Kamis, 29 Maret 2012
Kripik Bawang Merah Gurih (Kripik BMG)
Bismillahirrohmanirrohiim...
Alhamdulillah, saya bisa mengikuti Tantangan Resep dari Dapur Aisyah (Group Masak di FB) untuk bulan Maret 2012 ini. Temanya mengusung tentang camilan kering yang berbahan dasar tepung terigu. Tadinya sempat berpikir-pikir lama...mau bikin apa ya? kan camilan kering dari bahan tepung terigu itu banyak sekali macam-macamnya. Jadi malah bingung aja kerjaannya..kebanyakan mikirnya, ngerjainnya belum belum aja. Dan tiba-tiba terbersit dalam pikiran saya...ingat saat masih di Cilegon, pernah bikin kripik bawang merah. Kripik ini sering saya buat saat menjelang lebaran...untuk dibawa ke rumah orang tua saya dan mertua saya saat mudik idul fitri.
Resepnya sederhana sekali, bahan-bahannya mudah didapat dan gampang membuatnya. Rasa kripiknya gurih..empuk dan renyah, nggak eneg..tidak mbosenin deh, tanpa sadar tau-tau bisa habis setoples sendirian. Dulu resep ini pertamanya dapat diajari oleh tetangga dekat yang asli orang Cilegon, karena memang beliaunya jualan kripik bawang merah.
Resep awalnya dengan perbandingan tepung terigu dan tepung tapioka adalah 1:1, terus diberi bumbu-bumbu secara feeling aja, jadi tidak ada ukuran pastinya. Pemakaian telur juga hanya satu buah untuk berat tepung terigu 500 gr, jadi menurut saya kurang empuk...agak keras saat digigit. Maka saat saya bikin kripiknya waktu itu agak dirubah sana sini resepnya, baik perbandingan tepungnya..maupun bumbu-bumbunya agar sesuai dengan selera lidah saya. Akhirnya tunailah resep modifikasi saya, dan sejak itu pula selalu saya gunakan untuk membuat kripik BMG ini. Dengan tanpa penggunaan bahan tambahan pangan/bahan additif dan MSG...kripik bawang ini tetap lezatoss deh.
KRIPIK BAWANG MERAH GURIH (Kripik BMG)
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan:
250 gr tepung terigu
100 gr tepung tapioka
1 sdt garam halus
1/2 sdt gula pasir
1/4 sdt lada bubuk
1 buah telur kocok lepas
5 butir bawang merah cincang halus
150 ml santan kental
Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng kripik
Cara Membuat:
1. Masukkan tepung terigu dan tepung tapioka dalam suatu wadah, tambahkan garam halus, gula pasir, lada bubuk, dan bawang merah cincang, aduk hingga semua tercampur rata.
2. Tuangkan telur kocok dan santan kental, aduk lagi hingga adonan bergumpal-gumpal. Hentikan mengaduk, diamkan adonan kurang lebih selama 15 menit dan tutup dengan lap/serbet bersih.
<3. Siapkan alat giling mie/mesin pasta, giling adonan kripik dari no .1 dan giling hingga kalis, kurang lebih 3 kali. Lanjutkan giling ke no.2, giling 2 kali. Naik lagi giling ke no.3, lanjut terus hingga terakhir giling ke no.5. (Ini untuk gilingan mie saya, beda merek beda pula no urut gilingnya. Ada yang dari no.besar ke no.kecil).
4. Taburi adonan kripik yang sudah tipis dengan tepung terigu, potong sepanjang 30cmx15cm kemudian gulung dan olesi dengan air diujung gulungan. Potong serong dengan pisau yang tajam. Kalau mau dipotong dengan model cheese stick/ panjang, kotak persegi panjang, jajaran genjang atau model lain juga boleh...tergantung selera dan kreatifitas masing-masing.
5. Goreng dalam minyak goreng dengan panas api sedang. Bolak balik kripiknya agar tidak gosong, jika sudah kuning kecoklatan segera angkat, dan tiriskan. Dinginkan...baru disimpan dalam tempat yang kedap udara, atau dikemas dengan plastik/toples bening.
