halus
200 gr daging udang giling halus
100 ml susu cair
3 butir telur kocok lepas
1 sdm minyak wijen
50 gr tepung maizena
150 gr bihun yang sudah diseduh
1 batang daun bawang iris halus
2 batang daun seledri iris halus
1 1/2 sdt garam (secukup rasa)
1 sdt gula pasir (sesuai selera)
1/2 sdt lada bubuk
1/4 sdt pala bubuk
===> Campur semua bahan diatas menjadi satu, aduk-aduk hingga tercampur rata.
Bahan B (Bumbu Halus):
7 siung bawang putih
5 butir bawang merah
Bahan Baluran/Bedak:
100 gr tepung terigu (secukupnya)
Bahan Celupan:
2 butir telur kocok lepas
3-5 sdm tepung terigu
sedikit garam
150 ml air putih (secukupnya, bisa ditambah jika masih terlalu kental)
===> Aduk semua bahan diatas hingga rata dan halus
Bahan Panir:
200 gr tepung roti kasar/panko
Cara Membuat:
1. Masukkan bumbu halus (Bahan B) kedalam campuran Bahan A, aduk-aduk hingga tercampur rata dan rasakan sudah sesuai belum rasanya.
2. Panaskan kukusan/dandang, lalu kukus adonan nugget kurang lebih setengah jam.
3. Setelah adonan nugget matang dan dingin, potong-potong sesuai selera. Baluri nugget dengan tepung terigu, celupkan ke larutan pencelup, dan balut dengan tepung panir. Kerjakan semua hingga selesai. Rapikan kedalam tempat kedap udara, simpan dalam freezer. Baru deh, boleh digoreng... :)
Mie Schotel Tuna Mayo
Bikin cemilan yang mengenyangkan...bisa buat bekal sekolah anak, lumayan enak...padat bergizi tinggi. Dengan isian dari ikan tuna dan mayoness...ditaburi topping keju cheddar parut, huummm...memang paduan yang pas dan yummy banget.
Mie Schotel Tuna Mayo (Mie Panggang Tuna Mayo)
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan A:
2 bungkus Mie Instan ambil mienya, rebus dan tiriskan
4 butir telur kocok lepas
===> Campur semua bahan diatas menjadi satu, aduk-aduk hingga tercampur rata.
Bahan B (Bumbu Tumisan):
1 kaleng ikan tuna
1 buah wortel potong dadu kecil lalu rebus
2 sdm penuh mayoness
1 batang daun bawang cincang halus
1 batang daun seledri cincang halus
3 siung bawang putih cincang
1/2 buah bawang bombay cincang
1 sdt lada bubuk
1/2 sdt pala bubuk
1/2 sdt garam
1 sdt gula pasir
3 sdm minyak goreng/minyak zaitun
Bahan C:
50 gr keju cheddar parut
Cara Membuat:
1. Masak Bahan B: Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum, masukkan wortel dan ikan tuna kaleng. Aduk-aduk hingga campur rata.
2. Beri garam, gula, lada bubuk, pala bubuk dan mayoness, aduk rata..masak hingga matang.
3. Tuangkan Bahan B yang sudah dimasak kedalam Bahan A. Aduk hingga semua tercampur rata.
4. Siapkan panggangan/cetakan kue lumpur, olesi dengan minyak goreng..lalu panaskan hingga benar-benar panas dengan api kecil.
5. Tuangkan adonan mie kedalam cetakan kue lumpur, taburi keju cheddar parut...panggang hingga matang. Hidangkan dengan saus sambel botol selagi hangat.
Selasa, 10 April 2012
Bolu Kukus Mekar
Bikin bolu kukus mekar yuuk...gak usah kuatir and takut gagal, selama ini saya pakai resep andalan ini. Alhamdulillah bolu kukusnya senantiasa mekar dengan sumringah. Asal...yang penting ikuti step by stepnya dengan benar. Untuk satu resep bolu kukus mekar ini lumayan banyak hasilnya, dengan menggunakan cetakan bolu kukus mekar ukuran sedang bisa jadi 20 buah kue.
