Rabu, 27 Agustus 2014

Sambal Bawang Merah Bu Ita



Bismillah...

Duh, lama tak update blog yaa...hampir 3 bulan pojok ruang dapur ini saya tinggalkan, dalam rangka mudik ke kampung tercinta.
Kali ini mencoba untuk mengusir rasa malas, pemanasan...mulai mencoba menulis resep deh. Biar semua yang sudah saya rencanakan dapat teraplikasikan di blog masak ini. Pelan2 dan santai saja...karena menulis itu memang butuh waktu dan memeras pikiran, untuk menumpahkan kata demi kata hingga terjalin apik dan mudah dibaca serta dipahami.

Okk deh...
Untuk saat ini saya ingin berbagi resep membuat sambal bawang...tapi maaf ya, ini bukan sambal bawang ala Bu R*d* dari Surabaya yang terkenal seantero Indonesia itu. Sambal bawang ini asli bikinan saya, resepnya juga ala saya saja. Sambal bawang dari Surabaya itu juga sudah pernah saya cicipi karena penasaran, dibelikan suami saat ke Surabaya. Memang top banget pedasnya, rasanya juga nikmaat...kenikmatan sambalnya yang bikin nagih setiap orang. Setelah saya rasa2...didalam sambalnya yang pedas itu seperti ditambahkan penyedap rasa (msg), jadiii...menurut saya itulah salah satu alasan kenapa sambalnya jadi super duper bikin nagih ingin terus mencicipi dan laris manis.

Nah, yuk kita bikin sendiri saja menguleg sambal bawang merah ala kita sendiri...sesuai selera kita. Dan pastinya kalau bikin sendiri lebih terjaga bahan2nya dari hal2 yang tidak di inginkan, seperti penambahan msg dan bahan pengawet makanan, lagian juga...lebih murah sekali kalau buat sendiri. He hee...emak2 yang suka ngoprek di dapur pasti gak mau merugi kan...





Sambal Bawang Merah Bu Ita
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
150 gr bawang merah (jika ingin pedas sedang, bawang merahnya 200 gr)
150 gr cabe rawit merah
1 sdm ebi kering, rendam air panas.
200 ml minyak goreng
200 ml air putih (bisa kurang atau lebih, sesuai selera)
1 sdm garam (secukup rasa)
1/2 sdm gula pasir (sesuai selera manisnya)

Cara Membuat:
1. Kupas bawang merah, lalu iris tipis seperti akan dibuat bawang merah goreng.
2. Rebus cabe rawit merah sampai agak layu, kenapa musti direbus...supaya tidak berbau langu dan pedasnya tidak membuat sakit perut/perut panas setelah dikonsumsi. Pilih cabe rawit yang segar (fresh), jenis cabe rawit besar dan warnanya campur gitu yaa...ada yang hijau muda, orange dan merah. Kalau didaerah jawa tengah dan jawa timur cabe jenis ini banyak sekali di pasar. Orang2 di daerah saya suka menyebut dengan julukan lombok setan...karena memang cabenya super pedas.
3. Uleg atau tumbuk ebi dan cabe rawit di atas cobek atau lumpang (boleh juga di blender kasar2), jangan terlalu halus mengulek atau menumbuknya, lebih terasa nikmat kalau cabe rawitnya agak kasar2 gitu.
4. Panaskan minyak goreng, lalu masukkan bawang merah iris, goreng sampai setengah matang.
5. Masukkan cabe rawit yang sudah di uleg kasar, aduk2 hingga sambal tercampur rata, beri garam dan gula pasir, tuangi air putih. Masak terus hingga air menyusut tapi tidak sampai habis dengan api sedang. Koreksi rasanya, jika kurang garam atau gula boleh ditambahkan. Penambahan air putih ini agar sambal tidak terlalu banyak menggunakan minyak alias pengiritan dan kita tidak merasa terlalu bersalah minum minyak goreng, juga memberi efek lembab dan basah pada tekstur sambalnya.
6. Kalau sambal bawang merah sudah dingin, bisa disimpan dalam botol/toples kaca. Jika untuk stok dan ingin lebih awet boleh disimpan dalam kulkas.

