Minggu, 15 Maret 2009

Yang Khas dari Kota Kelahiranku

Menyukai dan mencintai makanan/kuliner khas daerah adalah wajib hukumnya bagi saya, bagaimana dengan anda ya..apakah juga sangat cinta makanan daerah anda???...

Ini ada Pelas, Lentho, dan Rimbil...makanan atau lauk pauk dari daerah tempat kelahiran saya, Ponorogo. Resepnya aku dapat dari teman semasa sekolah di SMA,  pembantunya yang asalnya juga dari kampung kami tangannya pandai dalam membuat masakan dibawah ini.

Selanjutnya saya uji coba di dapur dengan pertimbangan bahan2 dan bumbu2 yang tersedia...akhirnya jadilah seperti dibawah ini.





PELAS

Bahan :
100 gram kedelai direndam semalam, kupas kulitnya rebus hingga matang
150 gram kelapa muda parut (saya terpaksa pake kelapa tua deh, hehee...)
Daun pisang secukupnya
Lidi/tusuk gigi secukupnya
Daun salam secukupnya
50 ml air matang.

Bumbu halus :
5 siung bawang putih
2 ruas jari kencur
1 sdt garam
1 sdm gula pasir
3 buah cabe rawit bila suka agak pedas

Cara membuat :
1. Campur semua bahan yaitu kedelai dan kelapa muda parut, tambahkan bumbu halus aduk2 hingga tercampur rata. Tuangkan air matang, tunggu sebentar hingga bumbu meresap.
2. Siapkan daun dan lidi, ambil selembar daun masukkan adonan pelas 2 sendok makan beri 1/2 lembar daun salam, bungkus bentuk Tum sematkan lidi. lakukan hingga habis terbungkus.
3. Kukus hingga matang kurang lebih 30 menit. Siap dihidangkan, sebagai teman makan nasi dengan sayur bening bayam atau sayur asemnya wong Ponorogo...suegerr tenan.






RIMBIL

Bahan :
200 gram kelapa parut kasar/sawut
150 gram teri medan/teri belahan kecil2
100 gram tepung tapioka/kanji
1 butir telur
100 ml air putih matang
1 batang daun bawang iris halus
1 batang daun seledri iris halus
3 lembar daun jeruk purut iris halus

Bumbu halus :
5 butir bawang merah
3 butir bawang putih
1 sdt teh ketumbar
1 sdt garam (secukupnya)
1 sdt gula pasir

Cara membuat :
1. Campur semua bahan diatas menjadi satu, masukkan bumbu halus, aduk2 hingga tercampur rata.
2. Panaskan minyak, goreng adonan rimbil dengan ukuran satu sendok sayur hingga semua adonan habis tergoreng.
3. Hidangkan bersama nasi hangat dengan sayur asem atau sayur bening, bisa juga buat pendamping makan nasi pecel.





LENTHO

Bahan :
500 gram singkong parut
150 gram kelapa parut
50 gram tepung tapioka/kanji
1 butir telur
1 batang daun bawang diiris halus
1 batang daun seledri diiris halus
50 gram kedelai/kacang tolo direndam semalam dan direbus
3 lembar daun jeruk purut diiris halus

Bumbu halus :
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
2 ruas jari kencur
1 sdt ketumbar
5 buah cabe rawit merah
sepotong tempe lanas (tempe sudah tua) ukuran 3x6x2 cm
1 sdt garam (secukupnya)
1 sdt gula pasir
1/2 sdt terasi bakar

Cara membuat :
1. Campur menjadi satu semua bahan diatas, kemudian masukkan bumbu halus, aduk2 hingga tercampur rata.
2. Bentuk sesuai selera, lonjong atau seperti perkedel.
3. Goreng dengan minyak panas.
4. Hangat-hangat dijadikan cemilan oke juga, apalagi kalau dijadikan teman makan nasi pecel dipincuk. Waduuh, serasa dikampunge deweee... :)

Ayam Kuah Masak Tomat



Seperti garang asem ayam yang dibungkus daun, hanya karena tanpa daun jadi dech... lain judulnya. Bumbu-bumbunya juga sederhana saja, tanpa menggunakan santan.
Penggunaan tomat yang agak banyak membuat rasa kuah sayur ini sedikit asem2 namun membuatnya begitu segar. Ternyata memang memasak ayam memerlukan ide-ide yang sedikit beda...supaya tidak masak deengan menu yang itu lagi itu lagi, cuma diungkep lalu di goreng. Di masak macam ini juga enak koq...mari mari masaak... :)

Ayam Kuah Masak Tomat
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
1 ekor ayam cuci bersih di potong 10 bagian
3 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk
1 pucuk daun serai
3 cm lengkuas digeprek
3 buah tomat merah besar di potong2
1 liter air putih panas

 Bumbu Halus:
7 butir bawang merah
5 butir siung bawang putih
1/2 sdt lada
5 butir kemiri
1 buah cabe merah besar buang isinya
1 sdt garam (secukup rasa)
1/2 sdt gula pasir

Cara Membuat:
1. Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak panas, aduk2 hingga matang dan harum. masukkan daun salam, daun jeruk, daun serai, lengkuas...masukkan juga ayamnya. Aduk sebentar hingga ayam berubah warna.
2. Masukkan air putih panas ke dalam ayam, masuk tomat juga...masak hingga ayam empuk dan matang, rasakan sudah pas belum kadar keasinan dan kemanisan juga keasaman kuahnya, jika sudah mulai menyusut dan kental angkat, sajikan untuk makan dengan nasi hangat.. hmm, nyam nyamm...

Donat Kentang




Donat kentang ini sudah jadi camilan favorit saya dari dahulu kala...dari masih anak sekolahan. Suka mbantuin ibu di dapur membentuk donat hingga berlubang tengahnya...terus nungguin sampe mengembang adalah suatu kegiatan yg menarik buat saya waktu itu, melihat proses fermentasi dari ragi tersebut.

Hingga sekarang ternyata putri saya juga sangat excited jika si ibu sedang asyiik homemade donat, selalu ingin membantu seperti ketika saya kecil...wah meskipun agak ribet tapi seneng juga melihat Mbak Hasna sibuk antusias banget berusaha untuk bisa menmbentuk donat yg bulat berlubang. Mari kita coba buat donat berbahan kentang, untuk hasilnya... kentang akan membuat tekstur donat menjadi lebih moist, lembut dan empuk.



Donat Kentang tampil berbedak gula halus...bersahaja sekali, namun tetap lezat dinikmati.



DONAT KENTANG
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan Biang:
1 sdm (7 gram) ragi instan
1 sdm gula pasir
150 ml air putih hangat (tidak panas yaa...suam2 kuku saja)
---> Campur semua bahan menjadi satu, aduk rata, biarkan selama 10 menit sampai larutan berbuih.

Bahan Lain:
500 gram tepung terigu protein sedang
200 gram kentang kukus yang sudah dihaluskan
100 gram gula pasir
1/2 sdt vanili bubuk
2 sdm susu bubuk
2 kuning telur kocok lepas
100 gram mentega/margarin
1/4 sdt garam halus


Cara Membuat:
1. Campur tepung terigu, gula pasir, vanili bubuk, ke dalam wadah atau mangkok besar. Aduk-aduk rata, masukkan adonan biang yang sudah berbuih, kuning telur dan kentang, aduk dan uleni hingga rata.
2. Tambahkan mentega dan garam halus. Uleni dengan tangan hingga kalis dan elastis, diamkan kurang lebih 30 menit (tutup mangkok adonan dengan plastik wrap/serbet bersih). 
3. Kempiskan adonan, timbang masing-masing 30 gr atau sesuai keinginan. Bulatkan, diamkan sekitar 10 menit.
4. Pipihkan adonan, lubangi tengahnya...letakkan di loyang yang sudah diolesi minyak goreng agar tidak lengket. Diamkan selama 15 - 30 menit dalam keadaan tertutup plastik sampai mengembang.
5. Goreng dalam minyak goreng panas dengan api sedang.
6. Setelah dingin bisa diberi topping suka-suka...boleh tabur messes, atau keju parut, kalau yang paling praktis ya ditabur gula halus, ala donat kampung...maknyeess, dingin2 empuk... ^_^

Martabak Manis



Bikin martabak manis yuuk...ternyata gak susah lho membuat makanan ini. Setelah beberapa kali mencoba praktek,  saya bisa membuat martabak manis yang teksturnya seperti yang biasa dijual oleh gerai-gerai martabak manis di Indonesia. Resep awalnya ini saya peroleh dari tetangga apartement yang sudah sering bikin martabak manis, kata beliau hasil dari browsing di google. Bahkan kita sudah bersama-sama mencoba masak dengan ibu-ibu yang lain di apartement saya.