#Note;
Jika tidak mempunyai alat giling pasta/mie, adonan kripik bawang merah bisa digiling diatas selembar plastik lebar dan agak tebal dan dilapisi plastik lagi...kemudian digiling dengan alat giling kayu, tipiskan..sampai ketipisan yang pantas. Potong-potong dengan pisau, bentuk potongan kripik sesuai selera...taburi dengan tepung terigu agar tidak saling menempel.
Selamat berkreasi...dan mencoba sesuatu yang berbeda itu suatu tantangan yang menarik lho.. :)
Bakso Daging Sapi Homemade
Setiap bulan sekali saya selalu membuat bakso sendiri, untuk stok sewaktu-waktu kepingin makan bakso kuah, atau mau bikin mie ayam, untuk campuran bikin nasi goreng atau bikin cap cay dan lain-nya. Untuk 1 kg daging sapi biasanya saya memperoleh butiran bakso sejumlah kurang lebih 150 biji, lumayan banyak kan, he he hee...
Sebenarnya disini juga ada beberapa orang yang menjual bakso froozen, tapi saya merasa lebih comfort untuk bercapek ria nguplek adonan bakso sendiri. Dan tentu saja memang lebih mantaff rasa dagingnya...meskipun mungkin tak sekenyal/tak se-empuk bakso beli. Karena bakso beli itu menurut saya memakai bahan tambahan pangan (bahan additif) yaitu bahan pengenyal bakso.
Saya tidak antipati terhadap bahan pangan tambahan, tetapi hanya ingin lebih meminimalkan pemakaian bahan pangan tambahan seperti itu dalam menghidangkan masakan sehari-hari dirumah, seperti MSG (penyedap masakan)...tidak harus selalu saya gunakan untuk menggurihkan masakan didapur saya.
Bahan pengenyal bakso itu memang dibolehkan dalam pembuatan adonan bakso, asalkan bahan pengenyalnya sesuai takaran yang disarankan (maksimal 0,3-0,5% berat total adonan) dan bener-bener sudah dinyatakan foodgrade. Yang saya tahu bahan pengenyal bakso yang diijinkan itu ada beberapa macam, salah satu diantaranya yang sangat populer adalah STPP (Sodium Tripolyphospat), dan Phosmix (berbagai macam campuran dari phospat). Sodium Bikarbonat (soda kue/baking soda) juga bisa digunakan sebagai bahan pangan tambahan untuk mengenyalkan bakso, tetapi tak sebagus hasilnya bila memakai bahan pengenyal dari STPP atau Phosmix. Bahan-bahan tambahan pangan ini bisa dibeli dan diperoleh di toko bahan kimia, atau kios-kios penggilingan bakso di pasar, kadang juga tersedia di TBK (toko bahan kue).
Ini semua hanya sekelumit ilmu pengetahuan saya tentang perbaksoan...kebetulan saya punya adik di Jakarta yang punya usaha homamade froozen food dan kerabat dekat yang tinggal di Malang punya usaha penggilingan daging bakso, asyik kan...jadi sedikit dapat bocoran ilmu perbaksoan baik yang menggunakan bahan pengenyal atau tanpa bahan pengenyal, Alhamdulillah...
Seperti biasa resep bakso andalan saya tanpa bahan tambahan pangan (non bahan pengenyal dan non MSG) sudah sering saya posting di blog Dapur Griya Khayangan. Agar tidak bingung mencari-cari, ya okkey...saya akan tuliskan kembali resepnya.
