Senin, 04 Juni 2012

Siomay Ikan (ala Abang Siomay)



Dalam menikmati siomay, anak-anak dirumah lebih suka rasa siomay yang tidak terlalu empuk, maunya yang berasa kenyil-kenyil (kenyal). Yang seperti dijual oleh abang-abang siomay yang suka lewat depan rumah, murah meriah...banyak acinya daripada ikannya. Dibuatkan yang lebih enak..dengan banyak ikan malah pada bilang enakan yang agak kenyal. Terpaksa deh...si ibu berputar otaknya untuk buat siomay rasa abang siomay, he hee...




Alhamdulillah, sejak saat itu saya bisa membuat siomay yang berasa kenyal, tapi tetep enak berasa ikannnya...dan masih lembut dan empuk meski sudah dingin. Resep siomay ini sebelumnya beberapa kali sudah saya renovasi...hingga akhirnya menemukan rasa dan kekenyalan yang sudah pass dan sesuai di lidah kami.
Enaak pokoknya...nyuss maak, dan dibawah ini resepnya boleh dicoba dan semoga sehati seleranya dengan kami...

Siomay Ikan Tenggiri
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
500 gram daging ikan tenggiri, dipotong-potong
250 gram labu siam kukus, diparut
7 siung bawang putih, dihaluskan
1/2 butir bawang bombay kecil cincang halus
1 butir telur
1/2 sdm garam (secukupnya)
1 sdt lada bubuk
2 sdt gula pasir
500 gram tepung tapioka
100 gram tepung terigu
500 ml air putih
2 batang daun bawang, diiris halus

Bahan Saus Kacang:
500 gram kacang tanah kulit, digoreng, dihaluskan
50 gr gula pasir
100 gram gula merah, disisir halus
2 sdt garam (secukupnya)
750 ml air
1 sdm air asam
3 sendok makan minyak untuk menumis bumbu halus

Bumbu Halus:
7 siung bawang putih
5 buah cabai merah besar
5 buah cabai rawit merah

Bahan Pelengkap:
kentang, direbus, dikupas
tahu kukus/goreng
kol, direbus, dibagi dua bagian, digulung
pare, dipotong-potong, direbus
kecap manis
sambel cabe botol
jeruk limau, dibelah dua


Cara membuat:
1. Campur daging tenggiri, air putih, telur, labu siam, bawang putih, garam, lada bubuk, dan gula pasir. Masukkan kedalam food processor. Giling hingga halus.
2. Keluarkan adonan dari food processor. Tambahkan tepung tapioka, tepung terigu, aduk hingga tercampur rata. Tambahkan daun bawang, aduk dan uleni agak lama hingga tercampur rata lalu diamkan adonan 15 menit sebelum dikukus.
3. Sendokkan adonan bentuk bulat. Kukus sampai matang, atau boleh juga direbus seperti membuat pempek. Saya lebih sering dengan cara merebus adonan siomay, karena hasilnya siomay lebih terasa lembut.
4. Kalau suka pakai pare dan tahu, isikan adonan siomay kedalam potongan buah pare dan tahu, lalu kukus hingga matang.

Cara Membuat Saus Kacang:
1. Panaskan minyak goreng. Tumis bumbu halus sampai harum.
2. Tambahkan kacang tanah, aduk rata. Tuang air, masak sampai mendidih. Masukkan gula merah, air asam dan garam. Aduk rata. Masak sampai kental dan berminyak.
3. Sajikan siomay dengan saus dan pelengkapnya.


# Tips.

Kalau di rumah tidak punya alat Food Processor atau chopper, daging ikan tenggiri bisa diblender dengan air bersama labu siam kukus yang sudah diparut. Setelah itu keluarkan dari blender, baru masukkan semua sisa bahan yang lainnya. Kemudian uleni adonan dengan tangan agak lama hingga semua bahan tercampur dengan rata, diamkan 15 menit sebelum dikukus. Tujuan menguleni adonan agak lama (kurang lebih 10 menit) agar nanti siomay berasa lebih kenyal tetapi tetep empuk setelah matang.

Selamat Mencoba... :)

17 komentar:

  1. terima kasih atas infonya pak

    BalasHapus
  2. apa bisa buat pakai tepung terigu pak?

    BalasHapus
  3. 100 gr tepung kanji bisa buat berapa banyak?

    BalasHapus
  4. 250 gr udang bisa buat berapa banyak pak?

    BalasHapus
  5. 350 gr daging ayam bisa buat berapa banyak pak?

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  7. kalo gak ada labu siem diganti pake apa??

    BalasHapus
  8. Nining...saya kurang tahu pengganti labu siam, buah apa yg setipe karakteristiknya dg labu siam. Apa memang di pasar gak ada labu siam mbak... :)
    Tapi kalau mau coba, bisa diganti kobis yang sudah dikukus dan dicincang halus...saya kadang pakai cara ini kalau gak punya labu siam.

    BalasHapus
  9. Mbak Ita, bila siomaynya direbus (bukan dikukus), apakah tidak akan mengurangi rasanya?

    BalasHapus