Selamat Mencoba...

Minggu, 18 Mei 2014

Kue Kering Semprit Bunga Dahlia


Bismillah...

Asli...sebenarnya saya itu paling kurang berminat membuat kue kering atau cookeis, karena pada dasrnya saya memang tidak terlalu suka makan kue kering dan biskuit dari kecil. Jadii...kalau disuruh bikin cookies seringnya agak malas atau tidak terlalu bersemangat, berbeda jikaharus bikin cake atau kue2 lainnya.

Makanya dari dulu saya tidak pernah menerima pesanan kue kering saat masih tinggal di Indonesia, padahal kalau saya mau bikin, banyak juga yang ingin pesan buat sajian lebaran. Tapi ya gitulah saya, terlalu idealis dengan prinsip. Karena kurang suka bikin kue kering, ya tidak terlalu memaksakan diri untuk bisa bikin. Tetapi sebenarnya juga bisa kalau ada niat...itupun saya bikin kue kering karena untuk hantaran saat mudik lebaran, untuk kedua orang tua saya dan keluarga mertua saya. He he hee...

Karena pas ada event bulanan dari group Dapur Aisyah di Facebook, coba2 kembali deh melemaskan jari2 untuk menyemprit kue kering. Jadi ada semangat nih...walaupun lebaran juga masih jauh, iseng2 saja membuat keu kering semprit bunga, resepnya membuka2 lagi catatan buku primbon jadul saya. InsaAllah nanti akan melanjutkan membuat jenis2 kue kering lain yang biasa menjadi sajian khas lebaran. Untuk sementara sebagai pemanasan saya mengawali dengan kue kering semprit bunga dahlia.




Kue Kering Semprit bunga Dahlia
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
150 gr margarin 
150 gr mentega (butter)
150 gr gula pasir halus (saring/ayak lebih dahulu)
2 kuning telur kocok lepas
200 gr tepung terigu
50 gr tepung maizena
30 gr susu bubuk
20 gr tepung kustard
5 buah manisan ceri merah potong kecil2


Cetakan kue kering semprit bunga dahlia dan cetakan/cookies cutter kue kering bunga melati.


Cara Membuat:
1. Sebelumnya, campur menjadi satu tepung terigu, tepung maizena, susu bubuk dan tepung kustard menjadisatu lalu saring/ayak dengan saringan.
2. Kocok margarine, mentega dan gula pasir halus dengan mixer/wisk sampai tercampur rata dan lembut/halus (jangan sampai mengembang pucat yaa, cukup sampai gula larut dan tercampur halus…efeknya nanti kue kering jadi melebar saat dipanggang sehingga bentuknya kurang cantik).
3. Masukkan kuning telur, kocok hingga kuning telur tercampur rata. Sekali lagi hanya cukup sampai adonan tercampur rata dan lembut/halus, tidak harus mengembang putih.
4. Tuangkan campuran tepung yang sudah disaring sedikit demi sedikit, aduk  dengan spatula hingga adonan tercampur rata.
5. Siap untuk dicetak menggunakan spuit bentuk bunga dahlia, lalu beri hiasan diatas kue kering dengan potongan buah cherry. Atau bisa juga dicetak bentuk lain dengan menggunakan cookies cutter sesuai selera.
6. Panggang di dalam oven dengan suhu 150-160'C selama kurang lebih 20-30 menit hingga kue kering matang.


Ini kue kering bunga melati dengan resep yang sama, dicetak pakai cookies cutter bentuk bunga melati.


# Note: 
- Adonan kue kering ini selain untuk membuat kue kering semprit bunga dahlia, bisa juga digunakan untuk membuat kue kering bentuk lain dengan menggunakan cookies cutter. Seperti tampak pada foto diatas, itu kue kering bunga melati yang bagian tengahnya saya isi dengan selai strawberry. 
- Selain itu juga resep adonan kue kering ini bisa juga untuk membuat kue kering varian lain, seperti kue putri salju. Jika ingin menjadikan resep kue putri salju tinggal menambahkan kacang tanah/kacang mede sangrai yang sudah diblender agak halus/setengah kasar, kemudian dibentuk sesuai selera. Ataupun jika ingin berkreasi dan bereksplorasi dengan resep dasar kue kering semprit ini akan bisa menjadi berbagai macam jenis kue kering istimewa.


