Tampilkan postingan dengan label Vegetables. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Vegetables. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 November 2013

Nugget Ayam Sayur



Bismillah...

Membuat nugget sendiri...ala ibu rumah tangga yang senantiasa ingin menghidangkan sajian sehat dan higienis, tidak terkontaminasi bahan2 aditif/bahan2 kimia dalam makanan. Saya memang sudah lama banget gak pernah membeli nugget kemasan dari super market...sejak anak sulung saya masih kelas satu di sekolah dasar, dan hingga sekarang si Mas Nuha sudah usia 16 tahun (kelas 3 sma) serta untuk adik2nya juga...selalu saya bikinkan nugget sendiri dengan berbagai macam varian kesukaan mereka.

Resepnya nugget dari dulu hingga sekarang tak pernah mengalami perubahan, paling jika bosen dengan fariasi sayur saya ganti dengan sayur lain yang tentunya anak2 sukai. Kadang2 juga daging ayam saya mix/campur dengan udang atau ikan, keju, mie/bihun, kentang kukus, tempe dan bahkan tahu. Tergantung bahan yang ada di dapur saja...karena memang membuat nugget itu sebenarnya gak susah koq, asal campur2 jadi deh...resep bisa dibuat sesuai selera atau suka2 dari sang pengolahnya.


Nugget Sayur yang sudah digoreng, dan siap disajikan. Ini saya cetak memakai cookies cutter bentuk love dan star, jadi lebih menarik. Tetapi sayang...sisa potongannya banyak terbuang/agak mubadzir, kurang praktis dan tidak efisien. Lebih baik potong kotak biasa aja, lebih cepat dan praktis. Prinsip ekonomi yaa...biar dapat hasil yang maksimal :) 

Nugget Ayam Sayur
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
500 gr ayam giling
150 gr wortel parut kasar
150 brokoli/buncis/sawi potong2
50 gr tepung maizena
4 lembar roti tawar rendam dlm 100 ml susu cair tawar
3 butir telur
1 tangkai daun bawang iris kasar
2 tangkai daun seledri iris kasar
1 sdt lada halus
1/2 sdt pala bubuk
1 1/2 sdt garam (secukupnya)
1/2 sdt gula pasir (sesuai selera)

Bumbu Halus:
5 butir bawang merah
5 butir bawang putih
---> Tumis bumbu halus dengan margarin agar harum aromanya.

Bahan Baluran/Bedak:
100 gr tepung terigu

Bahan Celupan Nugget:
2 butir telur kocok lepas
3 sdm tepung terigu (boleh ditambah jika kurang)
sedikit garam
150 ml air (secukupnya)
---> Aduk semua bahan diatas hingga rata dan halus

Bahan Panir:
200 gr tepung roti kasar (panko)


Cara Membuat:

1. Masukkan semua bahan dan bumbu halus ke dalam alat blender/Food Processor, lalu blender selama kurang lebih 5 menit sampai adonan halus dan licin. Rasakan jika kurang asin dan manisnya silakan ditambahkan bumbu lagi. Kalau gak ada alat untuk blender, bisa dengan cara mencincang bahan2 (menghaluskan dengan pisau) sampai halus, baru semua bahan dicampur dan diuleni dengan tangan.

2. Masukkan adonan ke dalam loyang aluminium kotak, boleh pakai box aluminium foil atau pyrex tahan panas, atau kotak plastik tahan panas. Sebelumnya olesi loyang dengan minyak dan alasi plastik..oles minyak lagi, baru tuangkan adonan ke dalam loyang. Kukus hingga matang.

3. Jika adonan nugget sudah dingin potong-potong atau cetak dengan berbagai bentuk sesuai selera, baluri atau bedaki dengan tepung terigu, lalu celupkan kedalam larutan pencelup dan gulingkan ke dalam tepung roti kasar. Lakukan untuk semua nugget hingga habis dipanir.


Tahap 1. Nugget di potong2 sesuai selera bentuknya


Tahap 2. Nugget dibaluri atau dibedaki dengan tepung terigu sebelum dicelupkan dalam larutan pencelup


Tahap 3. Nugget sudah selesai diberi tepung panir atau tepung roti kasar yang berwarna kuning (panko)


Tahap 4. Nugget Ayam Sayur sudah selesai dikemas, siap masuk freezer


4. Kemas nugget dalam wadah kedap udara dan bila akan menumpuk nugget untuk setiap lapisnya beri plastik agar tidak menempel. Kemudian simpan dalam freezer, dan siap digoreng sewaktu-waktu jika kita mau mempersiapkan makan untuk anak-anak.


Selamat Memasak...

Rabu, 27 Februari 2013

Bakwan Sayur Zucchini



Sekedar sharing...untuk isian sayur dalam jajanan bakwan tidak terpaku pada jenis sayuran yang itu2 aja, seperti kol, tauge, wortel. Kadang2 kita musti lebih berupaya kreatif...mencari alternatif sayuran lain yang bisa dijadikan isian bakwan.