Dalam memanggang martabak manis, saya belum punya cetakan besi khusus martabak manis, jadi memakai media yang ada didapur aja...pan dadar teflon/anti lengket (merek Tefal, karena di Kuwait adanya yang kualitasnya bagus ya merek ini). Dan kadang saya juga pakai cetakan kue lumpur yang agak besar...kebetulan sudah bawa dari Indonesia, jadi bisa bikin martabak manis imut.

Dari resep belajar bareng teman2 dan browsing-an eyang google itu kemudian saya coba olah lagi, diutak atik...biar bener-bener rasanya enak dan tekstur kuenya bersarang bagus, alhamdulillah sudah sipp lho... :)

MARTABAK MANIS
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:

Bahan A:
250 gr tepung terigu
50 gr gula pasir
1/2 sdt baking powder
1/2 sdt vanili bubuk
1/4 sdt garam halus

Bahan B:
1 butir telur kocok lepas
350-380 ml air putih (kurang lebih, jangan langsung dituang/dipakai semua, sisakan dulu 50 ml, dituangkan lagi nanti ketika adonan terlalu kental saat pengadonan)
===> Campur jadi satu, aduk hingga rata

Bahan C:
1/2 sdt soda kue
1/2 sdm air putih
===> Campur jadi satu, aduk hingga soda kue larut dlm air*

Bahan olesan dan topping:
Margarin/butter
Susu kental manis
Keju cheddar parut
Messes dll...




Cara Membuat:
1. Campur semua bahan kering (bahan A): tepung terigu, baking powder, gula pasir, vanili bubuk dan garam kedalam mangkok besar. Tuangi air+telur (bahan B) sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan wisk/sendok sayur hingga rata tidak bergerindil dan licin.
2. Istirahatkan adonan martabak manis  kurang lebih 1 jam (lebih lama lebih bagus, adonan makin lemas dan lembut)
3. Sesaat sebelum dipanggang dalam cetakan, campurkan larutan dari bahan C ke adonan martabak manis, aduk sampai tercampur rata.
*Penambahan bahan C ini bertujuan membentuk tekstur martabak manis yang bersarang bagus/pori2 lebih banyak.
4. Panaskan cetakan martabak manis, kurang lebih 20 menit sebelum untuk memanggang dengan api yang kecil (bisa pakai cetakan pan dadar teflon/anti lengket). Jika cetakan masih baru olesi dengan minyak goreng tipis-tipis diawalnya saja. Setelah cetakan panas tuang adonan martabak manis...tunggu sampai keluar lubang pori-pori, taburi gula pasir dan tutup dengan penutup cetakan. Bila sudah matang angkat.
7. Olesi permukaan martabak manis dengan margarin, lalu taburi keju cheddar, atau messes, beri susu kental manis, lipat ke dalam menjadi setengah lingkaran. Potong potong..lalu disajikan hangat-hangat...maknyuuss deeh :)

Rawon Buntut Sapi



Lagi-lagi Rawon...suka kan???, Apapun dagingnya kalau dimasak rawon jadilah...kali ini saya coba masak rawon buntut.  Resepnya sama dengan postingan beberapa hari yang lalu tentang Rawon Empal, coba aja...lebih mantaff lho, buntuuutt?!?...

Sosis Solo



Ini resep sosis solo ala keluarga besar kami di kampung tercinta, ada perbedaan dalam cara pembuatan isian sosisnya. Kalau di tempat asalnya ...Solo, isian daging biasanya langsung ditumis bersama bumbu halus. Sedangkan kalau menurut resep keluarga kami...daging sapi/daging ayam cincang tidak ditumis langsung dengan bumbu halus...tetapi dikukus atau direbus bersama bumbu halus.
Itulah perbedaannya, dan memang rasa sosis solo dengan cara ini lebih mantap menurut saya. Jadi selama ini jika membuat sosis solo saya selalu memakai patokan resep ini...resep keluarga kami tercinta. Ingin mencoba resep kami, Silakan...semoga saja cocok dengan resep ini :)

Sosis Solo
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan Isian Daging:
250 gr daging sapi giling
3 butir telur kocok lepas
3 sdm bawang merah goreng

Bumbu Halus:
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
3 butir kemiri
1/2 sdt ketumbar sangrai
1/4 sdt jintan
1 sdm ebi kering  direndam air panas
1 sdt garam
1 sdm gula pasir (sesuai selera manisnya)

Bahan Kulit/Dadar
200 gr tepung terigu
600 ml air kaldu rebusan isian daging
4 butir telur kocok lepas
1 sdt garam
1/4 sdt lada halus
2 sdm minyak goreng

Cara Membuat:
1. Membuat Isian daging: campur bumbu halus dengan daging sapi cincang, aduk menjadi satu hingga tercampur rata. Tuangkan telur kemudian campurkan ke dalam daging cincang, aduk kembali sehingga rata.
2. Bentuk daging cincang seperti bakso dengan menggunakan sendok atau memakau tangan, kira2 diameter 2 cm. Lalu rebus di dalam air mendidih, kalau sudah mengapung angkat. Lakukan hingga adonan daging habis.
3. Sisihkan air rebusan daging, tunggu hingga dingin...kemudian saring, ambil sebagian untuk membuat kulit /dadar sosis.
4. Membuat kulit/dadar: masukkan tepung terigu, garam dan telur kedalam mangkok, aduk rata. Kemudian tuangkan air kaldu, aduk dengan wisk hingga adonan tercampur rata dan licin. Tuangkan 2 sdm minyak goreng ke dalam adonan, aduk lagi hingga adonan halus dan licin.
5. Dadar di wajan teflon, kerjakan hingga selesai.
6. Penyelesaian: Isikan kulit/dadar dengan sebutir adonan daging cincang  sambil ditekan2 agar daging menjadi pecah bulatannya dan tambahkan sedikit bawang merah goreng. Lipat dan gulung, lem dengan putih telur agar tidak lepas saat digoreng. Lalu goreng dengan minyak panas sedang. Hidangkan dengan cabe rawit hijau atau sambel botol.

Combro



Jajanan yang berasa gurih biasanya sangat banyak menyukai, satu diantaranya adalah combro ini. Disetiap acara pengajian, arisan atau acara kumpul2 apa saja...pasti yang laris manis diserbu duluan adalah snack yang asin dan gurih.

Naah...karena disini saya tidak pernah menemukan oncom buat isian combro, sebagai pengganti oncom...seperti biasa para ibu2 disini mengganti oncom dengan tempe. Kadang saya punya persediaan/stok omcom bawa dari Indonesia, namun karena bawanya gak banyak...ya akhirnya stoknya habis juga. Maka jalan alternatif ya itulah dia, si tempe penggantinya. Caranya agar tempe tidak berbau langu digoreng setengah matang lebih dulu sebelum dijadikan isian combro. Untuk singkong parutnya, alhamdulillah disini banyak dijual di super market dalam kondisi beku (froozen food).


Combro
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan Kulit:
500 gr singkong parut peras airnya
50 gr kelapa parut
100 gr kentang kukus yang dihaluskan
1/2 sdt garam halus
1/2 sdt gula pasir
1 batang daun bawang iris halus

Bahan Isi:
200 gr tempe di iris kecil dan goreng setengah matang, haluskan
1 buah wortel iris dadu kecil
1 lembar daun salam
100 ml air putih panas
5 tangkai daun kemangi cincang kasar
1 batang daun bawang iris halus
100 ml air putih
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir (sesuai selera)

Bumbu Halus:
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
5 cm kencur
2-3 buah cabe merah besar
2 lembar daun jeruk 

Cara Membuat:
1. Isi: panaskan minyak, tumis bumbu halus, masukkan daun salam. Masukkan tempe halus, wortel, aduk rata. Tambahkan garam, gula pasir dan air, aduk rata. Masukkan kemangi dan daun bawang, masak sampai matang dan meresap. Sisihkan.
2. Kulit: campur singkong, kelapa parut, kentang kukus, garam, gula pasir, daun bawang dan daun seledri, aduk rata.
3. Ambil sedikit bahan kulit (jika ditimbang kira2 berat 35-40 gr), pipihkan dan beri isian, bentuk oval.
4. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan diatas api sedang, bolak balik hingga matang berwarna kuning keemasan, angkat..tiriskan. Hidangkan hangat2 bersama sambel kacang atau cabe rawit.