Selamat Mencoba...

Minggu, 11 Mei 2014

Swedish Meatball ala Restoran IKEA



Bismillah...

Sering mungkin yaa, kalau yang suka jalan2 dan belanja ke IKEA lalu mampir ke restonya. Salah satu menu yang jadi andalan kami (terutama anak saya) adalah Swedish Meatball. Sebenarnya menu ini biasa saja dan tidak menjadi menu spesial...hanya saja karena menu2 lain yang tersaji agak kurang sesuai dilidah kami jika terpaksa harus lunch atau dinner di warung makannya IKEA. Karena menu2nya disini menyesuaikan selera masyarakat Kuwait dimana saya tinggal...tentunya ya masakan2 bercitarasa khas Timur Tengah. Walaupun sudah lama tinggal disini, lidah saya ternyata masih kurang bisa menerima aroma and rasa masakan khas arabic...tapi kalau sekali2 untuk sekedar pingin dan icip2 masih bolehlah, tapi sedikit aja.

Seperti biasa saya itu orangnya suka penasaran dan tertarik untuk berpayah2 sedikit dan repot di dapur, mencoba membuat menu ini sangat tidak sesulit seperti memegang bayangan. Resep meatball ini saya rekayasa sendiri, setelah sebelumnya buka2 ensiklopedia pintar di Om Google. Oh ternyata...tidak terlalu susah membuatnya, dan saya coba mengadaptasi resep Galantin/Roullade Daging yang telah sering saya buat selama ini. Juga untuk saosnya gak terlalu beda jauh dengan saos steak daging yang sering saya buat, hanya ada perbedaan sedikit, yaitu menggunakan susu cair sebagai bahan cairan saos meatballnya. Sehingga rasa saosnya lebih creamy dan gurih.

Untuk membuat adonan daging meatballnya, sengaja saya tidak menggunakan daging sapi giling semua. Berdasar pengalaman membuat daging burger, roullade, galantin dan bakso...jika penggunaan dagingnya murni daging sapi akan cenderung menghasilkan olahan daging yang setelah dimasak menjadi lebih padat dan mengeras bila sudah dingin. Maka dari itu saya mengkombinasikan adonan meatball dengan daging ayam giling, perbandingannya 1:1. Boleh saja sih pakai perbandingan lebih banyak ke daging sapinya, sesuai selera saja dan tergantung dari persediaan bahan daging giling yang ada di lemari pendingin kita. Karena saya ingin hasil bola2 dagingnya lebih empuk dan lembut, maka dengan perbandingan yang sama (1:1 = daging sapi:daging ayam) saya rasa sudah cukup pas takarannya.

Baiklah, mari kita simak resepnya di bawah ini. Mudah2an tidak terlalu sulit untuk dicernai dan dicoba untuk memasak di dapur. Tentu pula saya tidak menjamin untuk rasa bisa sama persis dengan Meatball dari resto aslinya, lha wong yang bikin resep dan yang masak lain chef...apalagi saya kan enchef amatiran yang hasil masakannya hanya lezat bagi keluarga saya, he he hee...




Swedish Meatball ala Resto IKEA
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan Meat ball:
250 gr daging sapi giling
250 gr daging ayam giling
3 siung bawang putih haluskan
1/2 butir bawang bombay ukuran sedang cincang halus
1 sdt lada hitam halus
1/2 sdt gula pasir
1 sdt garam halus
½ sdt pala halus
1 sdt oregano
2 butir telur kocok lepas
2 lembar roti tawar sobek2 kecil
100 ml susu cair tawar
2 sdm tepung maizena