Bakso Daging Sapi (Tanpa bahan pengenyal, pengembang dan tanpa MSG)
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan:
500 gr daging sapi segar yang sudah digiling (bagian paha/sengkel)
10 siung bawang putih di goreng
10 butir bawang merah di goreng
1 sdt merica halus
2 sdt garam (secukupnya)
1 sdt gula pasir
1 putih telur
75-100 gr tepung tapioka (jangan lebih dari 100 gr yaa...nanti baksonya keras)
75-100 gr tepung tapioka (jangan lebih dari 100 gr yaa...nanti baksonya keras)
250 gr es batu dihancurkan
(pakai air dingin dr kulkas jg bisa, pemakaian air es ini bisa kurang atau lebih yaa...tergantung kadar air dari dagingnya juga, maka sebaiknya diperhatikan dan jangan langsung menuang air sekaligus, sedikit2 lebih baik)
(pakai air dingin dr kulkas jg bisa, pemakaian air es ini bisa kurang atau lebih yaa...tergantung kadar air dari dagingnya juga, maka sebaiknya diperhatikan dan jangan langsung menuang air sekaligus, sedikit2 lebih baik)
Cara Membuat:
1. Masukkan daging giling ke dalam Food Processor (bisa pakai chopper). Tambahkan bawang merah, bawang putih, merica halus, dan sebagian es batu. Giling selama kurang lebih 5 menit hingga halus.
2. Masukkan tepung sagu, garam, gula pasir dan sisa es batu, proses atau giling kembali sekitar 10 menit hingga halus dan licin.
3. Bulatkan adonan bakso dengan menggunakan tangan, ambil dengan sendok. Ukuran bulatan bakso sesuai selera bisa besar, kecil atau sedang.
4. Masukkan bola-bola daging yang terbentuk ke dalam air panas yang belum mendidih sekali (suhu sekitar 70'C - 80'C).
5. Lalu rebus kembali, bila sudah terapung segera angkat bola2 baksonya. Tiriskan, biarkan dingin. Jangan terlalu lama merebus, nanti bola-bola bakso menjadi tidak mulus hasilnya (merekah).
6. Kemas bakso yang sudah dingin dalam kantong plastik, simpan di dalam lemari es atau freezer sebagai stok bakso dirumah.
# Tips and Triks:
1. Jika ingin bakso yang lebih kenyal dan kress2 saat dimakan, bisa ditambahkan 1/4 - 1/2 sdt soda kue atau baking powder, saya sarankan tidak lebih dari 1/2 sdt. Karena saya sudah mencoba dengan menambahkan 1 sdt soda kue/baking powder, tekstur daging bakso jadi membal (terlalu kenyal) dan gak enak banget rasanya dilidah. Saat direbus bersama kuah bakso, pentol/daging bakso jadi mengembang besar sekali dan terkadang sampai merekah. Maka sebaiknya sedikit saja penggunaannya, atau lebih baik gak pakai sama sekali, saya kapok deh pakai soda kue/baking powder. Tapi memang beda hasilnya yaa...pentol bakso tanpa bahan pengembang pasti lebih padat teksturnya, akan tetapi lebih aman dan sehat buat tubuh kita.
2. Untuk mensiasati agar pentol bakso yang tanpa bahan tambahan pengembang dan pengenyal menjadi pentol bakso yang lebih terasa kenyal dan lembut ada tips2 nya:
- Pertama kali, gunakan daging sapi giling yang sudah disimpan dulu di freezer. Keluarkan daging sapi, thawing/biarkan sebentar agar setengah beku, baru di proses dengan alat pemroses bakso.
- Kedua kali, setelah selsai proses penggilingan hingga adonan bakso benar2 halus, pindahkan adonan bakso ke dalam baskom/panci...kemudian uleni dan aduk2 dengan tangan sambil dibanting2 pelan selama kurang lebih 5-10 menit.
- Ketiga kalinya, adonan bakso yang sudah di uleni tutup dengan plastik/cling wrap dan simpan dalam kulkas selama kurang lebih 1-2 jam, agar adonan bakso beristirahat sejenak waktu membentuk serat dan pori2 juga agar adonan kembali dingin. Setelah itu baru dicetak dan direbus.
Selamat bereksperimen, semoga berhasil memuaskan... :)
Selasa, 27 Maret 2012
Sayap Ayam Goreng Tepung ala Korean Fried Chicken
Sebenarnya saya tuh belum pernah nyobain menu ayam goreng ala Korea lho, bener aja...cuma saja koq penasaran sama postingan teman-teman di group FB Indonesian FoodBlogger yang sedang pada ngrumpiin makanan Korea yang lagi naik gaungnya..alias booming di seantero dunia ini. Waah...Korea, sekarang jadi trend setter deh...jadi heran sendiri saya.