Foto ini baru saya tambahkan dalam postingan resep combro, sekedar ilustrasi gambaran saat pembuatan combro.


Selamat Menggoreng... ^^

Banana Cheese Cake



Penambahan pisang di dalam cake bukan hanya untuk memberi rasa dan aroma, pisang juga membuat kue menjadi lebih lembut, misalnya pisang ambon atau cavendish...,pisang yang beraroma dan lembut cocok untuk dibuat cake. Pisang bertekstur keras seperti pisang tanduk atau pisang kepok, kurang enak jika dibuat cake. Pilihlah pisang yang tua dan manis supaya rasa dan aromanya juga lebih terasa.

Untuk saat ini saya coba membuat cake pisang ambon yang ditambahkan keju lembaran (slice cheese), atau kalau dirumah punya cream cheese juga bisa untuk bahan campuran ini. Rasa cake ini setelah matang lembut dan ngeju...aroma pisang berpadu dengan keju sangat serasi, dijamin menyuss menyuss... :)


Banana Cheese Cake
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
5 lembar keju slice potong2 kecil
100 ml susu cair
200 gr margarin/mentega
100 gr gula pasir berbutir halus (gula kastor)
100 gr pisang ambon dihaluskan
3 butir telur
150 gr tepung terigu
1/2 sdt baking powder

Cara Membuat:
1. Masak susu cair sampai panas, masukkan keju potong, aduk2 sampai keju larut. Dinginkan.
2. Kocok butter dan gula pasir halus sampai lembut, tambahkan pisang ambon, kocok rata.
3. Masukkan telur satu persatu bergantian dengan sebagian tepung terigu+baking powder, sambil tetap dikocok hingga rata.
4. Masukkan sisa tepung terigu+baking powder, aduk rata...tambahkan larutan susu keju, aduk rata.
5. Tuang di loyang ukuran 20x20x7cm...yg diolesi margarin dan dialasi kertas roti, kertas roti kembali olesi dg margarin dan ditabur tepung terigu.
6. Taburi permukaan cake dengan keju cheddar parut.
7. Panggang di oven dengan suhu 180'C selama 45 menit atau sampai matang.

Tips:
Jangan lupa selalu memanaskan oven minimal 20 menit sebelum loyang yg berisi adonan cake dimasukkan ke dalam oven.

Rawon Empal


Siapa yang ngaku orang jawa timur...jangan sampe gak tahu apa itu Rawon, apalagi yang bikin item dan blukuthuknya rawon itu karena apa, hehe...
Rawon adalah sejenis masakan yang berkuah gelap, hitam kecoklatan bukan karena dalam kuahnya dimasukkan tinta pena atau tinta cumi2...itu karena dalam bumbunya telah diramu dengan isi buah kluwak yang memang warnanya hitam pekat.
Aroma buah kluwak ini sangat khas, susah untuk mengekspresikan dalam tulisan. Lebih afdholnya segera mencicipi aja kuah rawon yang panas ngepul2...hirup wangi aroma kluwaknya, hihi....yang alergi pasti langsung kabur....

Resep dasar untuk membuat rawon yang mantaf gampang kok, tinggal ngumpulin bumbu2 yang ada di dapur dan tentunya bahan utama daging rawon, daging bisa dari sandung lamur, sengkel/paha sapi lho yaa...ada lagi buntut sapi juga wenak tenan kalo suka, bisa juga dari daging has yg udah meresap bumbu rawonnya langsung digoreng kayak empal..jadi terasa crispy deh... yuk mari buat:

Rawon Empal:
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan Utama
750-1000 gr Daging Sapi Has Dalam
Kalau untuk rawon biasa lebih enak pakai daging sandung lamur/sengkel
500-1000 gr tulang sapi (kalau ada, untuk menambah kaldu)
2 1/2 liter air untuk merebus daging/dijadikan kuah rawon

Bumbu Halus: 
- 6 buah kluwak ambil isinya
-10 butir bawang merah
- 7 siung bawang putih
- 1 buah cabe merah besar buang bijinya
 (boleh ditiadakan, karena ini resep dari almrh.ibu saya..kata beliau rasanya nanti lebih enak)
- 3 butir kemiri
- 1 sdt lada
- 1/2 sdt ketumbar
- 2 ruas jari kungit
- 2 ruas jari jahe
- 1 ruas jari kencur
- 1 sdt air asam

Cara Memasak
1. Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak...dan jangan lupa dalam tumisan masukkan daun salam, daun serai, daun jeruk dan lengkuas.
2. Lalu masukkan bumbu halus yang sudah ditumis ke dalam panci yang berisi daging dan air kaldu yang sudah mendidih...masak sampe empuk dan bumbu meresap kira2 2 jam...heitz, lama amat ...dan satu lagi, tuangi sesendok air asem jawa...kenapa?  karena ini yg bikin makin terasa nikmatnya.
3. Semakin lama merebus daging semakin merasuk bumbunya kedalam daging, kuah rawonpun semakin terasa kelezatannya.
4. Ambil daging yang sudah empuk dan meresap...goreng sebentar diminyak panas, jadilah daging rawon empal, tata di piring..nasi, daging rawon empal, dan pelengkapnya..siram kuah hitamnya, nikmati nasi rawon empal hangat2...

#Tips
Makan nasi plus semangkok rawon makin lezat bila lengkap assesoriesnya yaitu,  kecambah/ toge pendek mentah, telur asin/telur rebus, krupuk udang/krupuk apa aja juga boleh dan terakhir yang bikin maknyoss adalah sambel terasi...selamat membikin rawon :) 

Cake Tape Lapis Keju




Dulu sekali...saat beli keju kraft selalu ada resep didalam kemasannya, salah satunya yang sering saya praktekkan adalah cake tape lapis keju ini. Resep pastinya udah agak menyimpang, karena saya sering tidak konsisten alias suka iseng utak atik dalam mengaplikasikan resep. Kesukaan saya selalu merubah-rubah komposisi yang sudah ada, yaa...kepiingin tahu aja, bedanya dimana, disamping juga karena memanfaatkan bahan2 yang tersedia di dapur. Tapi cake tape yang satu ini memang lezat...paduan dari tape dan keju membawa sensasi rasa yang aduhai. :)


Cake Tape Lapis Keju
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan :
180 gram gula kastor/gula halus juga bisa
200 gram margarin
4 butir telur
250 gram tape singkong dilumatkan
150 gram tepung terigu
1 sdt Baking Powder
1 sdt Vanili bubuk
6 lembar keju slices
100 gram keju cheddar parut untuk taburan






Cara Membuat :
1.Siapkan loyang kotak ukuran 22x22 cm, olesi dgn margarin dan alasi dengan kertas roti dan oles kembali dengan margarin.
2. Panaskan oven dengan suhu 170'C.
3. Masukkan gula dan margarin ke dalam wadah, kemudian mixer sampai gula larut dan mengental...masukkan telur satu persatu hingga habis.
4. Mixer kembali hingga adonan mengembang dan memutih, masukkan tape sedikit demi sedikit, bergantian dengan tepung terigu yang sudah dicampur dengan Baking Powder. Mixer dengan kecepatan rendah, hingga semua bercampur rata.
5. Tuangkan setengah adonan ke dalam loyang, ratakan dan letakkan keju slices diatas adonan sehingga menutupi adonan, kemudian tuang setengah adonan lagi diatas lapisan keju dan ratakan. Taburi dengan keju parut dipermukaan adonan paling atas.
6. Masukkan ke dalam oven, panggang hingga matang kurang lebih 45 menit.

Sayur Gulai Jantung Pisang



Ketika sedang belanja di supermarket India, ada sesuatu yang menarik perhatian saya dan langsung aja ambil 2 buah ...pasti udah tahukan apa yang saya ambil. Bunganya pohon pisang alias jantung pisang atau orang Jawa nyebutnya Ontong. Kembali mengenang masa lampau, saat2 masih bersama orang tua di kampung halaman tercinta. Bunga Pisang ini setiap saat bisa kami nikmati..lha wong dihalaman samping rumah berjejer dan berumpun pohon pisang, ya tentu aja bunganya juga sering nyembul keluar.

Kadang2 oleh ibuku dimasak sayur lodeh, juga sering dibikin bothok, bahkan hanya direbus aja juga udah enak dijadikan pecel dengan sambel kacang yang puedess waah...rasane. Untuk kali ini saya ingin mencoba membuat sayur jantung pisang yang dikasih santan dan dibumbu kuning agak pedas, seperti gulai kayaknya.