Cara Membuat Meatball:
1. Sebelumnya, siapkan roti tawar dalam wadah terpisah, lalu tuangkan susu cair tawar kedalamnya. Biarkan susu cair meresap kedalam roti tawar, lalu aduk2 dengan sendok sambil ditekan2 supaya roti tawar hancur dan halus. Jika tidak punya roti tawar, bisa pakai tepung roti (4-5 sdm) lalu tuangi susu cair, biarkan hingga susu cair terserap tepung roti.
2. Diwadah lain, masukkan semua bahan dan roti tawar basah. Aduk hingga adonan meatball tercampur merata.
3. Bentuk adonan meatball menjadi bola2 kecil kurang lebih satu bola kecil seberat 20 gr. Jangan lupa olesi kedua telapak tangan dengan minyak goreng, agar adonan meatball tidak lengket di tangan.
4. Kukus bola2 daging (meatball) selama kurang lebih 10-15 menit hingga matang.
5. Goreng meatball pada minyak goreng panas bila akan dihidangkan bersama pendamping2nya. Jika belum akan disajikan bisa disimpan di dalam kulkas/freezer sebagai stok.


Saos/Gravy:
2 sdm margarine/mentega
3 siung bawang putih haluskan
1/2 butir bawang bombay ukuran sedang
3 sdm saos tomat
2 sdm kecap manis
2 sdm saos tiram
2 sdm kecap inggris
1 sdt lada hitam bubuk
½ sdt pala bubuk
500 ml susu cair
1 sdm tepung terigu
Garam dan Gula secukupnya jika diperlukan, karena saus dan kecapnya sudah mengandung garam.

Cara Membuat Saos/Gravy:
1. Panaskan mentega, tumis bawang putih dan bawang Bombay hingga harum
2. Masukkan saos tomat, saos tiram, kecap manis dan kecap inggris, aduk rata.
3. Tuangkan susu cair, aduk hingga tercampur rata.
4. Masukkan lada hitam bubuk dan pala bubuk, garam dan gula boleh ditambah jika dirasa perlu (sesuai selera), aduk kembali hingga tercampur rata. Koreksi rasanya hingga sesuai selera.
5. Tuangkan larutan tepung maizena ke dalam saos meatball. Aduk2 hingga saos mendidih dan mengental. Angkat dan biarkan hangat.


Mashed Potatoes:
500 gr kentang kukus panas2 haluskan
200 ml susu cair tawar
2 sdm margarine/mentega
½ sdt lada hitam bubuk (lada putih bubuk juga boleh)
Sedikit garam (secukupnya)

Cara membuat Mashed Potatoe:
1. Rebus susu cair tawar, bersama mentega dan lada hitam. Masak dan aduk2 terus hingga susu cair panas tapi belum sampai mendidih (cukup sampai keluar buih kecil).
2. Tuangkan susu cair panas kedalam kentang yang sudah dihaluskan, aduk hingga tercampur rata dan halus, tambahkan garam secukupnya. Aduk kembali hingga benar2 halus dan lembut. Jika dirasa kentang sudah cukup kental dan padat, penambahan susu cair bisa dihentikan, jadi lebih baik menuangkan susu cairnya sedikit2 saja. karena kadar air kentang itu tidak selalu konstan atau sama.
3. Jika ingin lebih praktis, bisa menggunakan mashed potatoes instan. Atau kalau tidak suka dengan mashed potatoes, boleh mengganti dengan kentang goreng (french fries potatoes)


Bahan Pelengkap Sajian (sesuai selera):
Wortel potong2, lalu rebus
Buncis potong2, lalu rebus
Kacang Polong rebus
Brokoli potong2, lalu rebus
Atau pakai sayuran beku/frozen siap pakai juga bisa (jika ingin praktis)


Cara Penyajian:
Siapkan piring datar, tuangkan mashed potatoes (boleh dicetak/dibentuk sekehendak hati), lalu letakkan beberapa macam sayuran rebus kesukaan keluarga, beri beberapa bola2 daging goreng (meatball), lalu tuangi beberapa sendok saos coklat meatball. Hidangkan untuk keluarga...pasti yummy dan menyelerakan.


Selamat Mencoba...

Sabtu, 19 April 2014

Simple Soft Ice Cream


Bismillah...