Saya paling suka membuat bakwan dengan berbagai macam sayuran...satu contoh ya ini, pakai sayuran zucchini yang mirip2 buah ketimun. Zucchini diserut pakai alat pemarut berlubang besar, tambahkan wortel serut, daun bawang dan daun seledri iris halus, tambahkan paprika hijau potong kecil2. Bumbuin bakwan sesuai resep yang biasa dipakai...goreng hingga matang, hidangkan saat hangat dengan cabe rawit hijau atau sambel botol. Gurih dan kremess2 pastinya...bikin pingin nambah lagi dan ambil lagi :)




Kalau ingin tahu resep bakwan ala saya bisa melihat resep *Piya Piya* di postingan aneka jajanan gorengan yang sudah pernah saya post-kan di dapur ini.

Minggu, 27 Januari 2013

CAP JAE JAWA



Bismillahirrahmaanirrahiim...

Alhamdulillah, setelah beberap minggu ini agak dilanda repot dan gak ada waktu untuk mengisi catatan dapur di halaman ini. Sekarang sedikit2 akan saya tulis lagi resep2 yang menumpuk yang belum sempat ter update...semoga waktu dan kesempatan banyak terlimpahkan juga selalu berpihak pada diri saya.

Lama gak membuat menu masakan ini, terakhir kemaren mencicipi cap jae kampung ini pas mudik lebaran di Indonesia. Masakan cap jae jawa alias cap jae kampung ini sudah menjadi menu sehari2 terutama didaerah jawa tengah dan jawa timur. Sering dibuat bila ada hajatan, kadang untuk menu hantaran/berkatan. Di pasarpun sering dijumpai dijual dalam kemasan mika plastik, atau dibungkus daun pisang.

Kalau dulu almarhumah ibu saya suka bikin cap jae ini yang berkuah, jadi mirip sayur sop gitu...saat mau dihidangkan baru diracik dipiring birisi sayur2an, ayam suwir dan gorengan tepung/kekian lalu disiram kuah sop panas. Duuh...nikmatnya sejuta rasa, serasa makan menu mewah dan spesial banget deh pokoknya.

Memasak cap jae kering lebih praktis dan sederhana, membuatnya seperti memasak mie goreng saja. Cap Jae Jawa ini ciri khasnya pada gorengan tepung atau kekian yang dibuat dari tepung terigu dan bumbu2 ditambah telur dan diadonin hingga menjadi kental, terus digoreng seperti membuat bakwan, lalu di iris tipis memanjang. Rasanya gurih dan sedikit kenyal...dan jika sudah dimasak bersama sayuran akan menjadi lebih empuk dan menyerap bumbu. Dibawah ini penampakan gorengan tepung cap jae yang masih utuh dan yang sudah di iris tipis.




CAP JAE JAWA
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan Gorengan Tepung/Kekian Jawa/Bakwan:
150 gr tepung terigu
1 sdm tepung tapioka
2 butir telur
100 ml air putih (kurang lebih)
3 siung bawang putih
3 butir kemiri
1 sdm udang ebi rendam air panas
1/2 sdt garam
1/2 sdt lada
kaldu bubuk rasa ayam secukupnya (bila suka)
minyak goreng secukupnya

Bahan Sayuran:
2 buah wortel, kupas, potong serong tipis
5 lembar daun sawi hijau, potong2
7 lembar daun kol, potong2
2 batang daun bawang iris serong panjang
2 lembar daun seledri iris kasar
5 siung bawnag putih
5 butir kemiri
1 sdm udang ebi rendam air panas
1 sdt lada
1 sdt garam
1 sdt merica
1/2 sdt gula pasir
1 sdm kecap manis
kaldu bubuk rasa ayam secukupnya (bisa suka)
150 ml air
3 sdm minyak goreng




Cara Membuat:

1. Membuat Gorengan Tepung/Kekian Jawa:
- Haluskan bawang putih, kemiri, udang ebi, lada dan garam.
-Campur tepung terigu, tepung tapioka, bumbu halus dan telur. Tuangi air putih, aduk hingga adonan kental dan halus.
- Goreng hingga matang kecoklatan di minyak goreng panas seperti menggoreng bakwan tipis2 lebar.
- Iris tipis2 memanjang, sisihkan.

2. Membuat Sayur Cap Jae:
- Haluskan bawang putih, kemiri, udang ebi, lada dan garam.
- Tumis bumbu halus dengan minyak goreng hingga kuning, harum dan setengah matang.
- Masukkan wortel, aduk dan masak hingga wortel setengah matang. Masukkan sayuran sawi dan kol, aduk hingga rata.
- Masukkan gorengan tepung/kekian jawa iris, aduk2 hingga tercampur rata.
- Tambahkan kecap manis, beri gula pasir sedikit, kaldu bubuk rasa ayam, dan tuangi air putih. Aduk2 hingga tercampur rata.
-Taburkan daun bawang iris dan dau seledri cincang. Aduk rata, masak hingga air terserap dan mengering. Angkat dan segera sajikan dengan taburan bawang goreng serta acar segar ketimun wortel, plus cabe rawit hijau.

Selamat Memasak... :)

Senin, 31 Desember 2012

Gado Gado Siram



Gado Gado siram yang selalu mengingatkan saya ...ketika masih bersama ayah ibu di kampung, masakan ini sangat ngangenin...terutama bila ibu saya yang memasaknya. Gado Gado siram bikinan ibu....disaat sekarang sudah tak mungkin saya nikmati, dan alhamdulillah ilmu memasaknya ibu terwariskan kepada putra putrinya. Sehingga kami semua bisa membuat sendiri di dapur...meski untuk rasa tak mungkin tergantikan, bikinan ibu selalu yang terlezat buat kami.