Gulai Jantung Pisang
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
2 buah Jantung Pisang ambil bagian dalamnya, rebus matang dan potong2
3 lembar daun salam
3 lembar daun jeruk
2 batang daun serai dimemarkan
3 cm lengkuas dimemarkan
500 ml santan dari setengah butir kelapa
1500 ml air putih

Bumbu Halus:
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
3 butir kemiri
3 cm kunyit
2 cm jahe
7 butir cabe merah keriting ( sesuai pedasnya )
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
3 sdm minyak goreng untuk menumis

Cara Membuat:
1. Rebus air putih dalam panci tunggu biarkan mendidih.
2. Tumis bumbu halus hingga matang dan harum.
3. Masukkan jantung pisang yang sudah dipotong2 ke dalam panci yang berisi air mendidih tersebut. Kemudian masukkan pula bumbu yang sudah ditumis, aduk2 hingga tercampur.
4. Cemplungkan daun salam, daun jeruk, daun sereh dan lengkuas, tuangkan santan aduk2 hingga nyampur dan mengental. Tunggu sampe mendidih dan cicipin sudah pas belum rasanya dilidah. Jika sudah matikan, siap disajikan.

Senin, 02 Maret 2009

Risoles



Cemilan Gorengan satu ini merupakan jenis makanan selingan yang populer, hampir sering saya lihat di setiap acara selalu terhidang risoles...dan bisa dipastikan banyak yang menghampirinya. Diantara jenis2 snack...memang risoles ini tidak bikin bosen. Rasanya yang gurih, garing diluar, dan begitu menyentuh bagian dalamnya hmm..yummy...lembut bercita rasa creamy.

Dalam pembuatannya banyak proses yang harus dilampaui...kadang2 ini yang bikin saya nggak mood. Buat mensiasatinya, saya biasanya selalu nyicil bikin kulit dadarnya dulu, baru besoknya buat isiannya. Dan besoknya lagi nggulungin...terus langsung dipanir, simpan di kulkas kalau belum pengen dicicipin. Besoknya lagi baru digoreng...dan tinggal makannya, nggak nunggu2 besok lagi udah nggak sabar...masa iya mesti besok lagi buat makan risoles yang lezat ini, capek laah...

Resep risoles ini hasil utak atik saya di dapur, sehingga menurut saya resep ini sangat cocok dan pas di hati dan lidah kami sekeluarga. Juga teman-teman yang pernah mencicipi...mereka bilang enak sekali, dan pasti langsung bilang "boleh minta resepnya mb Ita?"...he he hee...lha monggo dipun waos resepipun wonten ngandap meniko njih...(translete: silahkan baca resep ada dibawah ini).


Risoles ala Ariesta
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan 

Bahan Dasar Kulit Risoles :
300 gram tepung terigu protein sedang
400 ml susu cair
400 ml air putih matang
3 butir telur
1 sdt garam halus
2 sdm minyak goreng

Bahan Isian:
3 siung bawang putih cincang halus
1 buah bawang bombay cincang halus
150 gram daging ayam giling
3 sdm tepung terigu protein sedang
500 cc susu cair
100 gram kacang polong
150 gram wortel potong kotak2 keciln rebus
150 gram kentang potong kotak2 kecil rebus
1 tangkai daun bawang iris halus
2 tangkai daun seledri iris halus
50 gram keju cheddar parut
3 sdm mayones
1/2 sdm saos mustard botol (boleh diabaikan bila gak ada)
1/2 sdt garam
2 sdt gula pasir
1 sdt lada halus
1/2 sdt pala halus
3 sdm margarin/minyak goreng

Bahan Pencelup:
Bahan Pelapis:
1 butir telur kocok lepas
2 sdm tepung terigu
sedikit garam
100 ml air putih (secukupnya, sampai pas kekentalannya)
===> Aduk semua bahan menjadi satu hingga halus dan licin
100 gr tepung panir/tepung roti yang kasar (tepung panko)


Cara membuat Kulit Risoles:
1. Masukkan tepung terigu ke dalam baskom, lubangi tengahnya...pecahkan telur ditengah lubang...aduk2 dengan wisk (alat pengaduk) kemudian masukkan susu cair sedikit2 sambil terus diaduk pelan2 hingga tepung tercampur rata.
2. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk dengan wisker, sehingga larutan menjadi halus dan licin. Tambahkan garam dan minyak goreng.
3. Aduk-aduk kembali kalau belum licin, jika masih bergerindil bisa disaring supaya adonan menjadi halus dan licin.
4. Panaskan wajan dadar anti lengket, olesi wajan hanya pertama kali saja dengan minyak goreng memakai kuas tipis2.
5. Tuangkan 1 sendok sayur, tunggu hingga matang. Lalu pindahkan di atas piring lebar, lakukan hingga adonan kulit habis.





Cara Membuat Isian:
1. Tumis bawang putih, bawang bombai hingga harum dengan margarin/minyak goreng. Masukkan ayam giling tunggu sampai berubah warna aduk2 agar tidak menggumpal.
2. Tambahkan tepung terigu, aduk hingga berbutir-butir...tuangkan susu cair, mayoness, saus mustard, keju parut, garam, gula, lada halus dan pala halus.
3. Masukkan wortel, kentang, kacang polong, daun bawang dan daun seledri...aduk2 hingga rata.
4. Aduk- aduk adonan hingga mengental, jika sudah meletup-letup angkat, matikan api kompor.

Penyelesaian:
1. Ambil selembar kulit dadar, isi dengan isian satu sendok makan, lipat seperti biasa membuat lipatan risoles..gulung.
2. Celupkan ke dalam larutan telur, gulingkan ke tepung panir, kerjakan hingga semua selesai dipanir.
3. Goreng dengan minyak goreng panas dalam api sedang, hingga matang. Sajikan dengan saus cabe pedas atau cabe rawit hijau.

Kamis, 26 Februari 2009

Lapis Surabaya Ekonomis




Kalau bikinnya di Kuwait apa masih disebut juga Lapis Surabaya yaa...
Namanya sudah trade mark mana bisa, sulit untuk merubah image. Ya uwis...ikutin aja this name of cake. Kue lapis yang satu ini ada yang dibuat dengan menggunakan banyak kuning telur, rasanya tentu sangat lembut dan maknyess sekali. Namun apabila kita ingin bikin dengan agak ngirit telur nggak apa2 juga kok. Disini saya membuat lapis surabaya dengan sedikit penggunaan telur yang sudah sering dibuat waktu masih tinggal di Indonesia, tapi untuk tekstur cake masih bisa dikategorikan moist dan lembut..coba yuuk:


LAPIS SURABAYA EKONOMIS
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan :

A. Bahan Lapisan Kuning (loyang 22x22 cm)
10 butir kuning telur
2 butir putih telur
150 gr gula pasir berbutir halus
1 sdt SP (emulsifier)
1 sdt vanili bubuk
80 gram tepung terigu
20 gram tepung maizena
20 gram susu bubuk
100 gram margarin/mentega lelehkan

B. Bahan Lapisan Coklat (loyang 22x22 cm)
5 butir kuning telur
1 butir putih telur
75 gram gula pasir
1/2 sdt SP (emulsifier)
1/2 sdt vanili
20 gram tepung terigu
20 gram coklat bubuk
10 gram tepung maizena
10 gram susu bubuk
1/4 sdt Baking Powder
50 gram margarin/mentega lelehkan
1/2 sdt pasta coklat

C. Selai Strawberry secukupnya






Cara Membuat :

A. Lapisan kuning :
1. Kocok kuning telur, putih telur, gula pasir dan SP sampai mengembang dan putih mengental.
2. Campur menjadi satu bahan kering tepung terigu, tepung maizena, susu bubuk dan vanili. Masukkan sedikit demi sedikit kedalam kocokan telur dengan sambil di mikser kecepatan (spit) rendah sampai campuran tepung habis, mikser sampai licin dan halus.
3. Matikan mikser, dan tuangkan mentega leleh sambil diaduk pelan2 sampai tercampur merata.
4. Siapkan loyang ukuran 22x22cm, diolesi margarin dan ditaburi tepung terigu sebanyak 2 loyang. Tuangkan adonan ke dalam dua loyang tersebut. Panggang di dalam oven kurang lebih 25 menit dengan suhu 160'C.
5. Jangan lupa oven harus dipanaskan lebih dulu minimal 20 menit sebelum memasukkan loyang.