Memanfaatkan harta karun yang ada di kulkas...punya banyak stok krim kental dalam kemasan tetra pack. Mikir2 mau dibikin apa lagi...akhirnya coba bikin es krim yang praktis dan simpel, tentunya yang tanpa sp dan kuning telur. Karena saya kurang tertarik dengan resep2 es krim yang banyak seliweran di group masak Fb dan internet menggunakan emulsifier sintetis, sementara kalau pakai kuning telur biasanya saya masak bareng dengan adonan cair es krim agar telurnya matang.

Hasil akhirnya...Alhamdulillah, lumayan banget. Lembut dan creamy, anak2 saya sangat suka. Dan mbak Hasna bilang es krim buatan mama boleh dikasih label "Soft Ice Cream". Dan karena pembuatannya yang sangat simpel, jadilah saya beri nama "Simple Soft Ice Cream".

Happy banget...sementara waktu ini karena sudah bisa bikin es krim yang nikmat jadi bisa rada ngirit fulus, so next...gak beli es krim duluu, he he hee...
Asyik kan yaa...asal mau berusaha dan tidak memelihara rasa malas, bisa buat es krim sendiri yang mudah, enak, lembut menyegarkan, sehat pula dan sederhana pembuatannya, pastinya itu hal yang sangat sesuatu sekali.

Sudah ada yang mencoba lho sebelum saya share di blog ini. Jadi sengaja saya minta tolong teman saya yang baik hati untuk testimoni membuat resep es krim ini. Dua orang sahabat baik saya itu adalah bu Corina dan bu Peny yang kebetulan keduanya tinggal di Jepang, matur nuwun untuk ibu2 cantik berdua ini yang telah rela menguji coba resep es krim saya.

Bagaimana hasil testimoninya...Alhamdulillah menurut para beliau es krimnya sangat disukai seluruh keluarganya, terutama anak2nya.
Duh...ikut bahagia rasanya mendengar kabar itu...semoga resep es krim ini memberi manfaat juga bagi yang ingin mencoba.


Es krim yang sudah diberi tambahan filling Oreo Biskuit


Simpe Soft Ice Cream
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
250 gr thick cream (krim kental) dingin dari kulkas
250 ml susu cair putih tawar/plain dingin dari kulkas
3 sdm penuh gula pasir (jika kurang manis boleh ditambah sesuai selera)
seujung sdt garam halus (sedikit aja)
seujung sdt vanili bubuk (sedikit aja untuk aroma vanila)

Cara Membuat:
1. Campur semua bahan menjadi satu, kocok dengan mixer kecepatan tinggi selama kurang lebih 10 menit hingga adonan es krim mengental dan mengembang tetapi tidak terlalu tinggi.
2. Simpan dalam freezer selama 2-3 jam, lalu keluarkan dari freezer. Jika es krim masih keras, tunggu beberapa menit (10-15 menit) agar sedikit cair. Kemudian mixer kembali hingga adonan es krim mengental dan mengembang cukup tinggi (ditandai semakin terasa berat saat mixer adonan es krim).
3. Simpan kembali ke dalam freezer selama 2-3 jam, siap disajikan. Jika sudah kurang sabar menanti, 1 sampai 2 jam boleh dicobain.

A. Penampakan adonan es krim setelah pengocokan dengan mixer di tahap kedua.


B. Es krim dimasukkan ke dalam box, dan disimpan kembali ke dalam freezer.  Untuk menghasilkan 3 box plastik adonan es krim ini, saya membuat 2 resep Simple Soft Ice Cream.


# Note:
- Krim kental (thick cream) ini bukan/berbeda dengan whip cream lho yaa...jadi kalau ada yang bertanya bisa nggak pakai whip cream, silahkan eksperimen sendiri...mungkin juga bisa jadi, karena saya belum mencoba bikin es krim dari whip cream baik whip cream yang dairy (cair) ataupun whip cream yang non dairy (bubuk).
- Jika ingin menggunakan susu cair yang ada perasa (coklat, strawberry, dll) silahkan saja...tapi biasanya susu yang ada rasanya itu sudah manis, jadi harap diperhatikan untuk penambahan gula pasir tentunya harus dikurangi, jumlahnya sesuaikan sendiri sambil dicicipi saat mengocok adonan es krim.
- Jika ingin varian rasa lain, silahkan modifikasi sendiri, bisa menggunakan pasta/essence sesuai kesukaan. Disini saya tidak menggunakan bahan2 itu semua, karena anak2 saya lebih suka rasa es krim vanila atau kadang2 membuat yang rasa coklat.
- Bisa ditambah isian semacam buah2an segar yang diblender/dipotong kecil2, messes ceres, remahan biskuit oreo (sebaiknya cream putihnya jangan disertakan) dan lain sebagainya sesuai selera masing2. Memasukkan isian ke dalam es krim sebaiknya setelah selesai pengocokan adonan es krim tahap kedua, campurkan isian kedalam es krim lalu aduk rata, simpan kembali di dalam freezer, tunggu hingga beku kembali. Baru es krim siap untuk dinikmati.