GADO GADO SIRAM ala Ibu Saya
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan Sayur2an:
350 gram kentang potong2, goreng
350 gram tempe
350 gr tahu
10 lembar daun selada, sobek-sobek
2 buah ketimun, iris tipis
100 gram taoge, rebus
200 gr kacang panjang potong2, rebus
200 gram kol, iris kasar, rebus
200 gr wortel potong2, rebus
minyak goreng untuk menggoreng

Bahan Perendam Tahu Tempe (aduk Rata):
3 siung bawang putih, haluskan
1 sendok teh ketumbar bubuk
1 sendok teh garam
200 ml air

Bahan Saus Kacang:
250 gram kacang tanah, goreng sangrai dan haluskan
3 lembar daun salam
1 sdm garam
2 sdm gula pasir
100 gr gula merah
1 liter santan encer (secukupnya)
150 gr (1 buah besar) kentang kukus haluskan
3 sdm air asam jawa
2 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu Halus:
5 buah cabai merah besar buang bijinya
5 siung bawang putih


Bahan Pelengkap:
bawang merah goreng untuk taburan
emping goreng
tomat, iris-iris
telur rebus, potong-potong




Cara Membuat:
1. Rendam tempe dan tahu dalam bahan perendam. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan diatas api sedang sampai matang. Sisihkan.
2. Saus Kacang: tumis bumbu halus dengan minyak goreng hingga harum. Tambahkan kacang tanah, daun salam, aduk rata. Masukkan air santan, kentang kukus halus, garam, gula pasir dan gula merah, aduk rata. Masak sambil diaduk hingga mendidih. Tambahkan air asam jawa, aduk hingga saus mengental. Angkat.
3. Penyajian: Tata kentang, tahu, tempe, daun selada, ketimun, taoge, kacang panjang dan kol di piring. Tuang saus kacang. Tabur bawang merah goreng dan sajikan dengan pelengkap.

Jumat, 09 November 2012

TERONG BALADO



Jika suka dengan yang pedas2, masakan balado memang pantas dihidangkan. Seperti balado kentang, telur di balado dan juga terong balado seperti yang saya sering masak. Menu masakan yang murah dan nendang rasanya.

TERONG BALADO
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
500 gr terong ungu
50 gr teri medan goreng
1 sdt teh garam
1 sdt gula pasir
3 lembar daun salam
3 lembar daun jeruk
3 sdm minyak goreng untuk menumis bumbu halus

Bumbu Halus:
5 buah cabe merah besar
1 buah tomat merah yang besar
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih

Cara Membuat:
1. Cuci bersih terong ungu, potong2 terong sesuai selera, lalu goreng hingga matang. Tiriskan terong goreng di atas kertas tissue agar minyak segera terserap. Karena terong jika digoreng sangat banyak meneyerap minyak. Alternatif lain jika tidak ingin terong berminyak, terong bisa dipanggang/dibakar.
2. Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak, masukkan daun salam dan daun jeruk. Masak hingga bumbu matang dan mengering airnya. Tambahkan garam dan gula pasir.
3. Masukkan terong ungu yang sudah digoreng, aduk2 hingga tercampur rata dengan bumbu. Tuangkan teri medan goreng diatas balado terong, aduk2 lagi hingga rata. Angkat dan sajikan.

Minggu, 04 November 2012

Cah Kangkung Jamur Segar



Daily menu yang tidak membosankan...
Mari memasak kangkung, sayuran hijau yang murah meriah namun nikmat rasanya meski hanya dengan bumbu minimalis...masaknyapun gak pakai nunggu lama.


Cah Kangkung Jamur Segar
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
1 ikat kangkung potong2 dan cuci bersih
1 buah tomat merah ukuran kecil potong2
1/2 buah paprika hijau potong2 memanjang
100 gr jamur merang segar/champinon segar iris2 tipis
5 siung bawang putih cincang kasar
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
1 sdm saus tiram
2 sdm minyak zaitun/minyak goreng biasa untuk menumis

Cara Membuat:
1. Tumis bawang putih cincang dengan minyak goreng/minyak zaitun hingga kuning dan harum
2. Masukkan jamur merang/champinon, tuangi saus tiram, aduk2 hingga jamur setengah matang.
3. Masukkan kangkung, paprika hijau dan tomat merah...aduk2 hingga tercampur rata.
4. Beri garam dan gula pasir, lalu tuangi air mendidih...aduk2 hingga kangkung layu dan matang.
5. Angkat lalu hidangkan selagi hangat, taburi sayur dengan bawang merah goreng.

Minggu, 21 Oktober 2012

Orak-Arik Sayur CampurSari



Membuat sayur orak arik ini sangat mudah dan cepat dalam beberapa saat bisa segera dihidangkan, apalagi jika pagi2 banyak kesibukan ...menu andalan buat mengisi perut saat sarapan pagi. Biasanya kalau sempat malam sebelum tidur sudah saya siapkan semua bahan2nya, dan pagi2 langsung siap dimasak. Bahkan kadang2 pagi2 mendadak saja membuatnya karena malam hari gak ada waktu untuk meracik dulu, hehee...
Masakan ini sangat sederhana dan praktis tapi cukup lengkap gizinya...dan semua yang dirumah menyukainya.