Makanya saya coba juga ngintip-ngintip resep dan cara pembuatannya di youtube, bagaimana dan seperti apakah menu Korean Fried Chicken itu. Wal hasil karena untuk bumbu-bumbunya agak asing buat saya, ya sudah...demi menyalurkan penasaran rasa, saya utak atik aja...modifikasi bumbu dengan bahan-bahan yang ada di dapur. Ceritanya ini mengarang bebas resep Korean Fried Chicken (KFC)...menurut saya sih yang penting sesuai selera lidah si peramu resepnya aja. Yang penting rasa enaklah...katanya yang udah pernah nyoba masak dan makan sih, KFC ini harus berasa pedas, gurih dan agak ada rasa asem dan manis dikit. Bisa ngebayangin gak ya, seperti apa rasanya? hi hi hiii...
Di resepnya ada satu jenis bumbu dasar yang harus atau sering dipakai dalam menu masakan Korea...yaitu red chili pasta atau istilah sananya Gochujang (ini yang bikin ayam gorengnya berwarna merah dan berasa pedaaasss...!!!). Karena gak punya Gochujang, pula belum paham apa saja ingredient-nya...ya sudah mengira-ngira saja. Untuk bumbu-bumbu saya telah ramu dibawah ini.
Dan Alhamdulillah...kata anak wedok enak banget, pedaaass...tapi enak Mama, ayam gorengnya is the best. Besok bikin lagi ya Ma, Hasna sukaa.. :)
Sayap Ayam Goreng ala Korean fried Chicken
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan:
750 gr sayap ayam (14 buah sayap ayam)
Bahan Marinade:
1 sdm air jeruk lemon/nipis
2 siung bawang putih dihaluskan
1 1/2 sdt garam
1 sdt lada bubuk
1/2 sdt cabe bubuk
1 sdt jahe parut
2 sdm tepung terigu
1 sdm tepung maizena
1 putih telur
1 sdt baking powder
3 sdm susu cair
Bahan Saus Gochujang/Red Chili Pasta:
1 sdm minyak zaitun
1 sdt minyak wijen
2 siung bawang putih dihaluskan
1 sdm bawang bombai cincang halus
2 sdm saus tomat
3 sdm saus sambel pedas
1 sdt cabe bubuk (kalau suka pedas bisa ditambah)
1 sdm kecap asin
1 sdm madu
1 sdt air jeruk lemon
1/4 sdt garam (secukupnya)
1 sdt gula merah (secukupnya)
Bahan Taburan:
1 sdm wijen sangrai
Cara Membuat:
1. Masukkan sayap ayam kedalam wadah, campur dengan semua bahan marinade...aduk-aduk hingga semua sayap ayam tercampur dengan rata. Diamkan kira-kira 15 menit.
2. Goreng sayap ayam didalam minyak goreng yang panas hingga matang, garing dan kering. Angkat dan tiriskan.
3. Buat saus gochujang: panaskan minyak zaitun, tumis bawang putih cincang, bawang bombai hingga layu dan harum. Tuangi minyak wijen, saus tomat, saus sambel dan cabe bubuk...aduk rata.
4. Tuangi kecap asin, madu dan air jeruk lemon. Aduk lagi hingga tercampur rata. Beri garam secukupnya jika masih kurang asin, dan tambahkan gula merah atau gula pasir jika suka lebih terasa manisnya. Aduk-aduk hingga saus gochujang matang dan kental.
5. Masukkan sayap ayam goreng kedalam saus gochujang, aduk-aduk hingga seluruh sayap ayam goreng terbalut oleh saus merah tersebut. Angkat...letakkan di piring datar, taburi dengan wijen yang sudah disangrai. Dan segera sajikan untuk dinikmati bersama keluarga tercinta.