Selamat Mencoba...

Jumat, 11 April 2014

Martabak Telur Isi Kentang



Bismillah...

Salah satu variasi membuat isian martabak telur adalah dengan membuat isian dari kentang, saya sering membuat martabak telur dengan isi kentang. Karena saya suka dengan rasa dan tampilan martabak telur ini, dengan isian kentang martabaknya jadi terlihat gendut menul2 dan gak peyot setelah dingin habis di goreng.

Membuatnya isiannya juga mudah lho...tanpa harus menambah daging cincang, jadi lebih simpel dan irit bahan. Rasanya tidak kalah yahud dibanding dengan martabak telur yang berisi telur dan tumisan daging. Bisa jadi menu jajanan untuk sajian saat pengajian, arisan atau acara kumpul2 bersama saudara dan sahabat. Mudah bikinnya, murah meriah...tapi dijamin gak akan cukup jika hanya mencicip satu biji.


Martabak Telur Isi Kentang
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan Kulit Martabak:
250 gr tepung terigu
1 sdm tepung maizena
1 sdm air kapur sirih
550 ml air putih (jika masih kental tambahkan air putih)
1 sdt garam halus
2 sdm minyak goreng

Bahan Isian:
500 gr kentang kukus, potong dadu 1x1 cm
2 batang daun bawang iris halus
2 butir telur kocok lepas
1 sdt bumbu kare bubuk
1/2 buah bawang bombay cincang halus
5 siung bawang putih cincang halus
1 sdt lada halus
1 sdt garam (secukupnya)
1/2 sdt gula pasir (sesuai selera)
2 sdm minyak goreng untuk menumis




Cara Membuat:

1. Buat kulit martabak:
- Campur tepung terigu dan tepung maizena kemudian tuangi air kapur sirih dan air putih sedikit demi sedikit hingga air putih habis.
- Aduk dengan wisker hingga rata dan licin. Tambahkan garam dan minyak goreng, aduk lagi hingga membentuk adonan yang benar2 halus.
- Lalu dadar diatas pan dadar anti lengket diameter 20 cm hingga matang. Sisihkan.

2. Membuat Isian:
- Panaskan minyak goreng, lalu tumis bawang putih cincang dan bawang bombay cincang hingga layu dan harum.
- Masukkan kentang kukus yg sudah di potong  dadu, aduk rata. Taburkan daun bawang, masukkan lada halus, garam, gula pasir dan bumbu kare bubuk, aduk rata.
- Tuangkan telur kocok, aduk hingga telur bercampur dengan kentang kukus. Memasak kentang kukus dan telur kocok jangan terlalu lama, cukup sampai telur terlihat mengental dan menempel di kentang kukus. Segera angkat dan matikan kompor.

3. Penyelesaian:
- Ambil selembar kulit martabak, isi dengan dengan sesendok adonan kentang dan lipat hingga tertutup rapi.
- Goreng martabak kentang hingga matang kuning kecoklatan.
- Sajikan dengan kuah cuko pempek, acar ketimun atau dengan cocolan saos sambel botol dan cabe rawit.

Pisang Molen Bandung



Bismillah...

Sebelumnya saya mohon maaf ya para pemirsa...kalau fotonya diatas sangat2 seadanya. Saya sedang belum sempat memotret tampilan pisang molen yang apik pasca proses pemasakan. Keburu udah capek...saya biarkan pisang molen nginep dulu semalaman didalam oven.