Untuk isian sayur mayurnya bisa disesuaikan dengan stok yang ada di kulkas aja, bisa bervariasi...tergantung kesukaan dan selera anggota keluarga. Jika ada bakso dan sosis bisa juga ditambahkan, semakin rame kan sayurnya. Makanya saya menamainya sayur orak arik campursari...dan segala macam sayur bisa dimanfaatkan (misal: buncis, kol, sawi, wortel, labu siam, tauge, kacang panjang dan sebagainya).

Orak Arik Sayur CampurSari
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
1 buah wortel besar potong2/serut pakai parutan berlubang besar
5 lembar daun kol iris tipis2
1 buah paprika hijau iris tipis panjang
1 batang daun bawang potong kecil
2 butir telur kocok lepas
5 siung bawang putih iris tipis
1/2 buah bawang bombay iris tipis panjang
1/2 sdt lada halus
1/2 sdt garam (secukupnya)
1/2 sdt gula pasir
1/2 sdm kecap asin
50 ml air panas
3 sdm minyak goreng/minyak zaitun




Cara Membuat:
1. Tumis bawang putih dan bawang bombay dengan minyak goreng hingga layu dan harum.
2. Masukkan wortel, daun kol, paprika hijau dan daun bawang, tuangkan air panas...aduk2 hingga rata.
3. Tuangkan kecap asin, garam, lada bubuk dan gula pasir...aduk lagi hingga rata.
4. Masukkan kocokan telur, lalu diamkan sebentar agar telur menjadi agak beku setengah matang. Kemudian aduk2 sayuran agar telur bergumpal-gumpal bercampur dengan sayuran. Masak hingga sayur agak kering kuahnya dan matang. Hidangkan dengan taburan bawang merah goreng...hmm, nikmatnya...

Rabu, 10 Oktober 2012

Sayur Lodeh Merah Tahu dan Kacang Koro



Lagi-lagi saya masak sayur kacang koro, suka sekali memang sama kacang koro ini. Kebetulan meski di Kuwait...untuk mendapatkan sayuran ini gak sulit, ternyata orang2 India juga mengkonsumsi sayuran kacang koro...tapi entah dimasak macam apa sama mereka. Kalau di kampung, tempat tinggal orangtua saya di Ponorogo...kacang koro ini sering dimasak sayur lodeh, dibuat campuran urap2/krawu dan untuk nasi pecel. Jadi memang saya sudah terbiasa makan sayur kacang koro ini...

Yuuk mari kita masak sayur kacang koro yang dicampur sama tahu goreng, biar lebih ada nilai tambahan dalam hal kandungan gizinya yaa...
Uenak tenan lho sayur ini, mantaff banget. Hehee...tapi bagi yang suka aja :)

Sayur Lodeh Merah Tahu dan Kacang Koro
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
200 gr kacang koro potong ujungnya
10 buah tahu yang sudah digoreng
3 lembar daun salam
3 cm lengkuas digeprek
100 ml air putih
500 ml santan kental
1 sdt garam (secukup rasa)
1 sdt sdt gula pasir (sesuai selera)
3 sdm minyak goreng (minyak zaitun) untuk menumis bumbu

Bumbu Halus:
7 butir bawang merah
5 siung bwang putih
5 butir kemiri
5 biji cabe merah besar

Cara Membuat:
1. Tumis bumbu halus dengan minyak goreng hingga matang dan harum.
2. Rebus air hingga mendidih didalam panci, masukkan bumbu halus yang sudah ditumis, sayur kacang koro, tahu goreng, daun salam dan lengkuas.
3. Masak hingga sayur setengah matang, tuangkan santan kental, beri garam dan gula pasir. Aduk2 hingga sayur matang dan kuahnya mendidih. Angkat dan sajikan bersama nasi putih hangat...didampingi lauk pauk favorit keluarga tercinta.

Jamur Tiram Goreng Krispi



Baru kali ini nyoba buat jamur tiram krispi di Kuwait, jamur tiram disini agak susah dapatnya...coba kalau di Indonesia, di pasar becek aja seabreg yaa...
Sebenarnya suka ada di super market tapi gak selalu ada stoknya...karena memang harus di import dari negara lain. Waktu belanja di Lulu Hypermart seminggu yang syukur alhamdulillah ada si jamur putih yang ayu ini...akhirnya beli satu box kecil aja. Mahal juga sih...tapi ya gak apa2lah, demi pengen makan jamur goreng krispi.

Jamur Tiram Goreng Krispi
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
150 gr jamur tiram
1 putih telur +sedikit garam halus, kocok rata hingga garam larut
minyak goreng secukupnya untuk menggoreng

Bahan Tepung Krispi:
100 gr tepung terigu
50 gr tepung maizena
1/2 sdt kaldu bubuk ayam
1/2 sdt lada halus1/2 sdt garam
1/2 sdt baking powder
===> Campur menjadi satu hingga rata, cicipi rasa sudah pas atau belum




Cara Membuat:
1. Bersihkan jamur tiram dari kotoran2 yang menempel dengan tangan, jangan dicuci sama sekali dengan air. Nanti mengakibatkan jamur tidak jadi krispi setelah matang digoreng, karena masih mengandung sisa air dari proses pencucian. Kemudian suwir2 jamur tiram, potong batangnya yang keras.
2. Tuangkan kocokan putih telur kedalam jamur tiram, aduk2 hingga jamur terlumuri putih telur.
3. Tempatkan campuran tepung krispi kedalam mangkok terpisah, masukkan segenggam jamur tiram (kurang lebih 50 gr) kedalam tepung krispi, aduk2 sambil di tekan2 dengan tangan hingga jamur tiram terbalut tepung semua, kemudian goreng hingga kering dan kuning keemasan. Lakukan hingga seluruhnya jamur tiram selesai digoreng.