Selamat mencoba...semoga menyukai :)
Empal Gepuk Manis Pedas
Bikin empal gepuk yang agak beda dari biasanya, biar sedikit bervariasi dalam merasakan empal yang biasanya berasa manis gurih. Naah...kali ini saya tambahkan sebuah cabe merah besar dalam bumbu ungkepnya daging, dan so pasti akan menjadi bedakan...???, ada sensasi pedas-pedasnya dikit, tapi cukup sopan koq...nggak terlalu nendang pedasnya... :p
EMPAL GEPUK MANIS PEDAS
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan:
500 gr daging sapi has dalam
3 lembar daun salam
3 cm laos digeprek
2 cm jahe digeprek
3 lembar daun jeruk
1 sdt garam (secukupnya)
1 sdm gula merah
1/2 sdm gula pasir
1 sdm air asam (dari 3 mata asam direndam air mendidih, saring)
1 1/2 liter air putih
Bumbu Halus:
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
1 sdt ketumbar sangrai
2 cm kencur
2 buah cabe merah besar hilangkan bijinya
Cara Membuat:
1. Rebus daging sapi kedalam air mendidih, masak hingga daging berubah warna dan setengah matang. Angkat..ambil daging sapinya. Potong tipis-tipis searah dengan serat daging. Pukul-pukul atau gepuk-gepuk dengan alat pemukul daging, agar serat dagingnya agak retak.
2. Taruh daging yang sudah digepuk di panci lalu masukkan bumbu halus, garam, gula merah, gula pasir, dan air asam. Aduk-aduk perlahan agar bumbu menyatu dan meresap, biarkan kira-kira 1/2 jam.
3. Rebus daging sapi yang sudah berbumbu bersama sisa air rebusan daging sebelumnya, tambahkan daun salam, daun jeruk, laos dan jahe, masak hingga matang dan air mengering/menyusut. Angkat dan dinginkan.
4. Goreng daging empal dengan minyak goreng di api yang sedang saja panasnya, bolak balik agar tidak gosong...segera angkat dan tiriskan. Sajikan dengan ditaburi bawang goreng.
Sabtu, 24 Maret 2012
Tempe Kacang Tanah Homemade
Tempe kacang tanah sering saya jumpai saat saya masih tinggal di kota Malang, tempat saya kuliah dulu. Sepertinya belum pernah saya menjumpai tempe kacang tanah ini di daerah lain. Rasanya enak, lembut dan gurih...warna agak coklat kemerah-merahan. Dibuat dari kacang tanah yang sudah diambil minyaknya, jadi sebenarnya tempe kacang itu dibuat dari ampas/sisa kacang tanah yang sudah diambil sari-sarinya. Tapi gak apa-apa...tetep masih ada nilai gizinya koq, he he hee...
Karena dalam pembuatan tempe ini saya tidak mengambil sari/minyak dari kacang tanahnya, maka tempe kacang tanah buatan saya murni dari kacang tanah segar. Jadi tentu saja nilai gizinya dijamin masih utuh dan rasanya lebih lezat ketimbang tempe kacang yang dari bahan ampasnya kacang tanah. Dan warna tempenya lebih terang tidak segelap kalau memakai bahan ampas kacang tanah, karena kalau dari ampas kacang tanah, kulit ari kacang tanah yang kemerahan itu ikut serta bersama ampasnya sehingga membuat tempe kacang tanah menjadi coklat kemerahan.
Untuk cara-cara atau prosedur pembuatan tempe kacang tanah ini tidak jauh beda dengan pembuatan tempe kedelai. Proses pembuatannya bisa mengacu kepada pembuatan tempe kedelai homemade yang sudah saya posting sebelumnya *disini*
Saran saya jika ingin membuat tempe kacang tanah, lebih baik beli kacang tanah yang sudah dihilangkan kulit arinya. Di pasar atau di supermarket kan sekarang sudah ada kacang tanah yang kulitnya sudah dibersihin, jadi gak perlu lagi kupas-kupas. Masalahnya memang yang paling lama adalah menguliti kacang tanah ini saat setelah dilakukan perendaman dan perebusan pertama, untuk mengelupasi kulit kacang tanah ini butuh waktu dan kesabaran tingkat tujuh langit deeh...pokoknya capek tenan. Kecuali kalau punya alat pemecah kulit kacang elektrik ya...its okk aja.
