Sabtu, 24 Maret 2012

Tempe Kacang Tanah Homemade



Tempe kacang tanah sering saya jumpai saat saya masih tinggal di kota Malang, tempat saya kuliah dulu. Sepertinya belum pernah saya menjumpai tempe kacang tanah ini di daerah lain. Rasanya enak, lembut dan gurih...warna agak coklat kemerah-merahan. Dibuat dari kacang tanah yang sudah diambil minyaknya, jadi sebenarnya tempe kacang itu dibuat dari ampas/sisa kacang tanah yang sudah diambil sari-sarinya. Tapi gak apa-apa...tetep masih ada nilai gizinya koq, he he hee...

Karena dalam pembuatan tempe ini saya tidak mengambil sari/minyak dari kacang tanahnya, maka tempe kacang tanah buatan saya murni dari kacang tanah segar. Jadi tentu saja nilai gizinya dijamin masih utuh dan rasanya lebih lezat ketimbang tempe kacang yang dari bahan ampasnya kacang tanah. Dan warna tempenya lebih terang tidak segelap kalau memakai bahan ampas kacang tanah, karena kalau dari ampas kacang tanah, kulit ari kacang tanah yang kemerahan itu  ikut serta bersama ampasnya sehingga membuat tempe kacang tanah menjadi coklat kemerahan.




Untuk cara-cara atau prosedur pembuatan tempe kacang tanah ini tidak jauh beda dengan pembuatan tempe kedelai. Proses pembuatannya bisa mengacu kepada pembuatan tempe kedelai homemade yang sudah saya posting sebelumnya *disini*

Saran saya jika ingin membuat tempe kacang tanah, lebih baik beli kacang tanah yang sudah dihilangkan kulit arinya. Di pasar atau di supermarket kan sekarang sudah ada kacang tanah yang kulitnya sudah dibersihin, jadi gak perlu lagi kupas-kupas. Masalahnya memang yang paling lama adalah menguliti kacang tanah ini saat setelah dilakukan perendaman dan perebusan pertama, untuk mengelupasi kulit kacang tanah ini butuh waktu dan kesabaran tingkat tujuh langit deeh...pokoknya capek tenan. Kecuali kalau punya alat pemecah kulit kacang elektrik ya...its okk aja.

Secara garis besarnya saya akan coba tuliskan step by step pembuatan tempe kacang tanah ini, agar nantinya tidak ada faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan panen tempe:

1. Kalau untuk skala rumah tangga aja, bikin tempenya jangan banyak-banyak...maksimal 1 kg kacang tanah.
2. Rendam kacang tanah ke dalam air yang mendidih, lalu biarkan semalam (12 jam).
3. Bersihkan kacang tanah dari kulit arinya, kalau cara saya: kacang tanah dimasukkan kedalam chopper...lalu giling agak kasar, jadi asal kulit kacang tanah bisa terpecahkan, dan memang kacang tanah jadi agak terbelah-belah lebih kecil (agak hancur tapi kasar-kasar, gak masalah). Kalau gak ada chopper bisa pakai alat giling/grinder bumbu yang manual.
4. Rebus kembali kacang tanah yang sudah bersih dari kulit hingga matang (kurang lebih 1 jam).
5. Tiriskan kacang tanah hingga airnya bener-bener tuntas dan kering.
6. Taburi dengan ragi tempe, perbandingannya untuk 1 kg kacang tanah jumlah ragi tempenya kurang lebih 20 gr (1 sdm penuh), ratakan keseluruh kacang tanah dengan cara mengaduk-aduk kacang tanah dengan tangan.
7. Bungkus dengan plastik atau daun pisang, tusuk-tusuk plastik dengan jarum...agar ada sirkulasi udara didalam plastik pembungkus tempe.
8. Simpan dan letakkan di rak-rak yang bersirkulasi udara baik, tunggu hingga hari ketiga...InsaAllah tempe kacang tanah sudah bisa dipanen.

Alhamdulillah...
Selamat berksperimen...semoga berhasil :)

10 komentar:

  1. sangat membantu !! terima kasih yaa :D

    BalasHapus
  2. matangnya kacang tanah seperti kacang rebus yah Mbak ? tidak seperti kacang merah yang lunak ?

    BalasHapus
  3. Amrikok, iya...kacang tanah tidak akan bisa selunak kacang merah. jadi matangnya kacang tanah akan tetap utuh dan tidak lembek.

    BalasHapus
  4. Mbak kalau pake yang sdh dikuliti lalu direbus lagi selama 1 jam? maksud pertanyaan saya ga usah di chop kan ( chopper hny membantu melepaskan kulit ari kacang, betul?). Terima kasih ya Mbak sekali lagi, susah hidup di luar kalau lagi kangen makanan khas kayak gini, hrs mencoba bikin sendiri.

    BalasHapus
  5. Dina, ngrebusnya tetap 2 kali ya mbak...meskipun kacang tanahnya sudah tidak berkulit. Karena kacang tanah itu lebih keras dari kacang kedelai ketika direbus. Kalau masih keras nanti tempe kacang tanah jadi kurang nikmat saat dimasak dan dimakan.

    BalasHapus
  6. Hi, saya sudah buat tempe kacang tanahnya dan hasil kapang putihnya banyak dan bagus, cuman kenapa ga empuk seperti tempe menjes kacang asli malang ya?

    BalasHapus
  7. Nah itu dia mbak Dina, kalau di Malang itu bahan tempe kacang dari ampas kacang yang sudah diambil minyaknya, bukan dari kacang tanah original yang masih utuh dan direbus. makanya hasilnya juga beda tekstur...Di tulisan saya diatas kan sudah saya jelaskan dengan gamblang tentang tempe kacang Malang...thanks ya sudah cobain resep saya.

    BalasHapus
  8. Akhirnya setelah sekian lama pencarian... Makasi bwt share sťep by stepnya mbak... Besok siap mencoba neh...

    BalasHapus
  9. Mbak perusaaannya klo tau alamat lengkapnya di mana ya...mksh

    BalasHapus