B. Lapisan Coklat :
1. Cara sama seperti membuat lapisan kuning, tetapi hanya dibuat satu loyang.
2. Untuk tepung terigu harus dikurangi, karena ada penambahan coklat bubuk, sehingga timbangan tetap sama.
3. Ada penambahan Baking Powder membantu mengembangnya cake, tepung coklat agak menghambat naiknya adonan. Karena bubuk coklat mempunyai berat jenis yang lebih berat bobotnya dibanding tepung terigu. Sehingga memerlukan zat tambahan untuk mendorong adonan naik dan mengembang (teori ilmu apa yaa..fisika kali, moga2 bener). Itulah salah satu fungsi Baking Powder.
4. Pasta coklat disini untuk lebih memperkuat aroma coklat pada cake, boleh ditiadakan kalau nggak suka (saya lagi nggak punya stok sih...).

C. Cara Melapisi :
1. Setelah cake dingin, ambil 1 cake kuning taruh ditempat yang datar dalam posisi bagian bawah cake diletakkan diatas, olesi dengan selai strawberry hingga rata.
2. Tumpukkan cake warna coklat dengan posisi bagian bawah cake coklat menempel di selai strawberry.
3. Kembali olesi bagian atas cake coklat dengan selai strawberry sampai rata. Ambil cake warna kuning satunya dan tempelkan pada cake warna coklat yang sudah terolesi selai. Jangan lupa posisi bagian bawah cake nempel di selai yaa..biar cantik permukaan cakenya.
4. Setelah menjadi satu lapis, agak tekan2 cake dengan cara menaruh loyang diatas cake dan pelan2 padatkan agar selai menyatu dengan cake. Tunggu beberapa jam...jangan langsung dipotong kuenya.
5. Potong2 menjadi beberapa lapis, sesuai selera. Siap untuk dihidangkan bersanding dengan secangkir minuman hangat.

Jumat, 20 Februari 2009

Singkong Thailand (Cassava Thailand)




Itulah bahasa kerennya singkong atau ketela pohon, Cassava...setiap daerah mempunyai nama yang berbeda tentang cassava seingat saya kalau nama ilmiahnya dibidang botani adalah Manihot esculenta, berharap bener deh...semoga aja.

Singkong Thailand ini mirip dengan kolak ubi kayu kita yang dimasak pake santan dan gula merah. Hanya sedikit perbedaan diteknik memasak dan pemakaian gula, jika kolak singkong menggunakan gula merah, cassava thailand ini mengusung rasa gula pasir putih. Rasanya sama2 yummy and so sweet...
Kita bikin yaa, yuuk marii...


Singkong ala Thailand
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan :
1 kg singkong kupas kulit potong kotak2 kecil seperti dadu
1 sdt garam
2 lembar daun pandan diikat jadi satu
2 liter air
250 gram gula pasir ( sesuai selera manisnya )

Bahan Saus:
600 ml santan kental ( kara instan juga boleh )
1/2 sdt garam ( secukupnya )
1 /2 sdt gula pasir
1 lembar daun pandan
1 1/2 sdm tepung tapioka dilarutkan dengan 50 ml air untuk pengental
2 sdm biji wijen sangrai untuk taburan




Cara membuat :
1. Rebuslah singkong bersama daun pandan, garam ke dalam air sampe matang dan empuk. Akan kelihatan semakin mengental jika diaduk.
2. Tambahkan gula pasir, masak kembali sambil tetap diaduk2 agar tidak membentuk kerak dibagian dasar panci...maksudnya biar jangan gosonk. Bubur singkong semakin mengental bila sudah matang.
3. Bikin sausnya : rebus santan kental, garam, gula, dan daun pandan sambil diaduk sampai larut dan mendidih.
4. Tuangkan larutan pengental aduk2 kembali sehingga tercampur rata dan mengental. Masak terus hingga meletup-letup. Angkat dan matikan kompor
5. Tuangkan adonan singkong kedalam mangkuk2 plastik kecil, siram dengan saus santan kemudian taburi sejumput biji wijen sangrai.

Laziz deh...dan bikin pengen lagi, mau nambah lagi... :)

Rabu, 18 Februari 2009

Gudeg Jogja




Kangen pengen makan gudeg komplit deh...nunggu pulang kampung mertua kayaknya masih jauh diawang2, gimana kalau bikin sendiri mbakyu..?
Yo wislah...akhirnya saya beli dulu gorinya, disini gak perlu kuatir, ada lho nangka dalam bentuk froozen di supermarker Asia. Saya udah pinter lho...masak gudeg ala piyantun Jogja. He hee...

Di Jogja masakan ini ada dua jenis yaitu gudeg basah dan gudeg kering, yang basah masaknya ditambah santan, sedangkan yang kering dimasak tanpa santan sama sekali. Seperti gudegnya Yu Djum itu termasuk jenis yang kering, waah...ngetop banget gudeg Yu Djum ini di Wijilan. Kami selalu bawa oleh2 gudeg Yu Djum setiap habis mudik, agak mahal juga sih tapi emang gudegnya manis tur legit...hueenak poll, yang nggak enak cuma satu...kendilnya, he he hee...

Gudeg komplit terdiri atas sayur gori/nangka, sambel goreng krecek, telur pindang, opor ayam, dan dilengkapi areh untuk menambah cita rasa gurih dalam perpaduan sayur gudeg yang muanis buanget. Kali ini saya hanya akan memasak sayur gudegnya, untuk pelengkapnya kebetulan udah bikin.


Gudeg Jogja  
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan :
1 kg nangka muda dipotong kotak kecil
1/2 kg daging tetelan dipotong kotak kecil (gak pakai juga boleh)
3 potong lengkuas geprek
5 lembar daun salam
1 batang daun serai
2 buah cabe merah besar buang bijinya (optional/boleh gak pakai)
200 gram gula merah
2 sdm gula pasir
1 sdm garam ( secukupnya )
10 butir telur rebus kupas kulitnya
2 liter air santan (1 ltr santan kental, 1 ltr santan encer)

Bumbu halus :
7 butir bawang merah
7 siung bawang putih
7 butir kemiri sangrai
1/2 sdm ketumbar sangrai






Cara Membuat :

1. Masukkan nangka, daging tetelan, bumbu halus, daun salam, daun serai, cabe merah utuh (boleh dihaluskan bersama bumbu halus), gula merah, gula pasir, garam, dan lengkuas kedalam panci tambahkan air santan secukupnya ( kurang lebih 2 liter ). Rebus dengan api sedang cenderung kecil.

2. Masukkan telur rebus ke dalam sayur gudeg sekalian, rebus kembali dengan api kecil sampai air bener2 menyusut dan kelihatan mengering (kurang lebih butuh waktu 2-4 jam kalau ingin gudegnya coklat kemerahan dan kering). Jika sudah masak...sajikan bersama lauk pauk pelengkapnya.




# Tips dan Triks:

- Gimana ya supaya sayur nangkanya berwarna kemerahan, sementara kalau tak ada daun jati saya menggunakan sisa kulit bawang merah direbus dengan air sampai mendidih dan saya tambahkan 3 kantung teh celup , biarkan sebentar terus disaring. Saya jadikan bahan untuk merebus nangka, jadinya lumayan cukup bagus kok..., bau tehnya juga nggak terasa. Caranya rebus dahulu nangka yang sudah di potong2 kedalam campuran air teh dan dan daun bawang sampai nangka terlihat berubah warna dan airnya rebusan mendidih. Angkat dan saring nangkanya, lalu siap untuk dimasak.

- Dalam proses pematangan sayur dan telur, jangan lupa sesekali diaduk-aduk secara hati2, agar telur tidah terluka kena pengaduk...selain itu biar gak gosong bawahnya. Tutup panci dengan kondisi setengah terbuka sedikit selama proses memasak, ini bertujuan agar sayur nangka matang dengan warna yang cantik merah kecoklatan. Gudeg akan siap disajikan setelah kurang lebih 2-4 jam di atas kompor, dengan menggunakan api yang kecil. Kalau punya alat pemasak tipe slow cooker bisa dimanfaatkan.

Pempek ala Palembang




Ketika masih tinggal di Banten, saya punya tetangga orang Palembang asli. Hampir setiap si Ibu ini nguleni pempek... karena memang beliau jualan pempek di rumahnya, saya sering beli dan suka nongkrongi saat si ibu buat pempek, he hee...penasaran dan ingin tahu teknik bikin pempek. Alhamdulillah orangnya welcome, sangat baik banget...mau ngajarin saya sampai bisa bikin sendiri.