Secara garis besarnya saya akan coba tuliskan step by step pembuatan tempe kacang tanah ini, agar nantinya tidak ada faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan panen tempe:
1. Kalau untuk skala rumah tangga aja, bikin tempenya jangan banyak-banyak...maksimal 1 kg kacang tanah.
2. Rendam kacang tanah ke dalam air yang mendidih, lalu biarkan semalam (12 jam).
3. Bersihkan kacang tanah dari kulit arinya, kalau cara saya: kacang tanah dimasukkan kedalam chopper...lalu giling agak kasar, jadi asal kulit kacang tanah bisa terpecahkan, dan memang kacang tanah jadi agak terbelah-belah lebih kecil (agak hancur tapi kasar-kasar, gak masalah). Kalau gak ada chopper bisa pakai alat giling/grinder bumbu yang manual.
4. Rebus kembali kacang tanah yang sudah bersih dari kulit hingga matang (kurang lebih 1 jam).
5. Tiriskan kacang tanah hingga airnya bener-bener tuntas dan kering.
6. Taburi dengan ragi tempe, perbandingannya untuk 1 kg kacang tanah jumlah ragi tempenya kurang lebih 20 gr (1 sdm penuh), ratakan keseluruh kacang tanah dengan cara mengaduk-aduk kacang tanah dengan tangan.
7. Bungkus dengan plastik atau daun pisang, tusuk-tusuk plastik dengan jarum...agar ada sirkulasi udara didalam plastik pembungkus tempe.
8. Simpan dan letakkan di rak-rak yang bersirkulasi udara baik, tunggu hingga hari ketiga...InsaAllah tempe kacang tanah sudah bisa dipanen.
Alhamdulillah...
Selamat berksperimen...semoga berhasil :)
Roti Isi Tuna Mayo
Alhamdulillah, stok bahan-bahan didapur sudah komplit lagi...mohon dimaklumi karena seminggu sekali baru bisa keluar rumah buat belanja keperluan dalam negeri, nunggu bapak juragan agung libur kerja...hi hi hiii.
Ayuk kita bikin roti yang seperti saya buat ini, roti tuna mayo...enak banget lho, empuuk dan lembut banget. Aroma isi tuna mayo sangat menggoda sekali saat dipanggang berbaur wangi keju cheddar. Pokoknya dijamin gak mbosenin rasa rotinya... :)
Maaf nih...gara-gara ngoven roti sambil disambi-wara wiri ngurusin pekerjaan lain...sampai kelupaan sama roti yang udah matang di oven, haduuuh..jadi agak gocong deh bawahnya... :p
ROTI ISI TUNA MAYO
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan:
500 gr tepung terigu protein tinggi
100 gr gula pasir
10 gram (1 sachet) ragi instan
2 sdm susu bubuk
1/2 sdt garam
4 kuning telur
1 putih telur
150 ml air putih
100 gr margarin/butter
Bahan Isi Tuna Mayo:
1 kaleng ikan tuna (150 gr)
3 siung bawang putih cincang halus
1/2 buah bawang bombay ukuran sedang cincang halus
1/2 sdt lada bubuk
1/2 sdt pala bubuk
1/2 sdt garam (sesuai selera)
1 sdt gula pasir (sesuai selera)
4 sdm mayoness
1 buah wortel sedang potong dadu kecil
1 batang daun seledri cincang halus
1 batang daun bawang cincang halus
2 sdm minyak zaitun/minyak goreng biasa juga boleh
Bahan Olesan
1 kuning telur
2 sdm susu cair
===> Campur semua menjadi satu
Bahan taburan:
100 gr keju cheddar parut
Cara Membuat:
1. Memasak Bahan Isi: tumis bawang putih dan bawang bombay dengan minyak zaitun hingga harum dan berubah warna, masukkan ikan tuna kaleng, wortel, daun bawang, daun seledri, aduk-aduk hingga rata. Masukkan garam, gula, lada halus, pala, dan mayoness...aduk-aduk hingga tercampur rata. Jika sudah matang segera angkat.
2. Siapkan loyang muffin dan masukkan kedalamnya paper cup garis tengah 5-7 cm, sisihkan.
3. Membuat adonan roti/dough:
- Aduk rata tepung terigu, gula pasir, ragi instan dan susu bubuk.