Bolu Kukus Mekar
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan A:
125 gr gula pasir
1 butir telur utuh
1 kuning telur
100 ml air soda (sprite)
Bahan B:
150 gr tepung terigu
1/2 sdt Baking Powder (BPDA lebih bagus)
1/2 sdt vanili bubuk
1/4 sdt garam halus
===> Campur dan aduk-aduk merata semua bahan ini menjadi satu
Bahan C:
1 sdt SP (emulsifier)
Bahan D:
pewarna kue sesuai selera
Bahan E:
paper cup/kertas roti untuk alas bolu kukus mekar
8 buah cetakan bolu kukus mekar
Cara Membuat:
1. Siapkan panci kukusan/dandang/langseng, panaskan dengan api cukup besar, tapi jangan terlalu besar.
2. Masukkan bahan A dan bahan B ke wadah/mangkuk besar, kocok menggunakan mikser dengan kecepatan sedang, kemudian meningkat menjadi kecepatan yang tinggi selama kurang lebih 5 menit sampai adonan memucat dan mengental
3. Masukkan bahan C (emulsifier), kocok kembali menggunakan mikser...dengan kecepatan yang tinggi selama kurang lebih 5 menit juga. Hingga adonan bolu menjadi semakin putih, kental sekali dan jika baling-baling mikser diangkat keatas adonan yang menempel tidak jatuh ke bawah.
4. Bagi adonan bolu menjadi beberapa bagian di wadah /mangkok terpisah, beri pewarna sesuai selera. Kali ini saya memberi paduan warna putih, pink dan ungu...yang pasti harus ada warna putihnya, agar kombinasi warnanya lebih serasi.
5. Siapkan cetakan dan beri paper cup, tuangkan setengah sendok makan adonan putih..lalu tuang lagi adonan warna lain, tuang lagi diatasnya dengan warna lain. Begitu seterusnya hingga adonan memenuhi cetakan (isi saja cetakan dengan adonan yang penuh rata dengan permukaan atas cetakan, biar mekarnya bagus).
6. Lalu kukus didalam panci kukusan selama 10 menit dan jangan dibuka-buka sebelum 10 menit berakhir. Isi kukusan dengan adonan bolu kukus sedikit saja, misalkan 4 buah cetakan saja setiap sekali mengukus. Ini sangat harus diperhatikan, karena kalau mengisi terlalu banyak akibatnya bolu kukus tidak/susah menjadi mekar sempurna. Jangan lupa...tutup kukusan harus diberi serbet tebal/handuk untuk menghindari jatuhnya uap air atau menetesnya uap air ke adonan bolu kukus. Jika sudah 10 menit, segera buka penutup kukusan, angkat bolu kukus mekarnya...letakkan di rak pendingin kue.
Alhamdulillah, Selamat Mencoba...
Mudah-mudahan bolu kukusnya mekar berbunga, gembira tertawa semua... :)
Rabu, 04 April 2012
Urap Daun Pegagan
Enak lhoo...urap-urapan daun pegagan mentah, saya sangat suka sekaliii...Rasanya enak, segar...dan krenyes-krenyes. Dan ternyata di Kuwait untuk mendapatkan daun segar ini tidak sulit, banyak dijual di supermarket. Justru di Indonesia malah agak susah deh nyari daun pegagan (antanan) ini, heran juga yaa...
Coba deh membuat urap ini, pokoknya semua sayurnya serba mentah...banyak sekali manfaat dari daun pegagan ini. Salah satunya adalah membuat awet muda, mau kan jika kita selalu terlihat muda...
Makanya sering-sering makan sayur-sayuran segar dan dikonsumsi mentah akan lebih baik...seperti daun pegagan, lebih enak jika dimakan mentah dari pada direbus.
BIKA AMBON
Udah lama gak bikin bika ambon, selama beberapa tahun sejak tinggal di Kuwait agak males-malesan bikin kue yang unik satu ini. Sebenarnya juga pernah beberapa kali bikin, kalau pas lagi kangen banget nyemil kue bika ambon. Karena memang saya sangat suka sekali dengan jajanan masa kecil saya ini...jadi ingat almarhum bapak deh, beliau selalu bawa oleh-oleh bika ambon saat sedang dinas luar kota ke Solo. Bika ambonnya dibeli dari toko Varia di dekat pasar Klewer itu lho...halah, koq jadi mromosiin toko kue Varia. Ini sih cerita jadul...eh tapi toko Varia itu sampai sekarang juga masih eksis koq, he he hee...