Selamat Mencoba...Semoga Jamur Tiramnya Enak dan Krispi Kriukk Kriuukkk... :)

Selasa, 09 Oktober 2012

Piya-Piya



Hehee...Piya-Piya, apa ya...sebenarnya ini nama lain dari bakwan sayuran itu lho...
Iya, nama Piya-Piya julukan dari bakwan di daerah saya Ponorogo Jawa Timur. Jajanan gorengan ini murah meriah...yang tak lekang oleh jaman, dari dulu hingga sekarang tetep disukai oleh semua orang. Dan saya dan seluruh keluarga dirumah pun demikian...gak pernah bosen sama cemilan Piya-Piya, makanya mesti bisa bikin sendiri, hahaa...saya juga yakin semua ibu2 sudah biasa buat jajanan bakwan sayur, dengan resep andalan masing2.

Untuk membuat Piya-Piya diperlukan cetakan dari sendok sayur atau irus dalam bahasa jawanya, ada caranya lho... agar irus tidak lengket saat dipakai untuk mencetak bakwan yaitu: Jika irusnya masih baru atau belum pernah dibuat nyetak Piya-Piya...pertama kali gosok2 bagian dalam irus dengan kemiri yang sudah dihaluskan dicobek hingga licin dan berminyak. Setelah itu panaskan diwajan yang sudah berisi minyak panas..biarkan agar irus menyerap panas minyak, kemudian baru tuangkan adonan bakwan kedalamnya. Dan satu lagi pesen saya...setelah selesai menggoreng, sendok sayur tersebut jangan dicuci sama sekali. Simpan dalam keadaan masih berminyak dengan dibungkus plastik , ikat plastik dengan karet. Jangan digunakan untuk memasak selain untuk mencetak Piya-Piya, nanti irus/sendok sayurnya akan lengket lagi gak bagus buat mencetak bakwan.




Sayapun punya resep istimewa untuk Piya-Piya yang lezat dan gurih...meski resepnya hanya sederhana, dan yang pasti tanpa dikasih bumbu masak/vetsin (seperti royco dan masako atau merek yang lain),  rasa bakwan sayur buatan saya ditanggung halal dan nikmat deh...dan inilah resep rahasia dapur di keluarga besar saya. Boleh dicoba, silakan...dan jika memang enak kabari saya yaa... hihiii...




Foto diatas bakwan sayuran yang versi digoreng tanpa dicetak, lebih praktis dan cepet selesai nggorengnya. Sebaiknya kalau mau digoreng seperti ini adonan bakwan tidak terlalu kental dan lebih banyak sayurnya.  Digoreng tipis2 melebar dan setelah matang akan terasa lebih garing dan krispi. Beda sedikit dengan Piya-Piya yang dicetak, adonan dibuat agak kental dan sayuran cukup banyaknya...sehingga jika sudah matang Piya-Piya lebih tebal dan empuk lembut saat digigit. Makyuss katanya...

PIYA-PIYA (Bakwan Sayuran)
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
250 gr tepung terigu
1 buah wortel serut panjang/potong dadu kecil
5 lembar daun kobis iris halus
1 batang daun bawang iris kasar
1 batang daun seledri iris kasar
1/2 buah paprika hijau yang kecil potong dadu kecil (jika suka)
air putih secukupnya untuk membuat adonan bakwan
minyak goreng secukupnya buat menggoreng bakwan

Bumbu Halus:
5 siung bawang putih
3 butir kemiri
1/2 sdt merica
1 biji cabe rawit (sbg penyedap rasa, gak pakai juga gak apa2)
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir

Cara Membuat:
1. Masukkan tepung terigu kedalam wadah atau mangkok yang cukup besarnya, kasih bumbu halus...kemudian tuangkan air sedikit demi sedikit, aduk2 hingga menjadi adonan tepung terigu yang cukup kentalnya.
2. Masukkan semua sayur2an kedalam adonan tepung terigu, aduk2 lagi biar rata. Cicipi sudah pas belum rasanya.
3. Panaskan minyak goreng dan rendam cetakan Piya-Piya atau irusnya kedalam minyak, biarkan irus panas dulu. Tuangkan adonan bakwan kedalam irus, celupkan kedasar minyak...sambil agak digoyang2kan irusnya agar adonan yang digoreng melepaskan diri dari cetakan. Begitu seterusnya, goreng hingga Piya-Piya matang coklat kekuningan. Tiriskan dan hidangkan hangat2 dengan cabe rawit hijau bila suka.

Kamis, 04 Oktober 2012

Cah Brokoli Saos Tiram



Kalau lagi kepingin masak yang cepat dan simpel, sepertinya cah brokoli ini cocok sekali. Dan rasanya seperti kalau kita makan di resto lhoo...coba saja deh, bergizi dan menyehatkan pula.