- Masukkan telur dan air, uleni hingga rata.
- Masukkan margarin, uleni hingga kalis dan lembut.
- Bulatkan dan diamkan selama 1 jam.
- Jika sudah mengembang, kempiskan adonan roti/dough.
- Timbang adonan masing-masing 40-50 gr, bulatkan kembali.
- Ambil satu buah adonan, pipihkan dan beri isian tuna mayo, bulatkan dan taruh di paper cup.
- Istirahatkan kurang lebih 30 menit.
4. Panaskan oven dengan temperatur 175-180'C, olesi adonan yang telah diistirahatkan dengan bahan olesan, taburi keju cheddar parut. Panggang selama 15 menit atau hingga roti matang.
#Note:
Jika memakai bread maker (BM), semua bahan tinggal dimasukkan ke mangkuk BM...lalu setting untuk membuat dough. Biarkan si Om BM yang memutar adonan, lalu kita lakukan pekerjaan lain, 1.5 jam kemudian adonan roti bisa langsung dibentuk bulat-bulat. Mudah dan cepat, tangan dijamin gak pegel menguleni adonan roti...dan hasil rotinya juga bagus mulus. Makanya...yang belum punya BM, ayo buruan beli belii... :)
Kue Lopis
Jajanan tradisional ini dulu sering saya nikmati saat masih dikampung bundaku...seringnya sih beli saja karena memang ibu saya gak pernah bikin kue lopis. Kalau dikampung saya lopis itu dibungkus seperti lontong, jadi kalau udah matang dipotong-potong bulat.
Di pasar biasanya dijual oleh simbok-simbok, belinya bisa lopis aja atau bisa juga dicampur dengan cenil, gethuk singkong, gathot, grontol dan tiwul...satu lagi sama ongol-ongol yang warnanya agak coklat keiteman. Wis deh...jajanan pasar emang sangat ngangenin, makanya kali ini saya juga coba bikin kue lopis. Saya membuat kue lopis ini dengan cara merebus di panci presto, biar lebih cepat matang...hanya 1 jam sudah matang kue lopisnya...cepatkan, he he hee...
KUE LOPIS
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan
Bahan:
300 gr beras ketan putih, rendam dengan 1 liter air dan 1 sdm air kapur sirih selama 1 jam
150 gr kelapa parut, tambahkan 1/4 sdt garam lalu kukus
Bahan Saus Gula Merah/Kinca:
200 gr gula merah
50 gr gula pasir
250 ml air
2 lembar daun pandan
1/4 sdt garam
Cara Membuat Saus Gula Merah/Kinca:
1. Masukkan gula merah, gula pasir, air, daun pandan dan garam kedalam panci. masak hingga gula larut dan mendidih.
2. Setelah mengental angkat dan saring. Dinginkan.
Cara Membuat Kue Lopis
1. Setelah beras ketan putih direndam selama 1 jam, tiriskan. Lalu siapkan daun untuk membungkus.
2. Boleh dengan membungkus beras ketan putihnya seperti membungkus lontong, atau dibungkus segitiga seperti foto kue lopis diatas. Isi penuh kedalam daun yang sudah dibentuk segitiga dengan beras ketan putih, lipat memutar sampai seluruh permukaan tertutup, semat dengan lidi. Atau jika ingin lebih kuat lagi ikat dengan benang atau tali rafia diseluruh permukaan bungkusan daunnya.
3. Rebus bungkusan kue lopis didalam panci selama kurang lebih 4 jam. Kalau saya inginnya cepet...jadi pakai panci tekan aja, kalau pakai panci presto sangat efisien waktu hanya 1 jam sudah matang, InsaAllah...(tergantung banyak atau sedikit yang direbus juga sih, kalau banyak ya ditambah waktunya 1/2 sampai 1 jam-an...gitu deeh).
4. Jika sudah matang, angkat dan tiriskan, biarkan sampai dingin dulu. Setelah dingin bisa dihidangkan dengan taburan kelapa parut dan disiram saus gula merah, sluurrp...legit manis dan kenyil-kenyil, nyam nyam... :)
Langganan:
Postingan (Atom)