Bahkan dulu waktu saat akan perpisahan di kompleks tempat tinggal saya dapat kenang2an dari beliau sebuah pirikan ikan asli dari Palembang (gambar bisa dilihat di bawah ini), matur nuwun Bu Yunifah...semoga benda kuningan ini senantiasa mengingatkan persahabatan kita. Insa Allah akan saya manfaatkan...buat bikin2 makanan yang telah ibu ajarkan, dan mudah2an dapat bersua kembali di kemudian hari.






Pempek ala Palembang 
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan Pempek :
500 gram daging ikan tenggiri yang sudah bersih
2 sdt garam
5 sdm air es
500 gr tepung tapioka

Bahan Bubur Tepung:
50 gram tepung terigu
200 ml air
3 siung bawang putih haluskan (gak pakai juga boleh)
1 sdt gula pasir






Bahan Cuko :
750 ml air
300 gram gula merah (saya pakai gula merah biasa + gula aren)
4 sdm gula pasir
50 gram asam jawa
15-20 buah cabe rawit haluskan (sesuai selera pedasnya)
10 siung bawang putih haluskan
1 sdt garam ( secukupnya )
20 gram udang ebi kering haluskan
1 sdm tongcay (jika ada )
1 sdm cuka masak


Cara Membuat Pempek :
1. Bikin bubur terigu: rebus air bersama tepung terigu, bawang putih yang sudah dihaluskan dan gula pasir. Aduk  sampai mengental dan menjadi bubur.
2. Haluskan daging ikan tenggiri (bisa pakai blender/chopper). Taruh daging ikan yang sudah halus dalam wadah, tuangi air es, uleni sampai rata dan halus (bisa juga di aduk/digiling dengan alat Food Processor)
3. Masukkan bubur tepung terigu dan garam ke dalam adonan ikan, uleni dengan tangan hingga adonan tercampur halus dan rata.
4. Masukkan tepung tapioka ke dalam adonan ikan sedikit demi sedikit, campur menjadi satu jangan diuleni terlalu kuat dan lama, bisa menyebabkan adonan pempek alot/liat, aduk dengan tangan ringan2 saja hingga tercampur merata. Tepung tapioka jangan dituang langsung semuanya, bertahap dan sedikit2 saja hingga tercampur rata.
5. Ambil sedikit tepung tapioka dan lumurkan pada kedua telapak tangan untuk membentuk adonan agar tidak lengket, lalu ambil adonan pempek secukupnya dan bentuk sesuai selera...lenjer atau kapal selam (di isi telur kocok).
6. Rebus dalam air mendidih, jika sudah mengapung tunggu sebentar agar matang sempurna...biasanya bagian dalam suka belum matang kalau terburu2 diangkat. Setelah matang, dinginkan.
7. Goreng pempek hingga matang dan jangan terlalu kering menggorengnya.




Cara Membuat Cuko :
1. Rebus air, gula merah dan asam jawa sampai mendidih dan gula larut, kemudian saring agar air gula bersih.
2. Rebus kembali cairan gula merah diatas dengan bawang putih, cabe rawit dan garam tambahkan udang ebi halus dan tong cai yang sudah dicincang halus.
3. Masak terus sampai mendidih dan mengental, tambah cuka masak lalu aduk rata. Kalau suka cuko yang bersih boleh disaring lagi setelah matang.





# Note:
-Biasanya saya suka melakukan tes rasa dan kekenyalan pempek, dengan cara merebus sedikit adonan pempek yang dibentuk lenjer kecil, setelah matang saya potong dan dicicipi bagaimana rasa dan kekenyalan pempek, jika sudah pas, lanjut merebus adonan pempek. Jika masih ada yang kurang dengan rasa, bisa ditambah garam. Dan bila adonan pempek yang direbus tadi terlalu lembek bisa ditambah tepung tapioka lagi. Makanya saya sarankan, untuk penambahan tepung tapioka sebaiknya memang bertahap atau sedikit demi sedikit saja, sampai adonan dirasa cukup lembek dan tidak terlalu lengket di tangan.
-Dalam menyajikan pempek biasanya ada tambahan sebagai pelengkap yaitu: potongan kecil buah menetimun yang berguna untuk menetralisir rasa asam dari cuko. Juga ditambahkan mie kuning atau mie putih (soun) serta jangan lupa dengan taburan udang ebi bubuk diatas pempek yang sudah disiram kuah cuko.

Bolu Kukus Ketan Hitam




Ketan hitam itu memiliki warna hitam yang pekat cenderung keunguan jika sudah berupa tepung, apalagi kalau tepung ketan hutamnya asli buatan sendiri. Bila sudah diproses menjadi suatu sajian kue seperti bolu kukus atau brownies kukus ketan hitam, maka penampilan cake kukus ini menjadi makin keling dan hitam legam...kalau saya suka menyebutnya si  Bolkus Negro, Meski penampilannya hitam tapi manis legit dan menyuss-menyuss deeh...


Bolu Kukus Ketan Hitam
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan A :
4 butir telur
200 gram gula pasir
1 sdt SP ( emulsifier )
1/4 sdt garam

Bahan B :
250 gram tepung ketan hitam
1/2 sdt baking powder
1/2 sdt vanili bubuk

Bahan C :
100 ml santan kelapa kental ( bisa pake kara instan )
200 ml minyak goreng kualitas baik

Bahan D :
100 gram messes kualitas baik ( bisa merk cerres atau tulip )







Cara membuat :

1. Sebelumnya, persiapkan alat pengukus, isi dengan air dan panaskan dengan api sedang jangan terlalu besar.
2. Olesi loyang ukuran 20x20x7 cm dengan margarin, alasi dengan kertas roti dan oles kembali dengan margarin bagian alasnya saja..
3. Letakkan bahan A kedalam wadah, kocok dengan mixer kecepatan tinggi hingga mengembang dan memutih.
4. Masukkan campuran bahan B sedikit demi sedikit ke dalam bahan A tetap dengan mixer gunakan kecepatan rendah hingga tercampur rata.
5. Selanjutnya tuang bahan C satu persatu dari santan kemudian minyak goreng tetap dengan menggunakan mixer kecepatan rendah hingga tercampur rata dan halus.
6. Bagi adonan menjadi dua, tuangkan setengah bagian ke dalam loyang, kukus selama 15 menit ( jangan lupa tutup panci kukusan dibungkus serbet yaa..)
7. Setelah 15 menit buka tutup panci, taburi dengan messes secara rata, kukus lagi 5 menit. Kemudian tuangkan kembali sisa setengah adonan dan kukus selama 20 menit. Dinginkan, baru potong2 sesuai selera.





# Tips :

1. Resep ini bisa juga dibuat tanpa menggunakan lapisan messes, tetapi sebaiknya mengukus adonan jangan sekaligus, dua tahap seperti cara diatas lebih bagus hasilnya. Biasanya kalau semua adonan langsung dikukus, lama matangnya dan bagian tengah suka belum matang sempurna.
2. Jangan dibuka tutup panci pengukus selama proses pengukusan berlangsung, penasarankan....pengen ngintip2. Hal ini akan mempengaruhi proses pengukusan, bisa2 gagal bolu kukusnya...nggak mateng.
3. Alasi tutup panci pengukus dengan serbet tebal bersih, untuk menghindari jatuhnya uap air ke atas bolu, mengakibatkan permukaan berlubang2 dan basah.
4. Setelah matang tunggu hingga agak dingin hilang uap panasnya, baru dikeluarkan dari loyang.
Olesi loyang hanya dibagian bawah/ dasar loyang, untuk bagian samping 4 sisinya tidak usah diolesi margarin. Tujuannya agar setelah matang bolu tidak mengalami penyusutan secara drastis, sehinnga penampilan sempurna.
5. Kukus bolu dengan api sedang saja, agar bolu tidak bergelombang permukaannya.

Minggu, 15 Februari 2009

Pastel




Pada setiap perjamuan keluarga, arisan, atau hajatan-hajatan snack pastel ini sering muncul, dengan berbagai kreasi isi yang beragam...bisa isi sayur atau daging dan atau variasi dari keduanya. Membuat pastel banyak kesulitan pada penyelesaian akhirnya, yaitu membentuk plintiran/renda yang bagus dan rapi. Kayaknya punyaku ini udah rapi belum yaa...ha haa, padahal sudah sering membuat pastel tapi koq ya hasil pilinan saya masih belum sipp2 aja, mesti berlatih terus biar lebih luwes dan bagus hasilnya.