Cah Brokoli Saus Tiram
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
200 gr brokoli potong dan rebus setengah matang.
5 siung bawang putih iris tipis
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
1/2 sdt lada bubuk
1 sdm saus tiram
1/2 sdm minyak wijen
1/2 sdm tepung maizena + 3 sdm air putih
200 ml air putih panas (1 gelas belimbing)
3 sdm minyak zaitun/minyak goreng biasa




Cara Membuat:
1. Panaskan minyak goreng, tumis bawang putih hingga kekuningan dan harum. Masukkan brokoli, minyak wijen, garam, gula, lada bubuk, dan saus tiram, aduk2...tuangkan air putih panas. Masak hingga air mendidih.
2. Tuangkan larutan tepung maizena...aduk2 hingga kuah mengental dan mendidih. Segera angkat dan sajikan.

# Tips.
Disini sengaja brokoli direbus dahulu sebelum dimasak, agar cah brokoli setelah matang tidak berbau langu khas brokoli mentah. Rebus brokoli dengan menambahkan sejumput garam, selama kurang lebih 5 menit saja, segera tiriskan dan siram dengan air matang yang dingin dari kulkas (agar brokoli tetap hijau segar dan tidak over cook).

Sayur Lodeh Kobis dan Kentang



Masak sayur lodeh itu gak usah bingung dengan padu padan isian sayuran yang ada didalamnya, sayur2an yang ada dikulkas bisa kita manfaatkan. Seperti kali ini menu andalan kami jika stok dapur menipis, dan yang ada hanya sayur ala kadarnya...so simple, jadilah sayur lodeh sederhana yang lezat ala dapur saya.

Sayur Lodeh Kobis dan Kentang
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
7 lembar kobis buang pangkalnya, iris kasar
2 buah kentang besar potong dadu ukuran 2x2x2 cm
100 gr tempe potong korek api, goreng setengah matang
500 ml santan kental
500 ml air panas
5 butir bawang merah iris tipis
5 butir siung bawang putih iris tipis
3 buah cabe merah (cabe hijau juga boleh) iris serong tipis
3 lembar daun salam
3 ruas jari lengkuas digeprek
1 sdt garam (secukup rasa)
1 sdt gula pasir (secukup rasa)
1 sdm air asam (satu mata asam)
3 sdm minyak zaitun/minyak goreng biasa




Cara Membuat:
1. Panaskan minyak goreng, tumis bumbu2: bawang merah, bawang putih dan cabe merah sampai harum dan layu.
2. Masukkan air panas, lengkuas dan daun salam, biarkan mendidih. Kemudian masukkan kentang dan tempe, rebus kentang hingga setengah matang.
3. Masukkan kobis, beri garam, gula pasir dan air asam...masukkan santan kental. Masak hingga sayur matang dan santan mendidih. Sajikan hangat untuk keluarga tercinta... :)

Oseng-Oseng Pepaya Muda



Ini lho salah satu sayur oseng2/tumis yang jadi menu kesukaan kami dirumah, masih termasuk menu ndeso andalan yang mudah memasaknya namun rasanya yahud dan nikmat sedunia. Hahaa...ono-ono wae bu Ita ini.
Mari kita mengoseng pepaya muda mumpung didapur ada satu buah pepaya mengkal, dibeli seminggu yang lalu di Lulu Hypermart, ntar keburu mateng kalu dianggurkan.

Oseng-Oseng Pepaya Muda
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
1 buah pepaya mengkal ukuran sedang, serut/iris memanjang
100 gr udang kecil buang kulitdan kepalanya
3 buah cabe merah iris serong
3 buah cabe hijau iris serong
5 butir bawang merah iris halus
5 siung bawang putih iris halus
3 lembar daun salam
3 ruas jari lengkuas digeprek
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
1 sdm air asam (satu mata asam)
2-3 sdm kecap manis (suka2 aja, bisa kurang atau lebih)
3 sdm minyak zaitun/minyak goreng biasa




Cara Membuat:
1. Serut pepaya yang sudah dikupas dengan alat parut yang berlubang besar, atau iris tipis memanjang. Taburi garam, lalu pepaya diremas2 agar keluar getahnya dan diamkan sebentar, lalu cuci hingga bersih dan tiriskan.
2. Panaskan minyak goreng, lalu tumis bumbu2: bawang merah, bawang putih, cabe merah dan cabe hijau...hingga bumbu layu dan berbau harum.
3. Masukkan udang, aduk2...masukkan pepaya muda, aduk2 lagi hingga pepaya muda tercampur bumbu. Masukkan daun salam dan lengkuas, beri garam dan gula pasir serta tuangi kecap manis. Masak hingga sayur matang. Hidangkan...hmm, sayur murah meriah tapi yummy banget buat kami :)

Sabtu, 22 September 2012

SAYUR GULAI DAUN KALE



Ternyata mahal yaa...daun Kale ini, pas belanja di super market nemu si dia yang bikin saya penasaran, maklum daunnya aja di import dari Thailand. Berarti mahal diongkos kirimnya buat nerbangin ke Kuwait, Si daun Kale ini kata orang2 yang udah pernah masak dan makan rasanya seperti/mirip daun singkong. Ya begitu deh demi menuruti kata penasaran...akhirnya saya beli 1/2 kg dan mencoba untuk memasaknya.