Kembali ke bika ambon, kemaren pas week end hari sabtu kebetulan dapat tugas membawa kue-kue atau snek bebas dalam acara get together perwira (perkumpulan warga Indo di Kuwait), acaranya di sea side Egaila Beach. Ceritanya saya mau bikin kue yang bisa dibuat 2 hari sebelum acara...biar gak keburu-buru, maklum kan...punya momongan lil baby girl yang sedang aktif merangkak kemana-mana, juga saya musti bisa meng-arrange waktu untuk urusan dalam negeri dan urusan luar negeri. Kalau gak begitu, mana bisa saya bikin-bikin kue atau sekedar memasak...coz di rumah tak ada asisten, semua dihandel sendiri. Beginilah nasib para ibu-ibu yang migrasi ke luar kampung tercinta ya kayak gini, harus tangguh... :p
Alhamdulillah bahan-bahan sudah ada di dapur. Dalam membuat kue bika ambon ini saya selalu menggunakan santan kental yang bener-bener asli dari kelapa parut yang diperas dan diambil santan pertamanya. Saya gak mau pakai santan kalengan ataupun santan bubuk yang dicairkan dengan air. Dulu sudah pernah coba pakai santan instan seperti itu, menurut saya hasilnya tidak seperti yang saya buat kalau menggunakan santan asli. Sebenarnya menggunakan santan instan juga bisa jadi bika ambon sih, tapi sepertinya menurut saya kurang mantab gitu lhoh...rasanya kurang legit dan kuenya kurang lembut, tidak mengkilat/berminyak.
Disamping itu, ada satu lagi yang jadi keutamaan bagi saya dalam pembuatan kue bika ambon, yaitu tepung sagu/tapioka. Saya memakai tepung sagu dari Indonesia, tepung sagu tani "Alini". Mungkin juga ada merek sagu tani bagus yang lain selain Alini di Indonesia, karena saya hanya tahu merek sagu tani Alini. Kenapa saya musti pakai tepung sagu tani?...masalahnya kalau pakai tepung sagu/tapioka disini, adanya tepung tapioka made-in Thailand dan India...dan pernah saya coba pakai untuk membuat bika ambon, hasilnya tidak begitu bagus, kurang lentur, sarang gak jelas, agak keras dan padat.
Oh iya, untuk kue bika ambon ini saya posting yang memasaknya dengan cara di panggang diatas kompor lho...cara ini sangat praktis dan sederhana menurut saya. Dan sebenarnya saya memang lebih suka memanggang kue bika ambon itu tidak dengan oven, entah kenapa...sepertinya memang lebih bagus dipanggang diatas kompor deh.
Untuk resepnya, masih seperti yang dulu biasa saya pakai...resep andalan saya, sudah pernah saya posting. Bisa di lihat *disini*
Dibawah ini saya akan tunjukkan cara memanggang kue bika ambon dengan menggunakan kompor:
1. Foto di atas, untuk memanggang kue bika ambon dengan kompor...saya menggunakan alat pan datar dari besi. Bisa juga menggunakan pan dadar bulat anti lengket (Teflon/non stick)...yang diameternya agak lebar. Perlu diingat, panaskan pan datar besi atau pan dadar teflon selama kurang lebih 20 menit hingga bener-bener panas bersama cetakan muffin kecil-kecil tersebut diatas sebelum adonan bika ambon dituangkan di cetakan muffin. Dan cetakan muffin harus diolesi minyak goreng saat dipanaskan.
2. Naah..foto diatas ini, cara membuat bagian atas permukaan kue bika ambon menjadi agak kecoklatan. Caranya dengan menggunakan pan dadar teflon, panaskan pan dadar teflon dengan api kecil saja, terus letakkan kue bika ambon yang sudah matang secara terbalik seperti gambar diatas. Biarkan beberapa lama...kira-kira semenitan gitu deh, lalu angkat segera...jangan sampai terlalu gosong.
2. Seperti inilah hasil kue bika ambon saya, sesaat setelah dipanggang dengan menggunakan nyala api kompor. Hasil kuenya imut dan lumayan manis-manis kan...???, he he hee...
Selamat berkarya...semoga berhasil yaa.. :)
Langganan:
Postingan (Atom)