PASTEL
Source: Tabloid Saji
Modified: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan Kulit :
250 gram tepung terigu
1/2 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
50 gram margarin/ mentega
80 ml air matang
1 butir telur

Bahan Isi :
5 siung bawang putih diiris
7 butir bawang merah diiris
100 gram daging ayam giling
50 gr udang cincang
100 gram kentang potong kecil, rebus
100 gram wortel potong kecil, rebus
50 gram soun diseduh potong pendek
2 sdt garam
1 sdm gula pasir
1 sdt merica halus
1/2 sdt pala halus
1 sdt bumbu kari ( curry powder )
1 sdm kecap manis
1 batang daun bawang diiris halus
1 batang daun seledri diiris halus
4 butir telur rebus dipotong beberapa bagian
2 sdm minyak goreng untuk menumis





Cara membuat :
1. Isi : Panaskan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum. Masukkan udang dan daging ayam giling, masak sampai berubah warna. Masukkan wortel, kentang , kacang polong, dan soun, aduk rata. Taburkan garam, gula, merica, lada, kecap manis dan bumbu kari, aduk sampai meresap. Tambahkan daun bawang dan daun seledri, aduk rata kembali. Angkat dan sisihkan.
3. Kulit : Aduk adonan kulit asal tercampur rata, diamkan sebentar kira-kira 15 menit.
4. Gunakan gilingan mie untuk menipiskan kulit dengan ketebalan no 5, kemudian cetak dengan diameter 10 cm. Atau kalau tidak punya alat giling mie, bisa digiling dengan gilingan kayu.
5. Tambahkan tumisan isi dan sepotong telur rebus, lipat jadi setengah lingkaran pilin-pilin hingga selesai.
6. Panaskan minyak goreng dengan api sedang, masukkan pastel. Disiram-siram dengan minyak, goreng sampai matang kuning keemasan.
7. Hidangkan dengan saos sambal atau cabe rawit.

Tentang Shawarma...

Just Intermezzo... :)

Ketika melihat tampilan makanan ini sepertinya sandwich ya...atau mungkin kayak hot dog. Di negeri ini disebut Shawarma...namanya cantik yaa, sepertinya gadis India. Memang aslinya makanan ini berasal dari India yang kemudian diadopsi hingga ke negeri arab...termasuk di Kuwait.


Di sepanjang jalan banyak rumah makan yang jual shawarma...bahkan juga dideretan pertokoan pasti ada warung shawarma. Sandwich ini sangat digemari warga disini...rasanya enak, cukup membuat perut kenyang, dan tentunya pas harganya...muraah asli.


Sayapun sekarang menjadi terbiasa dengan makanan ini, dirumah selalu saya sediakan bahan2nya bisa buat breakfast atau bekal sekolah si bungsu, bapaknya iya juga mau...buat selingan di kantor.


Terkadang kalau lagi jalan2 kita juga makan shawarma...cukup praktis di sepanjang jalan ada warungnya, cuma kalau disini adatnya kalau perempuan nggak boleh duduk di dalam warung, hanya para laki2 yang dihalalkan. Makanya saya kalau beli dibungkus aja...


Bagaimana bikin shawarma...nih ada wawancara saya dengan si abang penjual di warung ketika saya dan keluarga lagi jalan2 di sekitar Fahaheel...( udah ditranslete...ke bahasa Indonesia, karena Englishnya sedikit norak dan grammernya rada rusak ). He he hee...


Mbak'e : Bang beli shawarma 4 ya...yang banyak dagingnya, he hee...

Si Abang : Tunggu ya mbak..sabar masih bikinin buat yang di dalam

Mbak'e : Iya deh bang, mau nanya nih....boleh nggak?

Si Abang : Eeh, iya mbak ada apa?...mau tanya apa?

Mbak'e : Namanya abang siapa...ganteng2 kok jualan shawarma (hi hi hiii...ngikik dalam hati)



Si Abang : Waah, mbak ini bisaan aja...nama saya Abdul Rahman, emang kenapa mbak?

Mbak'e : Sampean itu kalau di negeriku udah jadi selebritis lho...gak jualan begini.

Si Abang : Apaan itu mbak...selebritis itu makanan kayak shawarma gini ya mbak...

Mbak'e : Bukanlah...selebritis itu artis yang sering nongol di Tipi itu lho...

Si Abang : Yang kayak Ahmad Albar itu ya mbak...yang suka nyanyi, kayak orang arab ya...

Mbak'e : Lha...itu sampean tahu, ya kayak gitu...namanya artis alias selebritis ngetopkan...

Si Abang : Mau sih mbak...tapi caranya gimana? Mesti kirim surat lamaran ya...

Mbak'e : Iya kali...(wong saya bukan selebritis ya ora weruh jeh...sok tahu sih)

Si Abang : Nih mbak shawarmanya... mbak nanti kalo balik ke Indo saya titip surat lamaran ya...

Mbak'e : Apaan...ngomong apa bang, ( si abang bilang lagi....pengen jadi artis deh )

Mbak'e : Ooh gitu...iya deh bang, boleh ...( nah lho...kena deh)

Si Abang : Sukron ya mbak...makasih, jadi selebritis deh saya nanti...

Mbak'e : Iya..sama2, makasih juga kalau gitu shawarmanya gratiskan...

Si Abang : Gratisnya nanti aja mbak...kalo udah jadi artis, sampean tak traktir Shawarma.

Mbak'e : Yo wis...sakarepmu, ( pulang sambil cekikikan dewe....diapusi yo ora weruh ).

Sampek lupa deh...mau tanya resepnya ke si Abdul Rahman, wawancara nyimpang dari subyeknya. Ya udah saya bikin resep sendiri aja. Yang penting beli dulu roti hod dog atau roti chappati yang banyak dijual disini, kalau di Indonesia makanan ini ngetrennya Kebab...Padahal disini kebab nggak kayak begini.

Untuk bahan isi biasanya aku bikin dari daging ayam yang sudah dimarinade sama bumbu2 yang ada di dapur... simpel aja. Pake kecap asin, kecap manis, minyak olive, saus barbecue, lada bubuk, garam dikit terus tumis bentar....jadi deh isian shawarma. Saosnya bisa pake mayoness dan saos tomat...rasanya sesuai dan pas di lidah kita.

Jumat, 13 Februari 2009

Siomay Bandung



Siomay ini makanan yang sangat favorit buat semua saja...ada yang nggak suka dengan siomay? Sepertinya gak ada deeh..yang gak suka sama Siomay. Kalau bilang gak suka sama siomay..itu tandanya sedang sakit sariawan, hua ha haa...

Ketika masih di Cilegon hampir tiap minggu saya bikin siomay ini, buatnya agak banyak sekalian buat stok, karena anak2 sangat suka banget dengan menu ini...bahkan mas Nuha kalo makan piringnya sampe mengkilat...bersih nggak bersisa. Aduh mas, jadi keinget sama mas Nuha... sekarang belum bisa ngicipin siomay mama...ntar kalo udah libur dari PPM Gontor bulan ramadhan dipuas2in makan siomay dan ayam bakar kecap ya...

Resep siomay ini telah lekat di hati dan lidah kami, racikan aslinya dari saudara saya yang punya usaha katering/ bisnis masakan di Bandung dan telah saya olah lagi resepnya sehingga menjadi resep siomay andalan buat keluarga di rumah, juga keluarga besar kami di Ponorogo.

SIOMAY BANDUNG 
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan Siomay:
200 gram daging ikan tenggiri halus
200 gram udang cincang halus
200 gram daging ayam giling
200 gram kobis diiris halus
200 gram tepung tepung tapioka
10 siung bawang putih iris tipis
1 buah bawang bombay cincang halus
1 sdt lada halus
1 sdt garam ( sesuai selera )
1 sdt gula pasir (sesuai selera)
1 sdm minyak wijen
1 batang daun bawang cincang halus
2 butir telur
2 sdm minyak goreng/margarin untuk menumis bumbu.
1 bungkus kulit siomay ( spring roll pastry )





Bahan Sambal Kacang:
250 gram kacang tanah goreng sangrai bersihkan kulit arinya, giling jangan terlalu halus
5 siung bawang putih
3 buah cabe merah besar
3 buah cabe rawit
1 sdt garam
50 gr gula merah
2 sdm gula pasir
1 sdm air asam
500 ml air putih
3 sdm minyak goreng untuk menumis bumbu halus


Cara Membuat Siomay:
1. Tumis dengan minyak goreng bawang putih dan bawang bombai sampai kuning dan harum, tuangkan minyak wijen dan minyak ikan segera matikan api kompor. Sisihkan dan biarkan dingin.
2. Siapkan alat Food Processor, masukkan daging ikan tenggiri, daging udang, daging ayam, daun kobis, bumbu yang telah ditumis, garam, gula pasir dan merica halus. Giling dengan mesin FP kurang lebih 5 menit, sampai adonan halus dan licin.
3. Campurkan tepung tapioka sedikit demi sedikit bergantian dengan telur sambil tetap digiling dengan mesin FP lamanya sekitar 10 menit. Hentikan jika sudah kalis dan cicipi sudah pas belum rasanya.
4. Siapkan alat pengukus dan panaskan lebih dulu, kemudian cetak adonan siomay. Ambil kulit siomay, isi 1 sendok makan kemudian letakkan pada cetakan kue talam kecil. Kerjakan hingga selesai, kukus segera.
5. Kalau pengen lengkap, bisa ditambahkan kol/kobis, kentang, pare dan telur rebus. Saya lebih suka pakai wortel, kentang dan kobis yang diisi adonan siomay.