InsaAllah nanti kalau sudah selesai beberes dapur dan hilang rasa pegel badan akan saya tampilkan hasil akhir sajian pisang molen ini. Mudah2an juga pisang molennya tidak keburu habis di cemil sama di bapak dan anak...he he hee...

Oh iya, sebenarnya resep aslinya sudah pernah saya posting di blog, tapi sudah agak lama...di bulan Februari 2012. Resep lama bisa dilihat *disini*, sedangkan yang saya bikin saat ini adalah sudah modifikasi lagi dari resep yang lama. Tidak banyak perubahan berarti sebenarnya, hanya lebih kepada penyingsetan atau peringkasan dari bahan2 yang saya gunakan. Agar lebih simpel (sederhana) dan mudah dalam pembuatannya, karena kadang saya tidak punya stok bahan2 didapur. Jadi resep pisang molen yang sekarang ceritanya lebih sederhana dan mudah untuk segera di eksekusi.

Untuk rasa, menurut saya enak sekaliii...empuk dan lembut, walaupun tanpa menggunakan korsvet (pastry margarin) hasil kulitnya terlihat berlapis. Yang penting dalam proses pelapisan atau menggiling adonan harus telaten dan sabar, tidak terlalu ditekan dengan rolling pin (alat penggiling) saat menggilas adonan pastrynya. Sehingga nantinya kulit pisang setelah matang bisa keluar lapisan2nya. Karena berdasar pengalaman saat awal2 membuat kulit pisang molen ini karena terlalu semangat nggilas adonan kulit maksud hati biar tipis...walhasil akhirnya lapis2nya hilang karena terlalu banyak di pres/ditekan.

Dan satu lagi harus rela bersabar diri untuk mengistirahatkan adonan yang sudah di gilas dan digulung per tiap tahapan. Kira2 cukup 10 menitan begitu deh...agar kulit pastrynya rileks dan tidak kaku, sehingga nantinya saat digilas lagi bisa lemas dan nurut, kulit pastry juga tidak pecah lapisannya.

Nah....sesuai janji saya kemaren, ini dia penampilan pisang molen/pisang bolen setelah saya jepret. Syukur alhamdulillah masih tersisa dua gelintir dan  sengaja saya umpetin...biar bisa diabadikan, dan dapat terlihat bentuk rupa bagian dalam pastry pisang molennya. Kalau gak saya simpan...sudah pasti langsung tandas, karena si ayah dan anak semua lahap kalau sama pisang molen.





Pisang Molen Resep Kedua
Modified: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan
Bahan Kulit A:
100 gr tepung terigu
1 sdm minyak goreng
80 gr margarin

Adonan B:
300 gr tepung terigu
50 gr gula halus/gula kastor
100 gr margarin (saya pakai blue band)
100 ml air dingin dari kulkas
1/4 sdt garam halus
1/4 sdt vanili bubuk

Bahan Isian:
10 pisang raja/pisang tanduk yang manis, kukus dan potong melintang 4 cm belah jadi 2.
100 gr keju cheddar potong memanjang menjadi seukuran pisang menjadi 20 bagian.
50 gr messes Ceres.