Setelah saya make over di dapur...si Kale berubah jadi sayur gulai yang sengaja dibumbuin gak pedes biar anak2 dirumah bisa ikut mencicipi, dimasak seperti bumbu opor kuning saja. Waah...rupanya bener rasa daun Kale ini enak banget, agak kress2 dan kesat mirip2 daun singkong. Tapi kalau menurut perasaan lidah saya si Kale ini koq lebih condong seperti rasa daun paku/pakis, juga seperti rasa daun Triwisan (daun dari tanaman kobis yang sudah agak tua, sering dibuat sayur lodeh/tumisan).

Menurut informasi dari sumber yang saya baca *disini* daun Kale (Brassica oleracea) termasuk jenis tanaman/famili Kobis2an. Kandungan gizinya bagus sekali, mengandung banyak betakaroten, tinggi kandungan vitamin C dan vitamin K, juga berkalsium tinggi setara dengan sayuran brokoli. Mantafff kan...

Ini dia penampakan daun Kale yang kemaren itu saya beli, daunnya hijau bagus dan kriwil2 lucu (curly)...daun-nya agak kaku tapi cukup empuk saat dipotong2.




Sayur Galai Daun Kale
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
2 ikat daun kale (1/2 kg)
1/2 liter santan sedang kentalnya (santan instan)
1 liter air putih
50 gr teri medan goreng
3 lembar daun salam
1 batang daun serai geprek
3 lembar daun jeruk purut
3 ruas jari lengkuas geprek
1 sdt gula (secukupnya)
1 sdt garam (secukupnya)
minyak zaitun/minyak goreng lain (secukupnya)

Bumbu Halus:
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
3 ruas kunyit
2 ruas jari jahe
1/2 sdt lada
1/2 sdt ketumbar sangrai
3 butir kemiri sangrai




Cara Memasak:
1. Potong2 daun kale kemudian rebus hingga matang.
2. Tumis bumbu halus hingga matang dan harum.
3. Rebusa air putih bersama daun salam, daun serai, daun jeruk dan lengkuas hingga mendidih. Masukkan daun Kale rebus dan bumbu halus, aduk2 hingga air mendidih kembali.
4. Tuangi santan, masukkan teri medan goreng dan beri garam serta gula pasir, cicipi sudah pas belum rasanya. Tunggu hingga kuah mendidih dan mengental, angkat dan hidangkan bersama nasi hangat dan lauk pendamping.

Selasa, 22 Mei 2012

Urap Daun Singkong dan Pepaya



Ini menu kesukaan saya, urap daun pepaya dan daun singkong. Daun singkong dan daun pepayanya selalu ada dan ready stock di dalam freezer. Daun-daunan ini sengaja saya bawa dari Indonesia kalau pas mudik, jadi dibawa sudah dalam keadaan direbus (matang) lalu dibekukan, dikemas diplastik/box kedap udara...dibawa deh mabur ke Kuwait. Sampai disini masih dalam keadaan dingin...langsung masuk ke freezer lagi, aman deh.

Resep bumbu urapnya sederhana saja, saya juga bawa kelapa parut muda dari Indonesia. Prosesnya juga hampir sama dengan daun-daunan diatas. Kelapa parut musti dikukus dulu...setelah dingin, dibekukan...terus dikemas. Untuk membuat bumbu urap saya mengikuti resep dari almarhumah ibu...menurut saya emang cukup mudah dan rasanya pas dan enak sekali.



Bumbu Urap Kelapa ala Ibu Saya:
Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
1 buah kelapa setengah tua diparut memanjang
10 lembar daun jeruk sobek kecil dan buang tulang daunnya
1 sdm garam (secukupnya)
2 sdm gula merah disisir
3 sdm gula pasir (secukupnya, tergantung suka manis atau tidak)

Bumbu Halus:
10 butir bawang putih
7 butir cabe merah besar
5 ruas jari kencur
5 lembar daun jeruk iris kasar dan buang tulang daunnya

Cara Membuat:
1. Campurkan bumbu halus kedalam kelapa parut, tambahkan daun jeruk, garam, gula merah dan gula pasir. Aduk-aduk hingga rata dan cicipi sudah sesuai belum dengan selera.
2. Kukus kelapa parut selama kurang lebih setengah jam. Dinginkan...lalu campurkan pada sayur-sayuran yang akan dijadikan sebagai bahan urap.
3. Bisa disimpan dalam freezer sebagai stok bumbu urap sewaktu-waktu tinggal dikeluarkan, dikukus kembali.

Minggu, 29 April 2012

Sayur Lodeh Koro Tempe Cabe ijo



Lama sekali gak makan yang namanya sayuran koro ini, pas belanja di super market Asia nemulah sayuran koro...tiba-tiba koq kepingin masak sayur koro yang disantenin. Jadilah beli sayur koro segar..ternyata di negeri gurun begitu mudah menemukan sayur-sayuran dari daerah tropis, belum tentu malahan di Indonesia mudah mencarinya dipasar.

Sepertinya agak jarang sekarang orang yang suka makan sayur koro ini, padahal kalau menurut saya enak sekali. Bisa dibuat pelengkap sayuran pecel, urap-urapan, atau dimasak sayur berkuah santan seperti sayur lodeh kesukaan saya ini.