Cara Membuat sambal Siomay:
1. Haluskan bawang putih, cabe merah dan cabe rawit, tumis dengan minyak goreng hingga matang dan mengering.
2. Tuangkan air putih, taburkan garam, gula merah dan gula pasir, masak tunggu hingga air mendidih.
3. Masukkan kacang tanah dan air asam, aduk2 hingga tercampur rata. Tunggu hingga air menyusut dan mengental, ditandai dengan munculnya minyak yang berwarna merah.
4. Rasakan apabila sudah sesuai selera maka matikan api. Siap untuk melengkapi hidangan. "Oh iya ada yang kurang...jangan lupa jeruk limaunya ya, ini menambah cita rasa siomay menjadi lebih *mak jreng*.




Selamat Mencoba...semoga sukses membuat siomay :)

Kamis, 12 Februari 2009

Bika Ambon



Disini saya nggak akan membahas kenapa jajanan tradisional ini dinamai bika ambon, yang ingin saya bagi cerita tentang bagaimana tahap2 pembuatannya yang memerlukan kesabaran khusus. Karena memang membuatnya melalui proses yang agak rumit dan unik. Andai usaha memproses adonan sudah selesai hingga siap dihidangkan...akan terbayar kok capek dan buah kesabaran kita, kue bika yang satu ini sangat lembut dan wangi aroma rempah daunnya, musti dicoba yaa...

Dulu waktu masih tinggal di Indonesia, awal-awal percobaan bikin bika ambon ini...beberapa kali gagal, sehingga dengan kegagalan-kegagalan itu membuat saya semakin paham dan mengerti bagaimana menangani proses pembuatan bika ambon yang benar dan membawa kesuksesan hasil, he he hee...


BIKA AMBON
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan Biang :
1 sdm tepung terigu
1 sdm gula pasir
1 sdm ragi instant
100 ml air kelapa (jika gak ada, boleh air putih aja)
===> Semua bahan biang diatas dicampur menjadi satu dan aduk sehingga tercampur secara homogen. Diamkan sekitar 15 menit hingga berbusa.

Bahan Adonan : 
400 ml air santan kental (jika terpaksa, santan instan silakan)
2 lembar daun pandan
3 lembar daun jeruk purut
1 batang daun serai ambil putihnya
1/2 sdt garam
250 gram gula pasir
200 gram tepung sagu yang bagus (sagu tani)
10 butir kuning telur
1 putih telur





    Cara membuat : 
    1. Rebus 400 ml santan bersama teman2nya...daun pandan, daun jeruk purut, daun serai dan garam sambil diaduk-aduk hingga mendidih. Saring dan ukur 350 ml yang digunakan.
    2. Aduk tepung sagu , gula pasir dan biang sampai rata. Tambahkan kuning telur, dan putih telur satu persatu sambil diaduk-aduk dengan tangan, hingga telur habis.
    3. Masukkan rebusan santan yang sudah dingin sedikit demi sedikit ke dalam adonan tepung sambil tetap diaduk dengan tangan hingga santan habis.
    4. Aduk kembali dengan tangan, caranya tangan memutar-mutar adonan dan mengeplok-ngeploknya,  adonan diangkat dan dilempar kembali ke adonan secara perlahan-lahan dengan jari-jari tangan. Lakukan kurang lebih 15-20 menit...(ini harus lho yaa...)
    5. Tutup adonan dengan plastik wrapp...letakkan ditempat yang aman, jauhkan dari jangkauan anak2, ntar tumpah nggak jadi bikin kue... :(
    6. Tinggalkan beberapa jenak waktu, sekitar 4 jam. Agar adonan sempurna dalam proses fermentasinya.
    7. Kira-kira setengah jam sebelum memanggang adonan, panaskan oven, set dengan suhu 160'C, kemudian olesi loyang muffin dengan minyak goreng dan panaskan di dalam oven untuk waktu sekitar 1/2 jam agar bener2 panas dan siap diisi adonan.
    8. Tuangkan adonan ke dalam cetakan/loyang muffin setinggi 3/4 loyang. Masukkan ke dalam oven dan biarkan pintu oven setengah terbuka...hal ini perlu diperhatikan agar kue bika ambon membentuk sarang-sarang/pori-pori yang bagus.


    9. Apabila adonan sudah naik, terbentuk sarang...biasanya lapisan atasnya akan mulai mengering, pintu oven boleh ditutup guna mematangkan seluruh bagian kue. Agar bagian atas kue matang sempurna nyalakan api atas oven dengan panas api kecil kira-kira 5 menit sebelum bika ambon dikeluarkan dari oven.





    10. Jika kue bika ambon sudah kelihatan kuning kecoklatan boleh jadi sudah matang, segera keluarkan dari oven. Tunggu hingga agak dingin, baru dilepaskan dari cetakan. Karena kue ini kalau masih panas dilepas dari cetakan bentuknya jadi nggak sempurna...atau agak meleyot-leyot, musti bersabar menunggu dingin. Siap untuk dihidangkan.

    #Note:
    Kalau mau di oven dengan loyang besar, ukuran yang pas untuk satu resep bika ambon ini adalah loyang persegi/kotak ukuran 20x20x7 cm. Jangan lupa loyang diolesi dengan mimyak goreng dan dipanaskan terlebih dahulu didalam oven selama 20 menit sebelum dituangi adonan bika ambon. Okkey...

    Selamat mencoba.. :)

    Oseng-Oseng Daging Mercon



    Apa iya sih mercon di oseng2...ini masakan terkenal banget di daerah Ngayogyakarta, saking puedessnya kebanyakan cabe dari pada dagingnya jadi bikin mulut yang mencicipi masakan ini mongah2 kaya kena letusan mercon ( petasan ). Ada aja yaa...orang jualan itu biar masakannya ngetop..dan laris, ngasih judul yang sensasional.

    Karena nggak begitu doyan masakan pedas, kali ini aku bikinnya yang sumer2 aja...sekedar pengen mencoba gimana sih rasanya oseng2 mercon itu.  Mereka-reka sendiri resepnya, dari waktu pernah makan diwarung pinggir jalan di Jogja dulu...maka jadilah, dan ternyata masaknya simpel dan gak banyak macam2 bumbu lho...dan rasanya enak lagi, bikinnya juga gak ribed.

    Oseng-oseng  Daging Mercon
    Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

    Bahan :
    500 gram Daging tetelan atau sandung lamur potong 3x5 cm
    150 gram cabe rawit merah
    (kalau gak ada cabe rawit, pakai cabe merah besar iris2)
    1500 cc air putih
    2 lembar daun salam
    3 ruas jari lengkuas di geprek
    1 sdm air asam dari 2 mata asam jawa
    3 sdm minyak goreng untuk menumis
    1 sdt gula pasir

    Bumbu yang dihaluskan :
    7 butir bawang merah
    5 siung bawang putih
    3 buah kemiri sangrai
    2 buah cabe merah besar buang bijinya
    1 sdt garam ( sesuai selera aja...)

    Cara membuat :
    1. Panaskan minyak goreng, kemudian tumis bumbu halus hingga matang...harum baunya. Tuangkan setengah bagian dari air tunggu sampai mendidih.
    2. Cemplungkan daging yang sudah dipotong2, masukkan juga cabe rawit, daun salam dan lengkuas. masak dengan api kecil hingga daging empuk.
    3. Tambahkan sisa air apabila sudah ada penyusutan di panci, tuangkan air asam dan beri gula pasir/gula jawa juga boleh...rasakan apakah udah cukup pedas dan gurihnya.
    4. Biarkan kuahnya jangan sampe terlalu kering...enaknya nyemek2 berkuah bening dan rasanya mencemaskan...puedesss reekk... : p