Bahan Olesan:
1 butir kuning telur
1 sdm mentega cair

Cara Membuat:
1. Adonan kulit A: Campur jadi satu bahan kulit A kedalam wadah, aduk dengan menggunakan sendok kayu atau spatula hingga rata. Kemudian bagi adonan menjadi 20 bagian, bentuk bulat
2. Adonan kulit B: Campur jadi satu semua bahan kulit B kedalam wadah, uleni adonan dengan tangan hingga kalis. Bagi adonan menjadi 20 bagian juga, lalu bentuk bulat.
3. Ambil 1 bagian adonan B dan pipihkan hingga agak tipi bentuk segiempat. Setelah itu..taruh 1 bagian adonan A diatasnya. Lipat seperti amplop adonan B hingga menutupi adonan A.
4. Kemudian ambil satu adonan bulat, gilas tipis hingga berbentuk persegi panjang, lakukan satu persatu hingga selesai. Gulung/lipat kedalam dari sisi yang pendek, lakukan satu persatu hingga selesai. Gilas lagi menjadi persegi panjang. Gulung/lipat lagi...dan gilas lagi seperti sebelumnya. Lakukan proses ini hingga 3 kali. Kerjakan hingga semua adonan selesai digilas dan digulung/lipat. Diamkan kurang lebih 30 menit.
5. Panaskan oven pada suhu 180'C, olesi loyang dengan margarin dan alasi dengan kertas roti...olesi lagi dengan margarin.
6. Ambil satu adonan, buka gulungannya/lipatannya, lalu gilas tipis hingga berbentuk persegi sama sisi...taruh sepotong pisang, messes ceres dan sepotong keju diatasnya, lalu tutup dengan 1 belahan pisang lagi. lipat adonan kulit hingga tertutup sisi bawahnya (boleh seperti lipatan amplop atau lipatan biasa seperti melipat martabak telur mini). Lakukan hal yang sama untuk sisa adonan.
7. Taruh adonan yang sudah diisi pisang kedalam loyang, atur dengan jarak kurang lebih 1 cm. Olesi permukaan pisang molen dengan kuning telur. Masukkan loyang kedalam oven, panggang selama  kurang lebih 60 menit. Keluarkan dari oven, olesi permukaan pisang molen dengan mentega cair. Dinginkan lalu hidangkan.


# Note:
- Saya suka menikmati kue pisang molen ini jika sudah di inapkan, tekstur kulitnya semakin lembut dan empuk...aroma pisang kejunya sudah menyatu dengan kulit pastry-nya.


Selamat Mencoba...

Rabu, 26 Maret 2014

Nugget Ikan Sayur



Bismillah...

Karena sedang ingin memberdayakan ikan dalam freezer yang masih saja full dengan stok ikan segar hasil memancing si ayah, ya gitu deh...biar berkurang dan agak lapang freezernya, akhirnya saya menyibukkan diri membuat nugget ikan di dapur dari pagi hingga siang hari.

Seperti biasanya setiap membuat nugget sebisa mungkin sayur2an sekalian diumpetin saja didalam nugget, agar nuggetnya lengkap gizi dan sehat berserat. Untuk kali ini saya menambahkan sayuran labu siam dan wortel didalam adonan nugget ikan, alhamdulillah anak2 saya menyukainya.


Nugget Ikan Sayur
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
500gram daging ikan tenggiri/kakap haluskan (ikan lain boleh saja)
100 gr wortel parut pakai parutan keju
250 gr labu siam parut pakai parutan keju
2 butir telur
1 sdt minyak wijen
50 gr tepung maizena/tapioka
1 batang daun bawang iris halus
1 batang daun seledri iris halus
2 sdt garam (secukupnya)
1 sdm sdm gula pasir (sesuai selera)

Bumbu Halus:
7 siung bawang putih
5 butir bawang merah
1 sdt merica halus
---> Tumis bumbu halus dengan margarin/minyak goreng hingga matang

Bahan Bedak/Balur:
5 sdm tepung terigu

Bahan Pelapis:
1 butir telur kocok lepas
3 sdm tepung terigu
sedikit garam
150 ml air putih (secukupnya)
===> Aduk semua bahan diatas hingga rata dan halus

Bahan Panir:
150 gram tepung roti kasar (panko)

Cara membuat:
1. Campur ikan giling, wortel parut, labu siam parut, daun bawang, daun seledri, bumbu halus, garam, gula pasir, minyak wijen dan telur kocok. Aduk hingga semua bahan tercampur rata.
2. Masukkan tepung maizena/tapioka, aduk kembali hingga rata.
2. Tuang adonan nugget ke dalam loyang yang sudah dioles minyak, alasi dengan plastik, plastiknya oles lagi dengan minyak goreng agar tidak lengket.
3. Kukus selama kurang lebih 30 menit di atas api sedang sampai matang. Angkat.
4. Setelah dingin, keluarkan dari cetakan. Potong-potong.
5. Bedaki/baluri nugget dengan tepung terigu. Celupkan ke dalam larutan pelapis. Gulingkan ke tepung panir.
6. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan di atas api sedang sampai kuning keemasan. atau simpan di dalam freezer, sebagai stok lauk pauk.