SAYUR LODEH KORO TEMPE CABE IJO
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
250 gr sayur koro potong bagian ujungnya
150 gr tempe potong persegi kecil, goreng setengah matang
7 buah cabe hijau besar potong pendek/potong serong
1 sdt garam (secukupnya)
1/2 sdt gula pasir (secukupnya)
2 lembar daun salam
3 cm lengkuas memarkan
3 sdm minyak goreng/minyak zaitun

Bumbu Halus:
5 butir bawang merah
5 siung bawang putih
3 buah cabe merah besar

Cara Membuat:
1. Tumis bumbu halus dengan minyak goreng/minyak zaitun sampai bumbu halus berbau harum dan matang.
2. Masukkan cabe hijau, daun salam, lengkuas kedalam tumisan bumbu halus. Tambahkan 500 ml air putih, biarkan hingga air mendidih.
3. Masukkan sayur koro dan tempe goreng setengah matang...aduk-aduk sambil ditaburi garam dan gula. Masukkan santan kental, aduk-aduk agar santan tidak pecah. Bila sayuran sudah matang dan empuk, segera angkat...hidangkan di mangkok saji.

Rabu, 04 April 2012

Urap Daun Pegagan



Enak lhoo...urap-urapan daun pegagan mentah, saya sangat suka sekaliii...Rasanya enak, segar...dan krenyes-krenyes. Dan ternyata di Kuwait untuk mendapatkan daun segar ini tidak sulit, banyak dijual di supermarket. Justru di Indonesia malah agak susah deh nyari daun pegagan (antanan) ini, heran juga yaa...

Coba deh membuat urap ini, pokoknya semua sayurnya serba mentah...banyak sekali manfaat dari daun pegagan ini. Salah satunya adalah membuat awet muda, mau kan jika kita selalu terlihat muda...
Makanya sering-sering makan sayur-sayuran segar dan dikonsumsi mentah akan lebih baik...seperti daun pegagan, lebih enak jika dimakan mentah dari pada direbus.

Selasa, 13 Maret 2012

Tumis Pare Udang



Sengaja gak saya tulis resepnya, saya yakin sudah banyak yang lebih pandai dalam hal masak-memasak seperti ini. Sekedar ingin menampilkan hasil masakan dari dapur kecil saya...masakan sehari-hari yang simpel dan mudah membuatnya.

Tumisan ini sebenarnya masakan yang paling mudah dan sederhana saja, bumbu-bumbunya hanya diiris tipis-tipis. terus dimasak dengan sedikit minyak...masukkan bahan-bahan utamanya, osreng-osreng...tambahkan garam, gula pasir/gula merah...sedikit air panas untuk mematangkan sayurannya. Jadi deeh...

Selamat memasak...semoga selalu banyak ide untuk hidangkan masakan buat keluarga tercinta :)

Tumis Sawi Putih Tahu Bumbu Ebi



Resep menyusul aja yaa..?

Bothok Pare Udang



Tadinya gak kepikiran mau buat masakan ini, karena bendoro kakung sedang diet makanan yang banyak mengandung minyak dan lemak. Makanya saya beli saja banyak sayuran buat stok di dapur. Termasuk salah satunya pare pahit, buah ini kan termasuk jenis sayur mayur yang berfungsi sebagai obat herbal juga. Satu diantaranya adalah menurunkan kadar gula darah, dan kadar kolesterol dalam darah.

Naah, dengan memasak sebagai bothok..minimal sudah mengurangi minyak, karena bothok dimasak dengan cara kukus. Meskipun ada penambahan udang, tidak perlu banyak-banyak. Sedikit udang hanya untuk memberi aroma wangi yang sedap.


BOTHOK PARE UDANG
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
200 gr pare yang sudah dipotong tipis-tipis*
200 gr udang kecil kupas kulitnya
250 gr kelapa muda parut panjang
100 ml santan kental
10 lembar daun salam
4 cm lengkuas iris tipis
1 sdt garam/secukup rasa
1 sdt gula pasir
5 buah cabe hijau iris serong tipis
daun pisang buat membungkus

Bumbu Halus:
3 buah cabe merah besar
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
2 cm kencur
1/2 sdt terasi bakar (jika suka)

Cara Membuat:
1. Campur bumbu halus dengan santan kental, masukkan pare, udang, cabe hijau iris dan kelapa parut, garam dan gula pasir..lalu aduk sampai rata. Dirasakan sudah pas belum garamnya...jangan sampai keasinan.
2. Siapkan daun pisang dan lidi/tusuk gigi, alasi selembar daun salam dan seiris lengkuas. Letakkan 1 sendok makan penuh adonan bothok, lalu bungkus tum dan sematkan dengan lidi.
3. Kukus hingga matang selama kurang lebih 30 menit. Angkat dan hidangkan.

#Note:
*Cara saya mengurangi kadar pahit dari pare sebelum dimasak yaitu: dengan menaburi garam (1 sdm) ke dalam pare yang sudah di iris tipis-tipis, lalu remas-remas sebentar jangan sampai hancur. Diamkan kurang lebih 1/2 jam. Bilas dengan air yang mengalir. Kemudian rebus pare tersebut pada air mendidih yang sudah diberi gula pasir (1 sdm), rebus sebentar sekitar 5 menit dan jangan sampai kematengan/lembek. Segera angkat dan tiriskan. Guyuri dengan air mengalir. Siap untuk dimasak, InsaAllah...pare tidak terlalu pahit banget.

Selamat berkarya di dapur, untuk memasak yang lezat... :)